Apa Saja Tes Kemenkumham Penjaga Tahanan – Menjadi seorang penjaga tahanan di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) adalah impian banyak orang yang menginginkan pekerjaan dengan stabilitas tinggi, gaji kompetitif, dan kesempatan untuk berkontribusi dalam sistem pemasyarakatan di Indonesia.
Namun, untuk mencapai posisi ini, Anda harus melewati serangkaian seleksi yang ketat dan kompetitif.
Tes yang diadakan Kemenkumham tidak hanya mengukur kemampuan akademik, tetapi juga kebugaran fisik, kepribadian, serta keterampilan dasar yang dibutuhkan untuk menjadi seorang penjaga tahanan yang profesional.
Oleh karena itu, persiapan yang matang sangat diperlukan agar Anda memiliki peluang lebih besar untuk lolos dalam apa saja tes Kemenkumham penjaga tahanan.
Artikel ini akan membahas secara rinci apa saja tes Kemenkumham penjaga tahanan agar Anda lebih siap dalam menghadapi ujian tersebut.
Baca juga: SPPI 2025 Informasi Resmi dari Pemerintah, Simak Detailnya!
Tahapan Seleksi: dari Administrasi hingga SKD

Langkah pertama dalam seleksi penjaga tahanan adalah seleksi administrasi. Pada tahap ini, calon peserta harus memastikan bahwa semua dokumen yang dibutuhkan telah lengkap dan sesuai dengan persyaratan yang ditentukan oleh Kemenkumham.
Persyaratan administrasi yang harus disiapkan antara lain Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku dan sesuai dengan data di Kartu Keluarga, Ijazah terakhir minimal lulusan SMA/SMK atau sederajat yang telah dilegalisir, serta pasfoto terbaru dengan latar belakang merah sesuai ketentuan ukuran yang ditetapkan.
Selain itu, pelamar juga harus melampirkan Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani dari instansi kesehatan resmi seperti puskesmas atau rumah sakit pemerintah, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku, dan Surat Pernyataan Bersedia Ditempatkan di Mana Saja sesuai dengan kebutuhan Kemenkumham. Jika seluruh dokumen administrasi telah memenuhi syarat, peserta akan lolos ke tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), di mana peserta akan menjawab soal melalui komputer. Tes ini terdiri dari tiga bagian utama, yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
TWK bertujuan untuk menguji pemahaman peserta tentang Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika. TIU bertujuan untuk mengukur kemampuan berpikir peserta dalam bidang verbal, numerik, dan logika, yang meliputi soal sinonim, antonim, analogi, perhitungan matematika dasar, serta pola angka. Sementara itu, TKP menilai kepribadian peserta dalam hal integritas, kerja sama dalam tim, kemampuan menyelesaikan masalah, serta orientasi pelayanan publik.
Setiap tahun, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menetapkan passing grade atau nilai ambang batas untuk SKD. Oleh karena itu, peserta harus mempersiapkan diri dengan baik agar dapat memenuhi standar yang ditetapkan. Beberapa strategi yang dapat dilakukan antara lain belajar dari soal-soal SKD tahun sebelumnya, menggunakan aplikasi simulasi CAT, serta memahami pola soal yang sering muncul. Dengan latihan yang konsisten, peserta akan lebih terbiasa dengan tipe soal yang akan dihadapi saat tes berlangsung.
Baca juga: Login SSCASN PPPK 2024: Trik Jitu Agar Berhasil!
Tes Kesamaptaan: Uji Fisik yang Tidak Bisa Diremehkan

Setelah berhasil melewati Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), peserta akan menghadapi tahapan berikutnya, yaitu tes kesamaptaan. Tes ini merupakan uji kebugaran fisik yang bertujuan untuk menilai kesiapan jasmani calon penjaga tahanan.
Mengingat tugas seorang penjaga tahanan menuntut stamina yang kuat, ketahanan fisik yang baik, serta kemampuan bergerak dengan gesit dalam berbagai situasi, tes ini menjadi salah satu penentu kelayakan peserta untuk melanjutkan ke tahap seleksi berikutnya. Oleh karena itu, persiapan fisik yang matang sangat diperlukan agar peserta dapat menjalani setiap rangkaian tes dengan optimal.
Tes kesamaptaan terdiri dari beberapa jenis uji fisik yang dirancang untuk mengukur daya tahan, kekuatan otot, serta fleksibilitas tubuh. Salah satu uji utama dalam tes ini adalah lari selama 12 menit yang bertujuan untuk mengukur daya tahan kardiovaskular dan ketahanan tubuh secara keseluruhan.
Selain itu, peserta juga akan menjalani serangkaian tes kekuatan otot, seperti push-up dan sit-up untuk menilai kekuatan otot bagian atas dan perut, serta pull-up atau chinning yang diperuntukkan khusus bagi pelamar pria guna mengukur kekuatan lengan dan bahu. Tes lain yang tak kalah penting adalah uji kelenturan tubuh yang berfungsi untuk mengukur fleksibilitas serta keseimbangan fisik, yang keduanya merupakan faktor krusial dalam menjalankan tugas sebagai penjaga tahanan.
Selain aspek kebugaran, terdapat pula persyaratan fisik yang harus dipenuhi oleh setiap pelamar. Salah satu persyaratan utama adalah tinggi badan minimum, yaitu 165 cm bagi pria dan 160 cm bagi wanita. Selain itu, peserta harus memiliki tubuh yang bersih dari tato dan tindik, kecuali tindik di telinga yang masih diperbolehkan bagi peserta wanita.
Bagi pelamar wanita yang sedang dalam kondisi hamil, mereka tetap diberikan kesempatan untuk mengikuti tes kesamaptaan, namun dengan syarat wajib menyerahkan surat pernyataan tanggung jawab risiko. Ketentuan ini diterapkan untuk memastikan bahwa seluruh peserta dapat mengikuti tes dengan kondisi yang aman dan tetap dalam batas kemampuan fisiknya.
Tes Pengamatan Fisik dan Keterampilan (PFK)
Setelah melewati tes kesamaptaan, peserta akan menghadapi Tes Pengamatan Fisik dan Keterampilan (PFK), yang merupakan tahap penting dalam seleksi. Tes ini dirancang untuk menilai kesiapan pelamar dari segi fisik serta keterampilan dasar yang diperlukan dalam menjalankan tugas sebagai penjaga tahanan. Dengan adanya tes ini, pihak penyelenggara dapat memastikan bahwa setiap calon memiliki standar fisik dan mental yang sesuai dengan tuntutan profesi.
Pengamatan fisik dilakukan secara menyeluruh untuk mengevaluasi beberapa aspek, seperti postur tubuh, kondisi kulit, serta kebersihan dan kerapihan peserta. Postur tubuh yang baik mencerminkan kesiapan fisik yang optimal, sementara kondisi kulit dapat menjadi indikator kesehatan secara keseluruhan. Selain itu, kebersihan dan kerapihan juga menjadi faktor penting, karena profesi penjaga tahanan menuntut kedisiplinan tinggi, termasuk dalam menjaga penampilan yang profesional.
Selain pengamatan fisik, peserta juga akan mengikuti tes keterampilan dasar yang umumnya mencakup latihan baris-berbaris serta simulasi tugas penjaga tahanan. Latihan baris-berbaris bertujuan untuk mengukur tingkat kedisiplinan, kemampuan mengikuti instruksi, serta ketangkasan peserta dalam bekerja dalam tim.
Sementara itu, simulasi tugas memberikan gambaran tentang kesiapan peserta dalam menghadapi situasi nyata di lingkungan kerja, seperti bagaimana mereka menangani kondisi darurat atau berinteraksi dengan tahanan.
Tidak hanya aspek fisik dan keterampilan, peserta juga harus menjalani psikotes yang bertujuan untuk menilai stabilitas emosi, kemampuan berpikir logis, serta kesiapan menghadapi tekanan kerja yang tinggi. Seorang penjaga tahanan harus memiliki mental yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan, termasuk situasi yang penuh stres dan membutuhkan pengambilan keputusan cepat. Oleh karena itu, psikotes menjadi bagian krusial dalam menentukan apakah seorang pelamar layak untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
Tes PFK menjadi salah satu tahapan seleksi yang sangat penting, karena tidak hanya memastikan bahwa peserta memiliki kondisi fisik yang prima, tetapi juga mengevaluasi mental dan keterampilan mereka dalam menjalankan tugas. Dengan melewati tes ini, diharapkan hanya kandidat terbaik yang dapat lolos dan nantinya mampu menjalankan tugas sebagai penjaga tahanan dengan profesionalisme dan tanggung jawab tinggi.
Baca juga: Pengertian Nakes, Peran dan Pentingnya Tenaga Kesehatan dalam Masyarakat
95% pengguna strategi ini berhasil lolos CAT CPNS 2024!

Aplikasi JadiASN memiliki fitur simulasi CPNS 2025 dengan lebih dari 5.000 soal SKD dan SKB yang diperbarui setiap tahun! Klik di Sini!
Tes Wawancara: Menggali Motivasi dan Kepribadian Pelamar
Tahap akhir dalam seleksi penjaga tahanan adalah tes wawancara. Wawancara bertujuan untuk menggali motivasi pelamar dalam melamar posisi ini, serta kesiapan mereka dalam menghadapi tugas yang menantang di lingkungan pemasyarakatan.
Beberapa pertanyaan yang sering diajukan dalam wawancara meliputi “Mengapa Anda tertarik menjadi penjaga tahanan?”, “Bagaimana cara Anda menangani konflik antara tahanan?”, “Apa langkah yang akan Anda ambil jika menemukan pelanggaran di dalam penjara?”, serta “Bagaimana Anda mengatasi tekanan kerja di lingkungan pemasyarakatan?”.
Agar sukses dalam wawancara, peserta perlu menunjukkan sikap percaya diri, menjawab pertanyaan dengan jujur dan tegas, serta memahami tugas dan tanggung jawab seorang penjaga tahanan. Latihan berbicara di depan cermin atau berdiskusi dengan teman mengenai kemungkinan pertanyaan wawancara juga bisa menjadi strategi efektif dalam menghadapi tahap ini.
Seleksi penjaga tahanan di Kemenkumham sangat kompetitif, dengan tahapan yang mencakup administrasi, SKD berbasis CAT, tes kesamaptaan, PFK, dan wawancara mendalam. Oleh karena itu, pelamar harus mempersiapkan diri dengan baik sejak dini.
Langkah-langkah sukses agar lolos seleksi antara lain mempelajari materi SKD secara intensif, meningkatkan kebugaran fisik melalui latihan rutin, menyiapkan dokumen administrasi dengan teliti, serta melatih keterampilan komunikasi untuk menghadapi wawancara. Dengan persiapan yang matang dan usaha yang sungguh-sungguh, peluang untuk lolos seleksi dan meraih posisi impian sebagai penjaga tahanan akan semakin besar!
Baca juga: CPNS 2025 untuk Lulusan Statistik, Formasi Eksklusif Menanti!
Sumber referensi:
- https://jateng.kemenkum.go.id/berita-utama/ini-alasan-syarat-tinggi-badan-dalam-seleksi-cpns-kemenkumhamini-alasan-syarat-tinggi-badan-dalam-seleksi-cpns-kemenkumham
- https://casn.kemenkumham.go.id/index.php/Cpns/faq
- https://www.lovia.id/30-contoh-soal-cpns-skb-kemenkumham-2025-dan-kunci-jawabannya/
- Soal Aplikasi Jadiasn.id
Program Value Jadi ASN 2025
“Value Tanpa Batas, Kerjakan Sampai Tuntas, Dijamin Hasil Puas”
Cara Membeli dengan Mudah:
- Unduh Aplikasi JadiASN: Temukan aplikasi JadiASN di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
- Masuk ke Akun Anda: Login ke akun JadiASN Anda melalui aplikasi atau situs web.
- Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
- Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “AMBISASN” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
- Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES128”, masukkan untuk diskon tambahan.
- Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
- Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.
Ayoo Download Aplikasi JadiAsn karena banyak sekali yang bisa kamu dapatkan agar kalian CEPAT TERLATIH dengan Soal soal CPNS 2025!!!
- Dapatkan ribuan soal CPNS 2025 dengan pembahasan yang mudah dipahami, berupa video dan teks
- Live Class Gratis (Berlajar Bareng lewat Zoom)
- Materi-materi CPNS 2025
- Ratusan Latsol CPNS 2025
- Puluhan paket Simulasi CPNS 2025
- dan masih banyak lagi yang lainnya
Mau berlatih Soal-soal CPNS 2025? Ayoo segera Masuk Grup Latihan Soal-soal CPNS 2025 Sekarang juga!!
Cocok banget untuk yang pengen jadi PNS, Berlatih dengan cepat hanya pakai buku-buku CPNS 2025 Terpercaya
Keuntungan Buku CPNS 2025
Tersedia ribuan soal Tes CPNS 2025 (sudah sesuai sistem terbaru)
Materi materi SKD sudah sesuai FR CPNS
Tersedia Video pembahasan tiap soalnya
Selain ini Kalian akan mendapatkan Keuntungan
1. Program Premium Gratis selama 7 Hari
Kamu bisa mengakses premium di Aplikasi JadiASN secara gratis selama 7 hari pastinya akan membantu kamu memaksimalkan sistem pembelajaran karena mengkolaborasikam online dan offline lewat buku.
2. 20x live class zoom materi dan bahas soal CPNS
Dilakukan setiap hari senin-jumat pukul 19.00 – 20.00 WIB dimana link zoom tersedia di aplikasi jadiasn menu live class
3. 5 Paket simulasi CPNS
Simulasi yang disesuaikan dengan ujian aslinya dari jumlah soalnya, waktu pengerjaannya, kisi-kisi materi sesuai dengan pemerintah dengan fitur sebagai berikut :
Terdapat Analisis peluang kelolosan dengan nilai ambang batas
Terdapat Analisis Kecepatan jawab soal
Terdapat Analisis salah dan benar
Bisa diakses via laptop/PC lewat web
Grafik perkembangan skor simulasi
Ranking nasional, provinsi, kabupaten
Pembahasan teks bisa didownload dan diprint
Simulasi berwaktu sesuai format Ujian Tesnya
Skor keluar real time
Soal bisa didownload dan diprint
Video pembahasan dan teks pembahasan
Zoom out/ in tampilan soal
4. 20 Paket Latihan soal CPNS
Fitur untuk berlatih soal-soal CPNS dengan sistem 10 soal 10 menit yang memiliki fitur yang sama dengan fitur simulasi CPNS
buku cpns 2023 2024
buku cpns terlengkap 2024
buku cpns 2022 recommended
buku cpns terupdate 2024
buku cpns bumn 2024
buku cpns kemenkumham
buku cpns perawat 2024
buku cpns kemenkumham 2024
buku cpns kejaksaan 2024
Pendapatmu sangat berarti bagi kami! Klik link berikut untuk memberikan feedback dan bantu kami menjadi lebih baik lagi https://bit.ly/FeedbackArtikelJadiASN