ASN CPNS PNS dan PPPK – Mungkin kamu sering mendengar istilah ASN CPNS PNS dan PPPK saat membahas tentang pekerjaan di pemerintahan, tapi tahukah kamu sebenarnya apa perbedaan di antara keempatnya? Meskipun terdengar mirip, sebenarnya ada perbedaan yang cukup mendalam antara status-status tersebut dalam sistem kepegawaian negara.
Bagi yang berencana bekerja di pemerintahan atau sedang mempersiapkan seleksi CPNS atau PPPK, penting untuk memahami dengan jelas apa itu CPNS PNS ASN dan PPPK Setiap istilah ini memiliki arti dan status yang berbeda dalam dunia kepegawaian, baik dari segi hak, kewajiban, dan cara pengangkatannya.
Di artikel ini, kami akan membahas secara komprehensif perbedaan antara ASN, CPNS, PNS, dan PPPK, sehingga kamu tidak lagi bingung dan bisa memilih jalur karir yang tepat untuk masa depanmu. Yuk, simak penjelasan lengkapnya! ASN CPNS PNS dan PPPK
Apa itu ASN?

ASN adalah singkatan dari Aparatur Sipil Negara. ASN adalah profesi bagi pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada instansi pemerintah. ASN adalah pegawai pemerintah baik yang berstatus PNS ataupun PPPK.
Seorang yang diangkat sebagai pegawai ASN belum tentu PNS, sebab bisa saja dia adalah PPPK. Sedangkan semua PNS sudah pasti ASN. Setiap ASN, baik itu Pegawai Negeri Sipil (PNS) ataupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sama-sama mengemban tugas dan kewajiban melaksanakan kebijakan publik yang harus dipenuhi. Tugas, kewajiban, dan fungsi ASN itu telah diatur juga dalam UU No. 5 Tahun 2014 pasal 10 dan pasal 11.
Pegawai ASN itu apa?
Pegawai ASN terbagi menjadi dua jenis, yaitu PNS (Pegawai Negeri Sipil) dan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). PNS sudah pasti termasuk ASN, namun Aparatur Sipil Negara atau ASN belum tentu PNS karena bisa menjadi PPPK. Ini adalah definisi resmi bagi Pegawai ASN.
Apa perbedaan antara PNS dan ASN?
PNS dan PPPK adalah dua jenis ASN yang terdapat dalam undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Perbedaannya terletak pada definisi, hak, manajemen, dan proses seleksi. Walaupun keduanya termasuk ASN, PNS dan PPPK memiliki perbedaan signifikan dalam berbagai aspek. PNS merupakan pegawai pemerintah yang diangkat dalam rangka melaksanakan tugas jabatan pemerintahan.
Apa perbedaan ASN dan P3K?
Perbedaan ASN dan P3K terletak pada proses pengangkatannya. ASN merupakan Pegawai ASN yang diangkat oleh Pejabat Pembina Kepegawaian menjadi pegawai tetap dengan nomor induk pegawai nasional. Sementara itu, P3K adalah Pegawai ASN yang diangkat melalui perjanjian kerja berdasarkan kebutuhan Instansi Pemerintah dan peraturan Undang-Undang.
Apa yang dimaksud ASN P3K?
ASN P3K atau Aparatur Sipil Negara P3K adalah salah satu jenis ASN yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014. P3K merujuk pada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, yang memiliki hak dan kewajiban serupa dengan pegawai ASN. P3K bertujuan untuk membantu pemerintah dalam penyediaan layanan publik.
Apa saja kewajiban ASN?
Berikut adalah kewajiban ASN berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara:
– Menunjukkan integritas dan keteladanan dalam sikap, perilaku, ucapan, dan tindakan kepada setiap orang.
– Menjaga kerahasiaan negara, kepentingan umum, dan hak asasi manusia.
– Melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, efektif, efisien, dan profesional.
– Menjaga dan meningkatkan kompetensi sesuai dengan tugas dan tanggung jawab.
– Menjaga dan meningkatkan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan kerja.
– Menjaga dan meningkatkan kebersihan, ketertiban, dan keindahan lingkungan kerja.
– Menjaga dan meningkatkan hubungan kerja yang harmonis dengan sesama pegawai dan masyarakat.
– Menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap ASN dan institusi pemerintah.
Selain itu, terdapat kewajiban lain yang berhubungan dengan tugas di dalam jabatan dan kedudukan PNS pada umumnya, seperti kewajiban menurut Peraturan Disiplin Pegawai, kewajiban menurut Peraturan Tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi PNS,
kewajiban mentaati jam kerja kantor dan pemberitahuan jika tidak masuk kerja, kewajiban menjaga keamanan negara dan menyimpan surat-surat rahasia, kewajiban mentaati ketentuan tentang pola hidup sederhana dan larangan penerimaan pemberian hadiah, dan kewajiban sebagai anggota KORPRI.
Baca Juga : CPNS 2025 Soal dan Tips Paling Banyak Dicari, Cek Sekarang!
Apa itu CASN dan SSCASN?
CASN adalah singkatan dari Calon Aparatur Sipil Negara. CASN merupakan kandidat pegawai negeri sipil dan pegawai tidak tetap pemerintah yang diangkat oleh pejabat yang berwenang. CASN memiliki tugas yang sama dengan ASN, yaitu sebagai pelayan masyarakat dan negara.
Proses pendaftaran CASN dilakukan melalui Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) yang juga membuka pendaftaran untuk CPNS dan PPPK.
Sementara itu, SSCASN adalah singkatan dari Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara. SSCASN adalah situs web resmi milik Pemerintah Indonesia sebagai pintu masuk untuk mendaftar sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) secara nasional. SSCASN memfasilitasi pendaftaran ASN melalui beberapa jenis seleksi, seperti seleksi CPNS dan PPPK.
Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal SSCASN, dan pelamar harus mengisi data pada portal SSCASN di alamat URL ini “https://sscasn.bkn.go.id/” dan mengunggah sejumlah dokumen. Pelamar harus membuat akun SSCASN terlebih dahulu sebelum dapat mendaftar.
Apa itu CPNS?
CPNS adalah singkatan dari Calon Pegawai Negeri Sipil. CPNS adalah status yang diberikan pemerintah kepada orang-orang yang sudah berhasil lulus tes seleksi penerimaan dan dianggap siap menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Selama masa CPNS yang berlangsung selama 1-2 tahun, pegawai akan diberikan uji kinerja untuk dinilai seberapa kompetennya pegawai dengan gelar tersebut. CPNS belum mengikuti kewajiban untuk memenuhi syarat sebagai PNS dengan gaji 100%. Mereka digaji dengan persentase sejumlah 80% berdasarkan SK CPNS yang telah ditentukan dengan berpedoman pada undang-undang yang berlaku di Indonesia.
Setelah memenuhi kewajiban yang berupa tes seleksi tahap ketiga, CPNS akan mendapatkan status PNS dengan gaji 100% setelah menerima SK PNS sebagai pengganti SK CPNS yang telah mereka miliki sebelumnya. Meskipun sama-sama masuk dalam golongan ASN, status kepegawaian CPNS dan PPPK berbeda. CPNS nantinya akan berstatus sebagai pegawai tetap, sedangkan PPPK berstatus kontrak sesuai dengan bagaimana kontrak kerja yang disepakati.
Daftar CPNS Harus lulusan apa?
Berdasarkan persyaratan CPNS pada 2022, pendaftaran CPNS terbuka untuk masyarakat umum dengan lulusan SMA, SMK, dan S1. Syarat usia minimal adalah 18 tahun dan maksimal 25 tahun untuk lulusan SMA dan SMK. Dengan demikian, lulusan dari ketiga jenjang tersebut bisa mendaftar sebagai CPNS.
Apa saja syarat menjadi CPNS?
Untuk menjadi CPNS, Anda harus menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berusia antara 18 hingga 35 tahun. Selain itu, Anda tidak boleh pernah dipenjara, diberhentikan secara tidak hormat dari PNS, TNI, atau kepolisian, serta sedang menjabat sebagai calon atau PNS, TNI, dan sejenisnya. Itulah beberapa syarat pendaftaran CPNS 2023.
Apa beda nya CPNS dan PNS?
CPNS dan PNS adalah dua tahap dalam menjadi Pegawai Negeri Sipil. CPNS adalah tahap adaptasi awal dengan lingkungan kerja, sedangkan PNS adalah seseorang yang telah diangkat setelah melewati masa CPNS. Saat masih CPNS, belum bisa mendapatkan cuti.
Jurusan apa saja yang bisa ikut CPNS?
Beberapa jurusan yang bisa ikut CPNS termasuk Politik dan Pemerintahan, Pendidikan, Kesehatan, Hukum, Manajemen, dan Teknologi Informasi. Mendapatkan gelar dalam jurusan-jurusan ini akan meningkatkan peluang Anda menjadi PNS. Profesi PNS masih menjadi impian bagi berbagai kalangan.
Apa itu PNS?
PNS adalah singkatan dari Pegawai Negeri Sipil. Berdasarkan PP 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, PNS merupakan warga negara Indonesia yang telah memenuhi syarat, ditentukan, diangkat sebagai pegawai negeri sipil, dan memiliki nomor induk pegawai secara nasional oleh Pejabat Pembina Kepegawaian serta mendapatkan mandat tugas dalam suatu jabatan negeri atau tugas negara lainnya.
PNS juga dianggap sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertanggung jawab atas tugas dan tanggung jawabnya di dalam jabatan pemerintahan. PNS memegang peranan penting dalam menjalankan tugas-tugas negara dan memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.
PNS menerima gaji dan tunjangan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta memiliki hak dan kewajiban yang diatur oleh hukum.
PNS diserahi tugas dalam suatu jabatan dan harus memiliki integritas tinggi dan mematuhi etika dan kode etik yang berlaku.
Pekerjaan PNS itu apa sih?
Sebagai pejabat pemerintah, PNS memiliki peran krusial dalam menjalankan tugas negara serta memberikan pelayanan publik. Mereka bertanggung jawab melaksanakan kebijakan dan program pemerintah dengan integritas dan profesionalisme yang tinggi. Melibatkan diri sebagai PNS berarti berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih baik di Indonesia.
PNS bisa kerja dimana saja?
Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat bekerja di mana saja dan kapan saja tergantung pada sistem kerja yang diterapkan oleh instansi pemerintah tempat mereka bekerja, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2023.
Peraturan ini memungkinkan pegawai pemerintah untuk menjalankan tugasnya secara fleksibel seperti yang tercantum dalam Pasal 8 Ayat 1. PNS memiliki fleksibilitas untuk bekerja secara remote.
PNS sekarang disebut apa?
PNS sekarang disebut ASN. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, PNS dan PPPK sama-sama memiliki status sebagai aparatur sipil negara. Namun, sekarang istilah yang digunakan adalah ASN. ASN sendiri terbagi menjadi PNS dan PPPK.
Jenis PNS apa saja?
Ada 4 jenis jabatan PNS yang meliputi jabatan struktural, jabatan fungsional, dan jabatan fungsional tertentu. Jabatan struktural menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak PNS dalam memimpin organisasi. Jabatan fungsional mencakup posisi yang bersifat teknis atau profesional. Sedangkan jabatan fungsional tertentu spesifik kepada bidang tertentu.
Bagaiman pengaturan tunjangan untuk PNS?
Pengaturan tunjangan PNS pada instansi pemerintah didasarkan pada peraturan yang telah ditetapkan. Ini merupakan tambahan total penghasilan yang diterima selain gaji pokok. Jenis-jenis tunjangan yang dimaksud terdiri dari tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, dan tunjangan kinerja.
Besaran tunjangan sesuai dengan tunjangan pegawai negeri sipil dan dapat bervariasi tergantung pada jabatan, pangkat, peringkat jabatan, atau kelas. Besaran tunjangan juga dapat berbeda antara instansi pemerintah yang berbeda.
Pengaturan mengenai pemberian tunjangan untuk PNS ditetapkan dalam peraturan yang berlaku, seperti Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 20 Tahun 2011 tentang Pedoman Penghitungan Tunjangan Kinerja PNS. Selain itu, pemberian tunjangan juga harus ditetapkan dalam Peraturan Presiden.
Apa itu PPPK (P3K)?
P3K atau PPPK adalah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. PPPK adalah pegawai ASN yang diangkat sebagai pegawai dengan perjanjian kerja oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) sesuai dengan kebutuhan instansi pemerintah dan ketentuan undang-undang.
Bersumber pada Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK. PPPK adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas pemerintahan.
PPPK memiliki tujuan untuk membantu kinerja pemerintahan dengan kemampuan yang tidak dimiliki oleh PNS. Dengan berlatar belakang sebagai profesional, PPPK dianggap mampu menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus secara cepat.
Apa itu PPPK Guru?
PPPK Guru adalah singkatan dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Guru. PPPK Guru adalah guru yang diangkat oleh pemerintah sebagai ASN namun bukan PNS. Seleksi PPPK Guru dilakukan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek).
Syarat untuk menjadi PPPK Guru antara lain memiliki kualifikasi pendidikan minimal S1 Pendidikan atau S1 Non-Pendidikan dengan sertifikat pendidik, memiliki sertifikat pendidik, dan memenuhi persyaratan lain yang ditetapkan oleh Kemdikbudristek.
Gaji PPPK guru ditentukan berdasarkan golongan dan dapat dinaikkan secara berkala atau kenaikan gaji istimewa yang sesuai dengan perundang-undangan. Gaji PPPK guru juga dapat berbeda-beda tergantung pada instansi atau kementerian tempat PPPK guru tersebut bekerja.
Apakah P3K dapat uang pensiun?
Ya, PPPK akan dapat pensiun. Menurut Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Alex Denni, sebelumnya PNS mendapatkan jaminan pensiun sementara PPPK tidak mendapatkannya. Namun, dalam RUU ASN, PPPK akan mendapatkan jaminan pensiun dan jaminan hari tua.
Serupa peraturan yang berlaku bagi PNS, jika PPPK telah mencapai batas usia pensiun (BUP) yakni 58 tahun, PPPK berhak mendapatkan dana pensiun setiap bulan.
Apakah PPPK mendapatkan tunjangan?
Ya, PPPK berhak memperoleh gaji dan tunjangan sesuai dengan tunjangan PNS. Besaran gaji dan tunjangan PPPK diatur dalam Peraturan Presiden RI Nomor 98 Tahun 2020 tentang Gaji dan Tunjangan PPPK. Gaji PPPK berdasarkan golongan, dan besarannya bervariasi. Selain itu, PPPK juga dapat memperoleh tunjangan jabatan struktural dan tunjangan lainnya.
Berapa lama masa kerja P3K?
Masa kerja P3K dapat berlangsung antara 1 hingga 5 tahun, sesuai dengan aturan rekrutmen ASN PPPK terbaru dan sesuai surat perjanjian yang telah disepakati. Masa hubungan perjanjian kerja bagi PPPK paling singkat 1 tahun dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan dan berdasarkan penilaian kinerja dengan instansi pemerintah tempat PPPK itu bekerja. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari sistem rekrutmen ASN PPPK yang berulang.
Apakah PPPK mendapatkan kenaikan gaji?
Tentu saja. Kenaikan gaji berkala diberikan kepada PPPK yang memiliki masa perjanjian kerja lebih dari dua tahun. Kenaikan gaji berkala dapat dilakukan apabila mencapai Masa Kerja Golongan (MKG) dan meraih penilaian predikat kerja tahunan minimal.
PPPK dapat diberikan kenaikan gaji berkala atau kenaikan gaji istimewa yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Apa perbedaan PNS dan PPPK?
Walaupun PPPK dan PNS adalah pegawai ASN dan memiliki hak jaminan hari tua dan perlindungan, ada beberapa perbedaaan. Berikut adalah beberapa diantaranya.
Perbedaan masa kerja antara PNS dan PPPK
Perbedaan antara masa kerja PNS dan PPPK adalah sebagai berikut:
Masa kerja PNS berlangsung hingga memasuki masa pensiun. Untuk Pejabat Administrasi, masa pensiunnya adalah 58 tahun, sedangkan untuk Pejabat Pimpinan Tinggi adalah 60 tahun.
Masa kerja PPPK diatur dalam surat perjanjian kerja yang telah disepakati. Masa hubungan perjanjian kerja bagi PPPK paling singkat 1 tahun dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan dan penilaian kinerja. Kemendikbudristek mengusulkan agar masa kontrak guru PPPK bisa otomatis diperpanjang sampai 60 tahun atau batas pensiun, selama dibutuhkan instansi dan tidak tersangkut masalah hukum.
Perbedaan jenjang karir antara PNS dan PPPK
PNS memiliki jenjang karir berupa pangkat dan golongan yang terus berkembang setiap tahunnya, bisa mengisi jabatan struktural dan fungsional sekaligus. Sedangkan untuk PPPK, proses pengembangan karir tidak terjadi secara simultan, dan tidak memiliki jenjang karir yang jelas seperti PNS.
PNS memiliki pola karir yang jelas dan terstruktur dan memiliki kesempatan untuk naik pangkat dan golongan secara teratur, sedangkan PPPK tidak memiliki kesempatan yang sama untuk naik pangkat dan golongan.
PNS juga dapat dipindahkan ke tempat lain sesuai kebutuhan instansi pemerintah, sedangkan PPPK tidak memiliki jaminan untuk dipindahkan ke tempat lain.
Berbeda dengan PNS yang dapat mengisi seluruh posisi ASN, PPPK hanya bisa mengisi jabatan fungsional (JF) dan jabatan pimpinan tinggi (JPT). Tetapi dalam mengisi posisi jabatan, PPPK tidak harus memulai dari bawah seperti PNS. Bukan tidak mungkin jika PPPK diangkat untuk menduduki posisi pimpinan utama melalui pengangkatan jabatan atau penunjukan langsung.

Baca Juga : Paling Dicari! 12Soal CPNS TIU Numerik Terbaru2025
Perbedaan status kepegawaian PNS dan PPPK
Meskipun sama-sama tergolong ASN, PNS dan PPPK memiliki status yang berbeda. PNS memiliki status sebagai pegawai tetap, sedangkan PPPK merupakan pegawai kontrak dengan perjanjian kerja.
Di samping itu, PPPK memiliki perjanjian kerja dengan masa kerja minimal 1 tahun dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan berdasarkan penilaian kinerja. Karena terikat kontrak, PPPK juga tidak bisa mengajukan pemindahan tempat atau lokasi kerja. Sedangkan PNS dapat mengajukannya dengan surat permohonan pindah tugas.
Perbedaan hak dan gaji yang diperoleh
Hak yang diperoleh PNS maupun PPPK tidak jauh berbeda. Keduanya mendapatkan cuti, tunjangan, pengembangan kompetensi, dan digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan. Namun, perbedaannya adalah PNS mendapatkan dana pensiun, sedangkan hak jaminan hari tua dan pensiun yang didapatkan oleh PPPK masih dalam pembahasan oleh pemerintah.
Tetapi salah satu kelebihan PPPK dibandingkan PNS yaitu memiliki gaji pokok yang lebih tinggi. Berdasarkan Perpres Nomor 98 Tahun 2020, rentang gaji PPPK dari golongan 1 hingga XVII adalah Rp1.794.900 – Rp6.786.500.
Sedangkan berdasarkan PP Nomor 15 Tahun 2019, rentang gaji PNS dari golongan I hingga golongan IV adalah Rp1.560.800 – Rp5.901.200. Angka ini adalah berdasarkan riset terakhir yang Skill Academy lakukan, tetapi mungkin akan berbeda jika ada PP yang lebih baru.
Perbedaan kesempatan pengembangan kompetensi
Pengembangan kompetensi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) merupakan hal yang penting dan diprioritaskan dengan memberikan perhatian pada hasil penilaian kinerja. Jika pengembangan kompetensi bagi setiap PNS dilakukan paling sedikit 20 jam pelajaran dalam satu tahun, pengembangan kompetensi bagi PPPK dilakukan paling lama 24 jam pelajaran dalam satu tahun masa perjanjian kerja.
Proses pengembangan karier bagi PPPK tidak terjadi secara simultan seperti PNS.
Pusat Pembinaan Program dan Kebijakan Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (P3K Bangkom ASN) adalah unit kerja yang mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan, perencanaan, dan pemantauan kebutuhan di bidang pengembangan kompetensi pegawai ASN, pengembangan dan penetapan program penyelenggaraan, standar kualitas, serta akreditasi lembaga penyelenggara.
Perbedaan perekrutan
Dalam proses perekrutan sebagai ASN, PPPK memiliki usia minimal 20 tahun dan tidak memiliki batas usia maksimal. Sedangkan untuk PNS, memiliki batasan usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun.
Berdasarkan UU No 5 Tahun 2014 tentang ASN, PPPK tidak dapat diangkat secara otomatis menjadi calon PNS. Namun, PPPK masih bisa menjadi PNS dengan mengikuti seleksi CPNS yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu, bagi kamu yang kini berstatus sebagai PPPK dan memenuhi syarat, kesempatan untuk menjadi PNS masih terbuka.
Perbedaan manajemen PNS dan PPPK
Manajemen PNS diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. PP ini menjelaskan tentang ketentuan umum terkait poin manajemen PNS, seperti definisi PNS, hak dan kewajiban PNS, pengangkatan, pemberhentian, promosi, mutasi, dan pensiun PNS.
Manajemen PPPK diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018. PP ini memuat ketentuan-ketentuan mengenai manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, seperti penetapan kebutuhan, pengadaan, penilaian kinerja, penggajian, dan tunjangan. PPPK akan memiliki kewajiban serta hak yang sama dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Perbedaan antara manajemen PPPK dan manajemen PNS diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil seperti pengangkatan, promosi, mutasi, dan pensiun PNS.
Bagaimana guys, apakah pertanyaan kamu sudah terjawab? Itulah perbedaan antara CPNS, PNS, dan PPPK. Setelah mengetahui perbedaan tersebut, semoga kamu bisa menentukan pilihan kamu. Tidak ada yang salah jika kamu memilih PNS atau PPPK. Sebab berkarir sebagai ASN merupakan hal luar biasa karena sama-sama bisa mengabdi untuk negara.
Program Value Jadi ASN 2025
“Value Tanpa Batas, Kerjakan Sampai Tuntas, Dijamin Hasil Puas”
📋 Cara Membeli dengan Mudah:
- Unduh Aplikasi JadiASN: Temukan aplikasi JadiASN di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
- Masuk ke Akun Anda: Login ke akun JadiASN Anda melalui aplikasi atau situs web.
- Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
- Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BELAJARCPNS” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
- Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES128”, masukkan untuk diskon tambahan.
- Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
- Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.
Ayoo Download Aplikasi JadiAsn karena banyak sekali yang bisa kamu dapatkan agar kalian CEPAT TERLATIH dengan Soal soal CPNS 2025!!!
- Dapatkan ribuan soal CPNS 2025 dengan pembahasan yang mudah dipahami, berupa video dan teks
- Live Class Gratis (Berlajar Bareng lewat Zoom)
- Materi-materi CPNS 2025
- Ratusan Latsol CPNS 2025
- Puluhan paket Simulasi CPNS 2025
- dan masih banyak lagi yang lainnya
Mau berlatih Soal-soal CPNS 2025? Ayoo segera Masuk Grup Latihan Soal-soal CPNS 2025 Sekarang juga!!
Cocok banget untuk yang pengen jadi PNS, Berlatih dengan cepat hanya pakai buku-buku CPNS 2025 Terpercaya
📋 Keuntungan Buku CPNS 2025
- ✅Tersedia ribuan soal Tes CPNS 2025 (sudah sesuai sistem terbaru)
- ✅Materi materi SKD sudah sesuai FR CPNS
- ✅Tersedia Video pembahasan tiap soalnya
Selain ini Kalian akan mendapatkan Keuntungan
1. Program Premium Gratis selama 7 Hari
Kamu bisa mengakses premium di Aplikasi JadiASN secara gratis selama 7 hari pastinya akan membantu kamu memaksimalkan sistem pembelajaran karena mengkolaborasikam online dan offline lewat buku.
2. 20x live class zoom materi dan bahas soal CPNS
Dilakukan setiap hari senin-jumat pukul 19.00 – 20.00 WIB dimana link zoom tersedia di aplikasi jadiasn menu live class
3. 5 Paket simulasi CPNS
Simulasi yang disesuaikan dengan ujian aslinya dari jumlah soalnya, waktu pengerjaannya, kisi-kisi materi sesuai dengan pemerintah dengan fitur sebagai berikut :
✅Terdapat Analisis peluang kelolosan dengan nilai ambang batas
✅Terdapat Analisis Kecepatan jawab soal
✅Terdapat Analisis salah dan benar
✅Bisa diakses via laptop/PC lewat web
✅Grafik perkembangan skor simulasi
✅Ranking nasional, provinsi, kabupaten
✅Pembahasan teks bisa didownload dan diprint
✅Simulasi berwaktu sesuai format Ujian Tesnya
✅Skor keluar real time
✅Soal bisa didownload dan diprint
✅Video pembahasan dan teks pembahasan
✅Zoom out/ in tampilan soal
4. 20 Paket Latihan soal CPNS
Fitur untuk berlatih soal-soal CPNS dengan sistem 10 soal 10 menit yang memiliki fitur yang sama dengan fitur simulasi CPNS
✅buku cpns 2023 2024
✅buku cpns terlengkap 2024
✅buku cpns 2022 recommended
✅buku cpns terupdate 2024
✅buku cpns bumn 2024
✅buku cpns kemenkumham
✅buku cpns perawat 2024
✅buku cpns kemenkumham 2024
✅buku cpns kejaksaan 2024
Pendapatmu sangat berarti bagi kami! Klik link berikut untuk memberikan feedback dan bantu kami menjadi lebih baik lagi https://bit.ly/FeedbackArtikelJadiASN





