CPNS Kejaksaan 2026 Rahasia Formasi, Jadwal, dan Trik Lolos Administrasi!

CPNS Kejaksaan 2026

CPNS Kejaksaan 2026 – kalau kamu lagi baca ini di tengah hiruk-pikuk seleksi CASN yang makin ketat, berarti kamu termasuk sedikit orang yang sudah “ngintip” peluang jauh sebelum pintu resmi dibuka. Sampai 2025-12-29T00:00:00.000+07:00, belum ada pengumuman resmi soal cpns kejaksaan 2026 di situs Kejaksaan maupun BKN, tapi pola rekrutmen nasional dan rekrutmen Kejaksaan di tahun-tahun sebelumnya sudah cukup kasih gambaran jelas: siapa yang siap dari sekarang, dia yang punya peluang paling besar mengamankan NIP.

Di artikel ini, kita akan bedah tuntas cpns kejaksaan 2026 dari sudut pandang “orang dalam” versi strategi: mulai dari prediksi jadwal, jenis formasi (termasuk peluang lulusan SMA/SMK), syarat umum dan dokumen yang sering bikin gugur massal, sampai trik memilih formasi dan instansi yang sering luput dari pelamar umum. Bukan sekadar info, tapi juga “celah” dan jebakan yang perlu kamu waspadai supaya tidak tumbang di tahap administrasi atau perankingan.

CPNS Kejaksaan 2026: Gambaran Besar, Jadwal Perkiraan, dan “Peta Medan” yang Harus Kamu Pahami

CPNS Kejaksaan 2026

Sebelum ngomongin trik dan strategi, kamu harus paham dulu “peta medan” cpns kejaksaan 2026. Ini penting supaya kamu tidak kaget ketika pengumuman resmi keluar dan merasa semuanya serba mendadak.

Belum Resmi, tapi Polanya Sudah Kebaca

Sampai akhir 2025, situs resmi rekrutmen Kejaksaan (rekrutmen.kejaksaan.go.id) masih fokus pada proses seleksi PPPK 2025, seperti pengumuman kelulusan dan penyesuaian kebutuhan. Artinya, belum ada satu pun dokumen resmi yang menyebut cpns kejaksaan 2026 secara spesifik. Namun, kalau kita lihat pola seleksi CPNS nasional dan rekrutmen Kejaksaan di tahun-tahun sebelumnya, ada beberapa hal yang bisa diprediksi:

  • Rekrutmen CPNS nasional biasanya mengikuti alur yang diatur BKN dan Kementerian PANRB.
  • Kejaksaan termasuk instansi yang hampir selalu membuka formasi, terutama untuk jabatan hukum seperti Jaksa Ahli Pertama dan jabatan teknis pendukung.
  • Fokus nasional beberapa tahun terakhir adalah tenaga pendidik, kesehatan, dan teknis pelayanan publik. Kejaksaan berada di klaster teknis hukum dan pelayanan publik, sehingga peluang formasi tetap besar.

Jadi, meskipun cpns kejaksaan 2026 belum diumumkan, kamu sudah bisa mulai menyiapkan diri dari sekarang dengan asumsi bahwa pola besarnya tidak akan jauh berbeda.

Baca juga: Belajar Soal CPNS 2026 Biar Gagal Berkali-kali Tetap Bisa Lolos SKD!

Prediksi Jadwal cpns kejaksaan 2026: Kapan Harus Siap?

Berdasarkan proyeksi jadwal CPNS 2026 secara umum (yang masih bisa berubah sesuai keputusan BKN dan MenPANRB), alurnya kira-kira seperti ini:

  • Januari–Maret 2026: Pengajuan usulan kebutuhan formasi
    Di tahap ini, Kejaksaan mengajukan kebutuhan pegawai ke pusat. Kamu belum bisa daftar, tapi ini momen penting karena dari sini jumlah formasi ditentukan.
  • April–Mei 2026: Verifikasi dan validasi formasi
    BKN dan KemenPANRB memverifikasi usulan formasi dari instansi, termasuk Kejaksaan. Hasilnya akan jadi dasar pengumuman resmi.
  • Juni–Juli 2026: Pengumuman resmi pembukaan CPNS 2026
    Di sinilah biasanya mulai muncul pengumuman di sscasn.bkn.go.id dan di kanal resmi instansi, termasuk rekrutmen.kejaksaan.go.id.
    Kamu wajib rajin cek dua portal ini.
  • Juli–Agustus 2026: Pendaftaran online CPNS (via SSCASN)
    Pendaftaran cpns kejaksaan 2026 akan dilakukan lewat portal SSCASN (sscasn.bkn.go.id). Kejaksaan biasanya juga menyediakan kanal login dan pengumuman di rekrutmen.kejaksaan.go.id, tapi pendaftaran tetap terintegrasi SSCASN.
  • Agustus 2026: Seleksi administrasi
    Ini tahap yang sering menggugurkan ribuan pelamar hanya karena hal-hal sepele: salah format file, salah nama file, salah jurusan, atau tidak teliti baca pengumuman.
  • September–Oktober 2026: SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) via CAT
    Di sini kamu akan menghadapi TWK, TIU, dan TKP dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). Nilai ambang batas (passing grade) diatur lewat Keputusan MenPANRB, dan biasanya tidak jauh dari tahun-tahun sebelumnya.
  • November 2026: SKB (Seleksi Kompetensi Bidang)
    Untuk cpns kejaksaan 2026, SKB akan sangat bergantung pada jabatan yang kamu pilih. Misalnya, Jaksa Ahli Pertama akan diuji kompetensi hukumnya.
  • Desember 2026–Januari 2027: Pengumuman kelulusan akhir
    Di tahap ini, nilai SKD dan SKB digabung, lalu dilakukan perankingan. Hanya yang masuk peringkat terbaik sesuai jumlah formasi yang akan lolos.

Beberapa prediksi alternatif menyebut pendaftaran bisa bergeser ke Agustus–September 2026, dengan pengumuman formasi di kuartal 3 (Q3) 2026. Intinya, kalau kamu baru mulai gerak ketika pengumuman keluar, kamu sudah telat dibanding pesaing yang belajar dari jauh-jauh hari.

Formasi cpns kejaksaan 2026: Jaksa, Teknis, dan Peluang Lulusan SMA/SMK

Sekarang kita masuk ke hal yang paling sering ditanyakan: “Formasi apa saja yang kemungkinan dibuka di cpns kejaksaan 2026?” Sekali lagi, detail resmi belum ada, tapi kita bisa mengacu pada pola formasi Kejaksaan di tahun-tahun sebelumnya.

Formasi Utama: Jaksa Ahli Pertama

Formasi paling ikonik di cpns kejaksaan 2026 tentu saja adalah Jaksa Ahli Pertama. Biasanya, syarat utamanya:

  • Pendidikan: S1 Hukum atau Ilmu Hukum
  • Menguasai dasar-dasar hukum pidana, perdata, acara pidana, dan peraturan perundang-undangan terkait.
  • IPK minimal sesuai ketentuan (tiap instansi bisa beda, tapi umumnya di kisaran 2,75–3,00 untuk PTN/PTS terakreditasi).

Formasi Jaksa ini biasanya jadi rebutan karena:

  • Statusnya jelas: jalur karier hukum di Kejaksaan.
  • Prestise jabatan tinggi.
  • Kebutuhan nasional terhadap penegak hukum yang kuat dan profesional terus meningkat.

Artinya, kalau kamu menargetkan Jaksa di cpns kejaksaan 2026, kamu harus siap bersaing dengan ribuan sarjana hukum dari seluruh Indonesia. Bukan cuma siap SKD, tapi juga SKB yang sangat teknis.

Formasi Teknis dan Pendukung: Peluang Non-Hukum

Selain Jaksa, Kejaksaan juga biasanya membuka formasi teknis dan pendukung, misalnya:

  • Analis hukum (untuk lulusan hukum, tapi bukan jaksa)
  • Analis kepegawaian
  • Analis data dan informasi
  • Pranata komputer / IT
  • Arsiparis
  • Pengelola barang bukti, dan lain-lain

Untuk cpns kejaksaan 2026, formasi teknis ini kemungkinan akan tetap ada karena Kejaksaan adalah organisasi besar yang butuh dukungan administrasi, IT, dan manajemen.

Strategi “ordal” di sini:
Banyak pelamar terlalu fokus ke formasi Jaksa dan mengabaikan formasi teknis yang sebenarnya punya peluang lebih besar karena peminatnya lebih sedikit, sementara kebutuhan tetap ada. Kalau latar belakang pendidikanmu bukan hukum, jangan memaksa masuk ke formasi yang tidak sesuai. Justru formasi teknis bisa jadi jalur emasmu.

Peluang Lulusan SMA/SMK di cpns kejaksaan 2026

Salah satu hal yang bikin cpns kejaksaan 2026 menarik adalah kemungkinan adanya formasi untuk lulusan SMA/SMK. Di beberapa tahun sebelumnya, Kejaksaan pernah membuka formasi untuk:

  • Petugas teknis
  • Pengemudi
  • Pranata barang bukti tingkat pelaksana
  • Jabatan-jabatan pendukung lain yang tidak mensyaratkan gelar sarjana

Beberapa media menyebut adanya “kesempatan langka jadi PNS Kejaksaan Agung tanpa kuliah” untuk lulusan SMA/SMK di rekrutmen mendatang. Namun, untuk cpns kejaksaan 2026, detail pastinya tetap harus menunggu pengumuman resmi.

Kalau kamu lulusan SMA/SMK, strategi kamu adalah:

  • Pantau terus pengumuman di rekrutmen.kejaksaan.go.id dan sscasn.bkn.go.id.
  • Siapkan dokumen dari sekarang (ijazah, KTP, KK, dan lain-lain).
  • Latih SKD sama seriusnya dengan sarjana, karena soal SKD tidak membedakan lulusan SMA atau S1: passing grade tetap sama.

Syarat, Dokumen, dan Strategi Lolos Seleksi cpns kejaksaan 2026

Tahap administrasi adalah “pembantaian massal” paling awal di cpns kejaksaan 2026. Banyak pelamar yang sebenarnya pintar dan mampu, tapi gugur hanya karena tidak teliti. Di sinilah kamu bisa unggul hanya dengan disiplin dan hati-hati.

Syarat Umum yang Hampir Pasti Berlaku

Mengacu pada aturan CPNS nasional dan pola rekrutmen sebelumnya, syarat umum cpns kejaksaan 2026 kemungkinan besar akan seperti ini:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Usia 18–35 tahun pada saat pendaftaran (bisa sampai 40 tahun untuk jabatan tertentu seperti dokter spesialis, kalau formasinya ada).
  • Tidak pernah dipidana penjara 2 tahun atau lebih.
  • Tidak pernah diberhentikan tidak dengan hormat sebagai PNS, TNI/Polri, atau pegawai swasta/BUMN/BUMD.
  • Tidak berstatus sebagai CPNS, PNS, TNI, atau anggota Polri.
  • Memenuhi kualifikasi pendidikan sesuai formasi (misalnya S1 Hukum untuk Jaksa).
  • IPK minimal sesuai ketentuan instansi.
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia (kalau disyaratkan).

Syarat-syarat ini terdengar standar, tapi sering kali ada detail tambahan di pengumuman resmi cpns kejaksaan 2026, misalnya:

  • Tidak bertato dan tidak bertindik (untuk laki-laki, kecuali alasan agama).
  • Tinggi badan minimal untuk jabatan tertentu (jika dipersyaratkan).
  • Tidak buta warna (total/parsial) untuk jabatan tertentu.

Karena itu, membaca pengumuman sampai tuntas adalah langkah pertama untuk tidak gugur konyol.

Dokumen Wajib: Di Sini Banyak yang Tergelincir

Untuk cpns kejaksaan 2026, dokumen yang hampir pasti diminta antara lain:

  • KTP atau surat keterangan kependudukan
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Ijazah dan transkrip nilai sesuai kualifikasi pendidikan
  • Pas foto (biasanya latar merah, ukuran tertentu)
  • Swafoto (selfie) sambil memegang KTP dan kartu informasi akun SSCASN
  • Dokumen tambahan sesuai jabatan, misalnya:
    • Ijazah S1 Hukum untuk Jaksa Ahli Pertama
    • Sertifikat kompetensi tertentu (misalnya STR untuk tenaga kesehatan, kalau ada formasinya)
    • Sertifikat bahasa (TOEFL/IELTS) untuk formasi pusat tertentu

Jebakan yang sering terjadi:

  • Nama di ijazah dan KTP berbeda sedikit (misalnya ada huruf yang hilang atau beda ejaan), tapi pelamar tidak membuat surat pernyataan atau dokumen pendukung sesuai ketentuan pengumuman.
  • File diunggah tidak sesuai format (diminta PDF, diunggah JPG; diminta maksimal 500 KB, diunggah 2 MB).
  • Foto tidak sesuai ketentuan (latar salah warna, pakaian tidak rapi, atau swafoto tidak jelas).
  • Salah memilih jurusan/kode pendidikan di sistem SSCASN, sehingga dianggap tidak memenuhi kualifikasi.

Di cpns kejaksaan 2026 nanti, panitia tidak akan menghubungi kamu satu per satu untuk memperbaiki kesalahan ini. Kalau salah, ya gugur. Sesederhana itu.

Proses Seleksi cpns kejaksaan 2026: SKD, SKB, dan Strategi Mengamankan Ranking

Setelah lolos administrasi, barulah kamu masuk ke “arena utama”: SKD dan SKB. Di sinilah kualitas persiapanmu benar-benar diuji.

SKD: Main di Atas Passing Grade, Bukan Sekadar Lolos

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) terdiri dari tiga bagian:

  • TWK (Tes Wawasan Kebangsaan)
  • TIU (Tes Intelegensi Umum)
  • TKP (Tes Karakteristik Pribadi)

Nilai ambang batas (passing grade) diatur lewat Keputusan MenPANRB. Di beberapa tahun terakhir, passing grade acuan yang sering muncul adalah:

  • TWK: 65
  • TIU: 80
  • TKP: 166

Angka ini bisa berubah untuk cpns kejaksaan 2026, tapi polanya sama: kamu harus memenuhi minimal di masing-masing subtes, bukan hanya total.

Strategi “ordal” di sini:
Jangan puas hanya dengan target “lolos passing grade”. Kenapa?

  • Di banyak formasi, terutama Jaksa, jumlah pelamar bisa ratusan hingga ribuan untuk satu formasi.
  • Setelah lulus passing grade, sistem akan meranking nilai SKD untuk menentukan siapa yang berhak lanjut ke SKB, biasanya maksimal 3 kali jumlah formasi (3N).

Artinya, kalau satu formasi Jaksa punya 10 kursi, hanya 30 nilai SKD tertinggi yang akan dipanggil ke SKB. Jadi, targetmu bukan sekadar:

“Asal lewat TWK 65, TIU 80, TKP 166.”

Tapi:

“Bagaimana caranya nilai total SKD saya bisa masuk 3 besar per formasi, bukan cuma lulus ambang batas.”

SKB: Di Sini Peran “Spesialisasi” Menentukan

Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) untuk cpns kejaksaan 2026 akan sangat bergantung pada jabatan yang kamu pilih. Untuk formasi Jaksa, misalnya, kamu bisa mengantisipasi:

  • Uji pengetahuan hukum pidana, perdata, dan acara pidana.
  • Pemahaman terhadap KUHP, KUHAP, dan undang-undang khusus (korupsi, narkotika, TPPU, dan sebagainya).
  • Kemungkinan tes wawancara atau praktik kasus (case study), tergantung kebijakan panitia.

Untuk formasi teknis lain, SKB bisa berupa:

  • Tes tertulis bidang (misalnya IT, arsip, kepegawaian).
  • Wawancara kompetensi.
  • Praktik komputer atau simulasi kerja.

Nilai akhir biasanya merupakan kombinasi:

  • SKD (bobot tertentu, misalnya 40%)
  • SKB (bobot lebih besar, misalnya 60%)

Jadi, meskipun SKD penting untuk menembus perankingan awal, SKB-lah yang sering jadi penentu akhir. Di cpns kejaksaan 2026, kalau kamu menargetkan Jaksa, jangan hanya belajar SKD. Mulai sekarang, biasakan:

  • Baca dan pahami pasal-pasal penting di KUHP dan KUHAP.
  • Ikuti berita hukum aktual (korupsi, kasus besar, kebijakan penegakan hukum).
  • Latih diri menjawab soal kasus hukum secara sistematis dan logis.

Strategi Memilih Formasi dan Instansi: Pusat vs Daerah, dan “Celah” yang Sering Terlewat

Ini bagian yang paling “ordal”: banyak pelamar hanya ikut arus, daftar di formasi yang paling populer, tanpa hitung peluang dan strategi. Padahal, di cpns kejaksaan 2026, cara kamu memilih formasi dan instansi bisa menentukan seberapa ketat lawan yang kamu hadapi.

Pusat vs Daerah: Jangan Hanya Kejar Nama Besar

Banyak pelamar terpaku pada:

  • “Pokoknya mau di Kejaksaan Agung pusat.”
  • “Pokoknya di kota besar saja.”

Padahal, formasi Kejaksaan biasanya tersebar di:

  • Kejaksaan Agung (pusat)
  • Kejaksaan Tinggi (provinsi)
  • Kejaksaan Negeri (kabupaten/kota)

Secara umum:

  • Formasi di kota besar dan pusat: peminat tinggi, persaingan brutal.
  • Formasi di daerah atau kabupaten yang kurang populer: peminat lebih sedikit, peluang perankingan lebih besar.

Strategi yang sering dipakai “orang dalam”:

  • Pilih formasi di daerah yang tidak terlalu populer, tapi masih bisa kamu terima untuk ditempati beberapa tahun.
  • Fokus pada formasi yang sesuai banget dengan jurusanmu, bukan sekadar ikut-ikutan formasi yang ramai.
  • Perhatikan detail kualifikasi: kadang ada formasi yang mensyaratkan jurusan sangat spesifik, sehingga peminatnya otomatis lebih sedikit.

Di cpns kejaksaan 2026, kalau kamu hanya mengejar kota besar, kamu akan bersaing dengan pelamar terbaik dari seluruh Indonesia yang punya strategi sama. Tapi kalau kamu berani sedikit “mundur” ke daerah, peluangmu bisa naik drastis.

Baca Pengumuman Formasi dengan Kacamata “Peluang”

Saat pengumuman formasi cpns kejaksaan 2026 keluar, jangan cuma cari:

“Formasi apa yang cocok dengan ijazah saya?”

Tapi juga:

“Formasi mana yang cocok dengan ijazah saya dan punya peluang lebih besar karena peminatnya cenderung lebih sedikit?”

Caranya:

  • Cari formasi dengan kualifikasi yang sangat spesifik (misalnya S1 Hukum dengan konsentrasi tertentu, atau S1 jurusan tertentu yang jarang).
  • Hindari formasi yang terlalu umum kalau kamu punya alternatif yang lebih sempit.
  • Perhatikan lokasi penempatan: daerah yang jauh dari kota besar biasanya lebih sepi peminat.

Di titik ini, kamu mungkin mulai sadar bahwa strategi saja tidak cukup tanpa persiapan materi yang matang. Di sinilah bimbingan belajar online dan tryout khusus cpns kejaksaan 2026 bisa jadi senjata utama untuk mengukur kemampuanmu dan mengasah strategi sejak jauh hari.

Mindset dan Persiapan Jangka Panjang: Bukan “One Shot”, tapi Proyek Serius

CPNS Kejaksaan 2026

Banyak pelamar yang baru “panik belajar” ketika pengumuman keluar. Padahal, untuk instansi seketat Kejaksaan, pola pikir seperti itu hampir pasti membuatmu tertinggal.

Jadikan 2026 Sebagai Target, 2025 Sebagai Masa Pemanasan

Karena cpns kejaksaan 2026 diproyeksikan baru dibuka sekitar pertengahan tahun, kamu punya waktu beberapa bulan dari sekarang untuk:

  • Menguasai pola soal SKD (TWK, TIU, TKP).
  • Memperkuat dasar-dasar hukum (kalau targetmu Jaksa atau formasi hukum).
  • Menyiapkan dokumen supaya tidak panik saat pendaftaran dibuka.
  • Menyusun strategi formasi berdasarkan minat, kualifikasi, dan peluang.

Kalau kamu sudah pernah gagal di seleksi CPNS sebelumnya, jadikan pengalaman itu sebagai data:

  • Di bagian mana kamu paling lemah? TWK, TIU, atau TKP?
  • Apakah kamu gugur di administrasi, SKD, atau SKB?
  • Apakah pilihan formasimu terlalu populer?

Dengan menjawab jujur pertanyaan-pertanyaan ini, kamu bisa menyusun ulang strategi khusus untuk cpns kejaksaan 2026.

Jangan Remehkan Keseimbangan: Belajar Keras, tapi Tetap Waras

Persiapan cpns kejaksaan 2026 memang butuh kerja keras, tapi burnout justru bisa bikin performa turun di saat-saat krusial. Cobalah:

  • Buat jadwal belajar harian yang realistis (misalnya 2–3 jam fokus per hari).
  • Sisihkan waktu khusus untuk latihan soal SKD dan simulasi CAT.
  • Latih konsentrasi dan manajemen waktu, karena di ruang ujian, panik adalah musuh utama.
Baca juga: CPNS Polri Lulusan SMA Jalur Masuk Tembus Peluang Tersembunyi!

Kalau kamu merasa kesulitan menyusun materi dan jadwal sendiri, ikut kelas live dan tryout terstruktur bisa sangat membantu, karena kamu tidak perlu menebak-nebak harus mulai dari mana dan bisa langsung fokus ke pola soal yang paling sering keluar.

Pada akhirnya, cpns kejaksaan 2026 bukan hanya soal “punya ijazah yang cocok” atau “lagi beruntung”. Ini soal siapa yang paling siap secara strategi, administrasi, dan akademis. Kamu yang membaca artikel ini jauh sebelum pengumuman resmi sudah selangkah lebih depan dibanding ribuan pelamar lain yang baru bergerak ketika pendaftaran dibuka. Gunakan waktu dari sekarang untuk berlatih SKD, memperkuat kompetensi bidang, menyiapkan dokumen, dan menyusun strategi formasi yang cerdas. Jangan tunggu “nanti kalau sudah ada pengumuman”, karena saat itu, yang lain sudah lari duluan. Kalau kamu konsisten, disiplin, dan mau belajar dari pola seleksi sebelumnya, peluangmu menembus cpns kejaksaan 2026 dan menyandang NIP bukan lagi sekadar mimpi, tapi target yang sangat mungkin kamu capai.

Sumber Referensi

  • RAMBAY.ID – CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Jadwal dan Informasi Terbarunya
  • MUSIANAPEDIA.PIKIRAN-RAKYAT.COM – Kesempatan Langka Jadi PNS Kejaksaan Agung 2026 Tanpa Kuliah, Ini Caranya
  • JADIASN.ID – CPNS Jaksa 2026
  • REKRUTMEN.KEJAKSAAN.GO.ID – Pengumuman
  • REKRUTMEN.KEJAKSAAN.GO.ID – Rekrutmen Kejaksaan
  • ACEH.TRIBUNNEWS.COM – CPNS 2026 Ditunggu-tunggu, Kapan Pendaftaran Dibuka dan Berapa Besaran Gaji PNS

Program Value Jadi ASN 2026

“Value Tanpa Batas, Kerjakan Sampai Tuntas, Dijamin Hasil Puas”

Salinan dari Slider_JadiASN
previous arrow
next arrow

📋 Cara Membeli dengan Mudah:

  1. Unduh Aplikasi JadiASN: Temukan aplikasi JadiASN di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui Website App.
  2. Masuk ke Akun Anda: Login ke akun JadiASN Anda melalui aplikasi atau situs web.
  3. Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
  4. Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BELAJARCPNS” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
  5. Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES128”, masukkan untuk diskon tambahan.
  6. Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
  7. Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.

Ayoo Download Aplikasi JadiAsn karena banyak sekali yang bisa kamu dapatkan agar kalian CEPAT TERLATIH dengan Soal CPNS 2026!!!

  • Dapatkan ribuan soal CPNS dengan pembahasan yang mudah dipahami, berupa video dan teks
  • Live Class Gratis (Berlajar Bareng lewat Zoom)
  • Materi-materi CPNS terupdate
  • Ratusan Latsol CPNS terupdate
  • Puluhan paket Simulasi CPNS terupdate
  • dan masih banyak lagi yang lainnya

Cocok banget untuk yang ingin jadi PNS, Berlatih dengan cepat hanya pakai buku-buku CPNS 2026 Terpercaya

BUKU CPNS 2026
BUKU CPNS 2026

📋 Keuntungan Buku CPNS 2026

  1. Tersedia ribuan soal Tes CPNS (sudah sesuai sistem terbaru)
  2. ✅Materi materi SKD sudah sesuai FR CPNS
  3. ✅Tersedia Video pembahasan tiap soalnya

Selain ini Kalian akan mendapatkan Keuntungan

1. Program Premium Gratis selama 7 Hari

Kamu bisa mengakses premium di Aplikasi JadiASN secara gratis selama 7 hari pastinya akan membantu kamu memaksimalkan sistem pembelajaran karena mengkolaborasikam online dan offline lewat buku.

2. 20x live class zoom materi dan bahas soal CPNS

Dilakukan setiap hari senin-jumat pukul 19.00 – 20.00 WIB dimana link zoom tersedia di aplikasi jadiasn menu live class

3. 5 Paket simulasi CPNS

Simulasi yang disesuaikan dengan ujian aslinya dari jumlah soalnya, waktu pengerjaannya, kisi-kisi materi sesuai dengan pemerintah dengan fitur sebagai berikut :
 ✅Terdapat Analisis peluang kelolosan dengan nilai ambang batas
 ✅Terdapat Analisis Kecepatan jawab soal
 ✅Terdapat Analisis salah dan benar
 ✅Bisa diakses via laptop/PC lewat web
 ✅Grafik perkembangan skor simulasi
 ✅Ranking nasional, provinsi, kabupaten
 ✅Pembahasan teks bisa didownload dan diprint
 ✅Simulasi berwaktu sesuai format Ujian Tesnya
 ✅Skor keluar real time
 ✅Soal bisa didownload dan diprint
 ✅Video pembahasan dan teks pembahasan
 ✅Zoom out/ in tampilan soal

4. 20 Paket Latihan soal CPNS

Fitur untuk berlatih soal-soal CPNS dengan sistem 10 soal 10 menit yang memiliki fitur yang sama dengan fitur simulasi CPNS

✅buku cpns 2023 2024
✅buku cpns terlengkap 2024
✅buku cpns 2022 recommended
✅buku cpns terupdate 2024
✅buku cpns bumn 2024
✅buku cpns kemenkumham
✅buku cpns perawat 2024
✅buku cpns kemenkumham 2024
✅buku cpns kejaksaan 2024

Pendapatmu sangat berarti bagi kami! Klik link berikut untuk memberikan feedback dan bantu kami menjadi lebih baik lagi https://bit.ly/FeedbackArtikelJadiASN

More To Explore