Daftar CPNS 2026 menjadi informasi yang banyak dicari masyarakat yang ingin mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil melalui portal SSCASN. Pendaftaran CPNS dilaksanakan secara online dengan memperhatikan ketentuan administrasi, kualifikasi pendidikan, dan formasi yang ditetapkan masing-masing instansi pemerintah.
Hingga 16 Oktober 2026, belum ditemukan pengumuman resmi mengenai jadwal pembukaan CPNS umum 2026. Portal SSCASN BKN masih menampilkan informasi Seleksi Sekolah Kedinasan 2026, sedangkan penerimaan CPNS umum belum diumumkan secara nasional. Berikut informasi mengenai link pendaftaran, persyaratan, dokumen, tahapan registrasi, serta ketentuan seleksi yang perlu diketahui.
Link Daftar CPNS 2026 Melalui Portal SSCASN BKN
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyediakan Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) sebagai portal nasional untuk proses pendaftaran ASN.
Melalui sistem tersebut, calon pelamar dapat membuat akun, mengisi biodata, memilih formasi, mengunggah dokumen, dan mengikuti proses administrasi sesuai periode seleksi yang sedang dibuka.
Berikut tautan resmi yang perlu diketahui.
| Halaman | Link Resmi | Kegunaan |
|---|---|---|
| Portal SSCASN | sscasn.bkn.go.id | Informasi pengadaan ASN |
| Pendaftaran akun | Buat Akun SSCASN | Registrasi identitas pelamar |
| Login SSCASN | Masuk Akun SSCASN | Mengakses akun pendaftaran |
| Website BKN | bkn.go.id | Pengumuman resmi seleksi |
| Kementerian PANRB | menpan.go.id | Kebijakan pengadaan ASN |
Status Jadwal Pembukaan CPNS 2026
Sampai pertengahan Oktober 2026, pemerintah belum mengumumkan tanggal nasional pembukaan CPNS umum untuk kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah.
Sebagai pembanding, penerimaan CPNS 2024 dimulai pada 20 Agustus 2024 dengan total alokasi 250.407 formasi.
Namun, jadwal tahun tersebut tidak dapat dijadikan kepastian bahwa pendaftaran CPNS 2026 akan dibuka pada bulan yang sama.
Berikut perbandingan informasinya.
| Informasi | CPNS 2024 | CPNS Umum 2026 |
|---|---|---|
| Awal pendaftaran | 20 Agustus 2024 | Belum diumumkan |
| Jumlah formasi nasional | 250.407 | Belum diumumkan |
| Instansi penerima | Pusat dan daerah | Belum diumumkan |
| Portal pendaftaran | SSCASN BKN | SSCASN BKN |
| Jadwal SKD | Mengikuti pengumuman 2024 | Belum diumumkan |
Baca Juga: 3 Tryout CPNS Gratis 2026 untuk Coba SKD TWK TIU dan TKP
Syarat Daftar CPNS 2026 untuk Lulusan SMA hingga Sarjana
Persyaratan CPNS ditentukan berdasarkan regulasi pengadaan ASN dan ketentuan masing-masing instansi.
Sebagai referensi, seleksi CPNS 2024 menggunakan Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2024 sebagai salah satu dasar pengadaan pegawai ASN.
Ketentuan umum dari seleksi sebelumnya dapat memberikan gambaran, tetapi persyaratan CPNS umum 2026 tetap harus mengikuti pengumuman resmi terbaru.
Persyaratan Umum Calon Pelamar
Beberapa persyaratan umum yang perlu diperhatikan meliputi:
- Warga Negara Indonesia, sesuai ketentuan pengadaan ASN.
- Memenuhi batas usia, berdasarkan persyaratan jabatan dan peraturan yang berlaku.
- Memiliki kualifikasi pendidikan, sesuai jabatan yang dilamar.
- Memenuhi ketentuan riwayat pidana, sebagaimana diatur dalam persyaratan pengadaan.
- Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat, sesuai ketentuan yang berlaku.
- Tidak berkedudukan sebagai CPNS, PNS, prajurit TNI, atau anggota Polri, sesuai ketentuan seleksi.
- Bersedia ditempatkan sesuai kebutuhan instansi, apabila dipersyaratkan.
Kualifikasi Pendidikan yang Dapat Mendaftar
Pendaftaran CPNS tidak selalu terbatas pada lulusan sarjana. Pada penerimaan sebelumnya, terdapat formasi dengan kebutuhan pendidikan beragam.
| Jenjang Pendidikan | Gambaran Formasi |
|---|---|
| SMA/SMK/sederajat | Jabatan tertentu sesuai kualifikasi instansi |
| D-III | Jabatan teknis sesuai bidang pendidikan |
| D-IV/S1 | Jabatan administrasi, teknis, dan fungsional |
| S2 | Jabatan tertentu yang membutuhkan pendidikan magister |
| Pendidikan profesi | Jabatan yang mensyaratkan kompetensi profesi |
Cara Daftar CPNS 2026 dan Membuat Akun SSCASN

Pendaftaran CPNS melalui SSCASN dilakukan dalam beberapa tahap. Berdasarkan mekanisme seleksi sebelumnya, pelamar harus membuat akun terlebih dahulu sebelum memilih formasi.
Berikut alur pendaftaran yang dapat digunakan sebagai gambaran ketika periode CPNS resmi dibuka.
1. Membuat Akun SSCASN
Buka portal SSCASN BKN dan pilih menu pembuatan akun ketika sistem menyediakan pendaftaran untuk periode yang sesuai.
Data yang perlu disiapkan biasanya meliputi Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor Kartu Keluarga, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, nomor telepon, serta alamat email aktif.
Gunakan data identitas pribadi sesuai dokumen kependudukan. BKN mengingatkan bahwa penggunaan NIK dan data pribadi milik orang lain dalam pendaftaran merupakan tindakan yang melanggar ketentuan.
2. Melengkapi Biodata Pelamar
Setelah pengecekan identitas, peserta mengisi informasi tambahan sesuai formulir yang ditampilkan.
Data pada ijazah harus diperhatikan karena penulisan nama, tempat lahir, dan tanggal lahir dapat berbeda dengan informasi pada KTP.
Periksa seluruh kolom sebelum melanjutkan. Pada mekanisme SSCASN, sejumlah data tidak dapat diperbaiki setelah pendaftaran akun diselesaikan.
3. Melakukan Swafoto dan Konfirmasi Akun
Pada antarmuka pendaftaran SSCASN yang tersedia, terdapat proses verifikasi wajah melalui kamera perangkat.
Ikuti instruksi sistem dengan memastikan pencahayaan cukup dan identitas wajah terlihat jelas.
Setelah seluruh data benar, peserta menyelesaikan registrasi dan menyimpan informasi akun.
Catatan: Registrasi akun tidak sama dengan menyelesaikan lamaran CPNS. Pelamar masih harus mengikuti tahapan pemilihan formasi serta pengunggahan dokumen ketika pengadaan resmi dibuka.
4. Memilih Instansi dan Formasi Jabatan
Setelah periode seleksi diumumkan dan fitur lamaran tersedia, peserta dapat mencari formasi berdasarkan kualifikasi pendidikan.
Informasi yang perlu diperiksa mencakup:
- Nama instansi pusat atau pemerintah daerah.
- Nama jabatan yang dibuka.
- Kualifikasi pendidikan dan program studi.
- Jumlah kebutuhan atau kuota formasi.
- Lokasi penempatan.
- Persyaratan tambahan yang ditentukan instansi.
5. Mengunggah Dokumen Persyaratan
Jenis dokumen dapat mencakup KTP, ijazah, transkrip nilai, pasfoto, serta surat pernyataan atau dokumen lain apabila dipersyaratkan.
6. Mengakhiri Pendaftaran dan Mencetak Kartu
Setelah semua informasi dan berkas diperiksa, pelamar dapat menyelesaikan proses pendaftaran sesuai petunjuk SSCASN.
Peserta kemudian menyimpan atau mencetak bukti pendaftaran yang tersedia.
Pada penerimaan sebelumnya, BKN mengimbau pelamar untuk tidak menunda penyelesaian pendaftaran hingga mendekati batas akhir karena risiko kendala teknis.
Baca Juga: 3 Tes SKD CPNS Gratis 2026 untuk Coba TWK TIU dan TKP secara Online
Dokumen Pendaftaran CPNS dan Ketentuan Unggah Berkas

Persyaratan dokumen menjadi bagian penting dalam seleksi administrasi. Pelamar yang memenuhi kualifikasi pendidikan tetap dapat dinyatakan tidak memenuhi syarat apabila berkas yang dikirim tidak sesuai ketentuan instansi.
Berdasarkan proses pengadaan sebelumnya, terdapat beberapa dokumen yang umumnya digunakan dalam pendaftaran.
| Dokumen | Keterangan |
|---|---|
| KTP | Identitas sesuai data kependudukan |
| Kartu Keluarga | Data pendukung registrasi akun |
| Ijazah | Bukti jenjang pendidikan |
| Transkrip nilai | Dokumen nilai akademik |
| Pasfoto | Sesuai ketentuan format dan latar |
| Swafoto | Untuk verifikasi identitas akun |
| Surat lamaran | Jika diminta oleh instansi |
| Surat pernyataan | Mengikuti format pengumuman instansi |
| Sertifikat pendukung | Jika diwajibkan untuk formasi tertentu |
Hal yang Perlu Diperiksa Sebelum Mengunggah Dokumen
Ada tiga bagian yang penting diperhatikan saat menyiapkan berkas.
1. Kesesuaian identitas
Pastikan nama, NIK, tanggal lahir, dan informasi pendidikan tidak mengalami kesalahan penulisan.
2. Kualitas dokumen
Gunakan hasil pindai yang jelas dan menampilkan seluruh bagian dokumen. Hindari gambar yang buram atau terpotong.
3. Format dan ukuran file
Ikuti persyaratan jenis file dan ukuran maksimal yang tercantum pada sistem pendaftaran serta pengumuman instansi.
Format maupun ukuran dokumen CPNS 2026 tidak boleh diasumsikan sama dengan tahun sebelumnya sebelum panduan terbaru diterbitkan.
Tahapan Seleksi Setelah Daftar CPNS 2026
Pada pengadaan CPNS sebelumnya, tahapan utama mencakup seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
Berikut gambaran fungsi masing-masing tahapan.
| Tahapan | Tujuan |
|---|---|
| Seleksi administrasi | Memeriksa kesesuaian berkas dan persyaratan |
| SKD | Mengukur kompetensi dasar calon PNS |
| SKB | Mengukur kompetensi sesuai jabatan yang dilamar |
| Pengolahan hasil | Menentukan hasil berdasarkan ketentuan seleksi |
| Pemberkasan | Melengkapi administrasi peserta yang dinyatakan lulus |
Materi SKD CPNS sebagai Gambaran Seleksi
Berdasarkan ketentuan CPNS 2024, SKD terdiri dari tiga jenis tes.
- Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) mengukur penguasaan nilai kebangsaan dan penerapannya.
- Tes Intelegensia Umum (TIU) mengukur penalaran verbal, numerik, dan figural.
- Tes Karakteristik Pribadi (TKP) mengukur karakteristik perilaku yang berkaitan dengan pelayanan publik dan pekerjaan pemerintahan.
Pada seleksi 2024, jumlah soal SKD adalah 110 soal dengan durasi 100 menit bagi peserta kebutuhan umum.
Calon pelamar dapat mengakses Simulasi CAT BKN untuk mengenali mekanisme ujian berbasis komputer. Simulasi tersebut bukan ujian seleksi resmi dan nilainya tidak menentukan kelulusan.
Mini FAQ
Kapan pendaftaran CPNS 2026 resmi dibuka?
Hingga 16 Oktober 2026, pemerintah belum mengumumkan jadwal resmi pembukaan CPNS umum 2026. Calon pelamar dapat memantau informasi terbaru melalui portal SSCASN BKN dan Kementerian PANRB.
Di mana link resmi daftar CPNS 2026?
Pendaftaran CPNS dilakukan melalui portal resmi SSCASN BKN. Pelamar dapat membuat akun, memilih formasi, dan mengunggah dokumen ketika periode pendaftaran CPNS resmi dibuka.
Apa saja syarat daftar CPNS 2026?
Secara umum, pelamar harus berstatus Warga Negara Indonesia, memenuhi ketentuan usia, memiliki kualifikasi pendidikan sesuai jabatan, dan memenuhi persyaratan administrasi. Ketentuan lengkap CPNS 2026 mengikuti pengumuman resmi pemerintah dan instansi penerima.
Apakah lulusan SMA dan SMK bisa daftar CPNS 2026?
Lulusan SMA/SMK berpeluang mendaftar CPNS apabila tersedia formasi yang menerima kualifikasi pendidikan tersebut. Namun, daftar formasi CPNS umum 2026 belum diumumkan secara resmi sehingga pelamar perlu menunggu informasi dari SSCASN dan instansi terkait.
Dokumen apa saja yang diperlukan untuk daftar CPNS 2026?
Berdasarkan mekanisme seleksi sebelumnya, dokumen pendaftaran umumnya meliputi KTP, Kartu Keluarga, ijazah, transkrip nilai, pasfoto, swafoto, serta surat lamaran dan surat pernyataan apabila dipersyaratkan. Jenis, format, dan ukuran dokumen CPNS 2026 harus mengikuti ketentuan terbaru.
Bagaimana cara membuat akun SSCASN untuk CPNS 2026?
Pelamar dapat mengakses halaman pendaftaran akun SSCASN, kemudian mengisi NIK, nomor Kartu Keluarga, identitas pribadi, email, dan data lain yang diminta. Pembuatan akun harus mengikuti ketersediaan layanan serta petunjuk periode seleksi yang berlaku.
Apa saja tahapan seleksi setelah daftar CPNS 2026?
Berdasarkan mekanisme seleksi CPNS sebelumnya, tahapan meliputi seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), pengolahan hasil, pengumuman kelulusan, dan pemberkasan. Jadwal serta ketentuan pelaksanaan CPNS 2026 menunggu pengumuman resmi pemerintah.
Kesimpulan
Daftar CPNS 2026 nantinya dilakukan melalui portal resmi SSCASN BKN sesuai pengumuman pengadaan yang berlaku. Namun, hingga 16 Oktober 2026, jadwal pembukaan CPNS umum belum diumumkan secara resmi.
Calon pelamar perlu memperhatikan kualifikasi pendidikan, persyaratan jabatan, kelengkapan dokumen, dan tahapan registrasi sebelum melakukan pendaftaran.
Halaman pembuatan akun SSCASN yang tersedia tidak otomatis menandakan bahwa formasi CPNS 2026 sudah dibuka. Kepastian jadwal dan formasi harus mengacu pada pengumuman resmi BKN, Kementerian PANRB, serta instansi penerima.




