Formasi CPNS 2026 Bikin Gagal Terus? Baca Ini Dulu!

formasi cpns 2026

Formasi CPNS 2026 saat ini memang belum diumumkan resmi oleh BKN maupun KemenPAN-RB, tetapi arah kebijakan, proyeksi jumlah kebutuhan, dan sektor prioritasnya sudah mulai terlihat cukup jelas.

Di tengah transisi besar pengangkatan PPPK, penerapan kebijakan zero growth dan minus growth ASN, serta penataan ulang sisa formasi 2024 yang mencapai ratusan ribu posisi, kamu yang serius ingin jadi ASN sebenarnya sudah bisa melakukan manuver strategi dari sekarang, tanpa harus menunggu pengumuman fix keluar.

Pemerintah sedang fokus memastikan bahwa rekrutmen ASN benar-benar sesuai kebutuhan riil instansi, bukan sekadar menambah jumlah pegawai. Artinya, kompetisi akan tetap ketat karena kuota sangat diperhitungkan, sementara jumlah pendaftar, seperti biasa, berpotensi tembus jutaan.

Di titik inilah, memahami pola kebijakan, prediksi formasi, dan kemungkinan jadwal seleksi CPNS 2026 menjadi modal awal yang sangat menentukan: supaya kamu tidak sekadar ikut arus, tapi bisa menyiapkan strategi yang spesifik, realistis, dan terukur.

Di sisi lain, seleksi PPPK yang masih berjalan dan target penyelesaian pengangkatan paruh waktu 2024 juga ikut memengaruhi penentuan formasi baru. Ini berarti, peta persaingan CPNS 2026 tidak bisa dibaca dengan kacamata tahun-tahun lama saja.

Ada pergeseran fokus besar ke sektor pendidikan, kesehatan, teknis pelayanan publik, serta transformasi digital, termasuk peluang luas bagi lulusan S1 semua jurusan dan bahkan SMA/SMK di posisi tertentu.

Artikel ini akan mengurai secara sistematis: bagaimana arah kebijakan formasi cpns 2026, proyeksi kuota, instansi yang diprediksi membuka formasi besar, estimasi jadwal seleksi, sampai persyaratan teknis yang wajib kamu kunci dari sekarang.

Tujuannya sederhana: saat pengumuman resmi rilis, kamu tidak mulai dari nol, melainkan sudah berada satu langkah di depan mayoritas pendaftar lain.

Formasi CPNS 2026 Bikin Gagal Terus? Baca Ini Dulu!

Arah Kebijakan Formasi CPNS 2026: Zero Growth, Minus Growth, dan Efisiensi ASN

Jika kamu perhatikan, dalam beberapa tahun terakhir pemerintah konsisten menjadikan efisiensi ASN sebagai salah satu agenda besar reformasi birokrasi. Untuk CPNS 2026, proyeksi formasi tidak lagi dihitung semata dari usulan instansi, melainkan harus selaras dengan dua prinsip utama: zero growth dan minus growth.

Zero growth berarti jumlah rekrutmen ASN kurang lebih setara dengan jumlah pegawai yang pensiun. Minus growth melangkah lebih jauh, yaitu jumlah rekrutmen sengaja dibuat lebih sedikit dari jumlah pensiun demi menekan beban belanja pegawai dan mendorong efisiensi.

Mengacu pada berbagai sumber, pembahasan formasi CPNS 2026 masih berjalan karena pemerintah harus:

  1. Menyelesaikan dulu pengangkatan PPPK paruh waktu 2024.
  2. Memetakan ulang sisa formasi tahun 2024 yang kabarnya masih lebih dari 600.000 posisi.
  3. Menghitung kebutuhan riil ASN di masing-masing instansi, bukan sekadar formalitas usulan.

Dari proses tersebut, muncul prediksi bahwa total formasi CPNS 2026 secara nasional berada di kisaran 300.000 sampai 400.000 posisi. Angka ini bukan final, tetapi memberikan gambaran bahwa rekrutmen tetap besar, hanya saja diarahkan lebih fokus ke jabatan-jabatan prioritas.

Peta Prediksi Formasi CPNS 2026: Dari S1 Semua Jurusan hingga SMA/SMK

Meski rincian formasi cpns 2026 belum diterbitkan resmi, beberapa pola instansi dan jabatan yang berpotensi membuka formasi besar mulai mencuat dari perkiraan berbagai sumber. Kuncinya adalah membaca tren, bukan menghafal angka mentah yang masih bisa berubah.

1. Formasi S1: Pendidikan, Kesehatan, Teknis, dan S1 Semua Jurusan

Untuk lulusan S1, 2026 diprediksi tetap menjadi tahun dengan peluang besar. Ada beberapa poin krusial yang perlu kamu perhatikan secara taktis.

a. Kemendikbudristek: Prediksi Salah Satu Formasi Terbesar

Berdasarkan prediksi, Kemendikbudristek disebut-sebut akan membuka sekitar 45.000 formasi S1 yang tersebar di berbagai unit kerja, terutama di:

  • Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
  • Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi
  • Unit-unit yang menangani kebijakan, data, dan transformasi pendidikan

Jenis jabatan yang berpotensi muncul misalnya:

  • Analis kebijakan pendidikan
  • Pranata komputer / pengelola sistem informasi pendidikan
  • Tenaga kependidikan di perguruan tinggi negeri
  • Analis program dan pelaporan

Di sini, tidak semua jabatan mengunci ke jurusan tertentu. Banyak posisi yang menggunakan kualifikasi S1 semua jurusan, terutama untuk jabatan analis, administrasi, dan penunjang kebijakan.

b. Kementerian Kesehatan dan Instansi Kesehatan Lain

Untuk kamu lulusan kesehatan, baik profesi maupun non-profesi, fokus formasi tetap besar di:

  • Dokter umum dan spesialis
  • Perawat
  • Bidan
  • Tenaga laboratorium
  • Sanitarian, nutrisionis, dan tenaga kesehatan lingkungan
  • Tenaga kesehatan masyarakat

Meski banyak kebutuhan tenaga kesehatan sudah diakomodasi melalui PPPK, CPNS masih berpeluang muncul terutama untuk penempatan di pusat, balai-balai teknis, dan unit-unit strategis Kementerian Kesehatan. Di sini, sertifikasi kompetensi dan STR yang masih berlaku sering kali menjadi syarat tambahan yang menentukan.

2. Formasi Lulusan SMA/SMK: Fokus pada Jabatan Strategis dan Teknis

Berbeda dengan masa lalu ketika formasi SMA/SMK cukup tersebar di banyak instansi, kecenderungan beberapa tahun terakhir mengerucut: lulusan SMA/SMK tetap dibutuhkan, tetapi lebih spesifik dan selektif.

Beberapa poin penting:

  1. Arahan MenPAN RB menekankan bahwa formasi SMA/SMK harus diarahkan ke posisi yang benar-benar membutuhkan kompetensi vokasional, terutama di bidang teknis.
  2. Contoh jabatan potensial untuk SMA/SMK di CPNS 2026 antara lain:
    • Teknisi perangkat, operator peralatan, atau tenaga teknis lapangan.
    • Petugas pemasyarakatan atau penjaga tahanan dengan kualifikasi SMA sederajat (tergantung kebijakan instansi).
    • Jabatan operator pelayanan tertentu yang tetap membutuhkan kehadiran fisik dan keterampilan praktis.
  3. Untuk SMK, jurusan teknis seperti Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Komputer Jaringan, atau Rekayasa Perangkat Lunak sering kali lebih diutamakan karena langsung relevan dengan kebutuhan kerja.

Untuk kamu lulusan SMA/SMK, strategi terbaik adalah:

  • Memperkuat fisik dan mental jika mengincar formasi yang mensyaratkan tes kesamaptaan atau tes fisik.
  • Mengumpulkan sertifikat keterampilan teknis (misalnya jaringan komputer, otomotif, listrik instalasi), karena ini bisa menjadi nilai tambah ketika instansi melakukan seleksi berkas atau wawancara teknis nanti.

Baca Juga: Kenaikan Gaji PNS Belum Resmi Naik, Berapa Peluangmu?!

Estimasi Jadwal Seleksi CPNS 2026: Pola Waktu yang Bisa Kamu Antisipasi

Secara resmi, jadwal seleksi CPNS 2026 belum dirilis. Namun, jika melihat pola tahun-tahun sebelumnya dan berbagai prediksi, kamu bisa memetakan garis besar tahapan dan waktu pelaksanaan untuk kebutuhan strategi belajar serta persiapan administratif.

1. Tahapan Utama Seleksi

Umumnya, alur seleksi CPNS terbagi menjadi:

  1. Penetapan dan pengumuman formasi
  2. Pendaftaran online di portal SSCASN
  3. Seleksi administrasi dan masa sanggah
  4. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis CAT
  5. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)
  6. Integrasi nilai dan pengumuman kelulusan akhir

Walaupun istilah atau teknis kecil bisa berubah, struktur besar seperti ini cenderung tetap. Di CPNS 2026, diperkirakan tahapan serupa masih digunakan, dengan penyesuaian tanggal.

2. Estimasi Rentang Waktu Tiap Tahap

Mengacu pada perkiraan berbagai sumber, gambaran kasar jadwal CPNS 2026 adalah sebagai berikut:

  1. Pengajuan dan Verifikasi Formasi Instansi
    Prediksi: Januari sampai Mei 2026, atau Mei sampai Juni 2026, tergantung sumber.
    Ini adalah tahap di belakang layar yang tidak bisa kamu intervensi, tapi penting disadari bahwa pada periode ini kebijakan formasi sedang difinalisasi.
  2. Pengumuman Resmi Pembukaan CPNS 2026
    Prediksi: Sekitar Mei sampai Juli 2026.
    Di fase ini, rincian formasi per instansi, kualifikasi pendidikan, dan jadwal resmi pendaftaran akan dirilis di situs instansi dan portal SSCASN.
  3. Pendaftaran Online di SSCASN
    Prediksi: Juni sampai Agustus 2026.
    Rentang ini bisa berbeda antar instansi, tetapi umumnya pendaftaran diberi waktu sekitar 2 sampai 3 minggu.
  4. Seleksi Administrasi
    Prediksi: Juli sampai Agustus 2026.
    Di sini, kelengkapan dan kesesuaian dokumen kamu akan diverifikasi.
    Penting: Masa sanggah biasanya diberikan sekitar 3 hari setelah pengumuman hasil seleksi administrasi. Jika kamu dinyatakan tidak lulus karena masalah teknis dokumen, di sinilah kesempatan terakhir untuk mengajukan sanggahan yang argumentatif dan berbasis bukti.
  5. Tes SKD (CAT: TWK, TIU, TKP)
    Prediksi: Agustus sampai Oktober 2026.
    SKD merupakan gerbang utama. Banyak peserta gugur di fase ini karena nilai tidak mencapai passing grade. Untuk CPNS 2026, sangat mungkin sistem passing grade tetap digunakan, dengan rincian komponen:
    • TWK: Tes Wawasan Kebangsaan
    • TIU: Tes Intelegensia Umum
    • TKP: Tes Karakteristik Pribadi
  6. Tes SKB
    Prediksi: September sampai November 2026.
    Bentuknya bisa berupa CAT tambahan, tes praktik, psikotes lanjutan, wawancara, atau kombinasi, tergantung jabatan dan instansi.
  7. Pengumuman Kelulusan Akhir
    Prediksi: Akhir 2026 sampai awal 2027, sekitar Desember 2026 sampai Januari 2027.
    Di sini nilai SKD dan SKB akan diintegrasikan. Instansi akan menetapkan peserta yang berhak menjadi CPNS, kemudian dilanjutkan proses pemberkasan dan penetapan NIP.

Perlu digarisbawahi, seluruh timeline di atas masih estimasi. Namun, justru di sinilah nilai taktisnya: kamu bisa memetakan periode belajar, kapan harus mulai fokus intensif SKD, kapan menyiapkan dokumen, dan kapan menjaga kondisi fisik agar prima ketika masuk jadwal tes.

Jika kamu menunggu sampai pengumuman resmi baru mulai belajar, posisi kamu sudah tertinggal jauh dari mereka yang menyusun strategi lebih awal.

Persyaratan Umum dan Dokumen: Kesalahan Teknis Jangan Sampai Menggugurkan

Banyak peserta CPNS gagal bukan karena tidak mampu mengerjakan soal, melainkan karena tersandung masalah administratif yang sebenarnya bisa diantisipasi. Untuk CPNS 2026, sejumlah persyaratan umum diperkirakan masih mengikuti pola regulasi yang berlaku beberapa tahun terakhir.

1. Persyaratan Umum Peserta CPNS 2026

Secara garis besar, persyaratan umum yang wajib kamu penuhi adalah:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
    Dibuktikan dengan KTP elektronik atau surat keterangan telah melakukan perekaman e-KTP.
  2. Batas Usia
    – Umum: minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun pada saat pendaftaran.
    – Beberapa jabatan tertentu (misalnya tenaga kesehatan spesialis atau dosen) bisa memberi batas maksimal sampai 40 tahun, mengikuti ketentuan masing-masing instansi.
  3. Tidak Pernah Dipidana
    Tidak pernah dipidana penjara 2 tahun atau lebih. Umumnya dibuktikan dengan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) pada tahap pemberkasan setelah dinyatakan lulus.
  4. Tidak Pernah Diberhentikan Tidak Dengan Hormat
    Dari PNS, TNI, Polri, atau pegawai swasta/BUMN/BUMD, kecuali dengan alasan restrukturisasi atau kebijakan resmi lain.
  5. Tidak Sedang Menjabat sebagai ASN atau Anggota TNI/Polri
    Kecuali mengikuti mekanisme yang diatur khusus, misalnya pindah jalur antar instansi.
  6. Bersedia Ditempatkan di Seluruh Wilayah Indonesia
    Syarat ini hampir selalu tercantum dan biasanya dilampirkan dalam bentuk surat pernyataan.
2. Persyaratan Akademik dan Kualifikasi Pendidikan

Persyaratan pendidikan sangat menentukan apakah kamu bisa mendaftar di formasi tertentu atau tidak. Di sinilah ketelitian diperlukan.

a. Lulusan S1

Beberapa hal yang biasanya disyaratkan:

  • IPK minimal 2,75 untuk lulusan S1, kecuali instansi tertentu yang mungkin mensyaratkan lebih tinggi (misalnya 3,00).
  • Ijazah dan transkrip harus berasal dari program studi yang terakreditasi, minimal C atau sesuai ketentuan masing-masing instansi.
  • Untuk lulusan luar negeri, ijazah wajib disetarakan oleh instansi yang berwenang, biasanya Kemendikbudristek.
  • Perhatikan betul kecocokan nama jurusan di ijazah dengan kualifikasi formasi. Banyak peserta gugur administrasi karena keliru mengira jurusannya sesuai, padahal nomenklatur formasi mengunci ke jurusan tertentu.

b. Lulusan SMA/SMK

Untuk formasi lulusan SMA/SMK:

  • Ijazah harus sesuai dengan kualifikasi formasi yang ditetapkan. Misalnya, SMK Teknik Otomotif untuk teknisi peralatan kendaraan, SMK TKJ untuk teknisi jaringan.
  • Beberapa formasi mungkin mensyaratkan nilai rata-rata minimal di ijazah.
  • Jika ada pelatihan atau sertifikasi keahlian vokasional, siapkan dokumen pendukung karena bisa menjadi nilai tambah.
3. Dokumen Wajib: Siapkan dari Sekarang

Walaupun detail dokumen bisa sedikit berbeda antar instansi, secara umum kamu harus menyiapkan:

  1. Ijazah dan Transkrip Nilai Asli
    Bukan Surat Keterangan Lulus (SKL), kecuali pengumuman resmi nanti secara eksplisit memperbolehkan SKL dalam kondisi tertentu.
    Jika ijazah hilang, segera urus duplikat di perguruan tinggi atau sekolah asal.
  2. KTP dan Kartu Keluarga
    Pastikan data identitas konsisten: nama, tempat tanggal lahir, dan ejaan.
  3. Pas Foto Latar Merah
    Biasanya diminta ukuran 4×6 atau format digital tertentu. Pastikan kualitas foto jelas, formal, dan sesuai ketentuan.
  4. Sertifikat Pendukung
    Jika formasi mensyaratkan TOEFL, STR, sertifikat pelatihan, atau sertifikat keahlian teknis, segera inventarisasi dan pastikan masih berlaku.
  5. Surat Pernyataan
    Misalnya:
    – Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia.
    – Tidak terlibat partai politik.
    – Tidak sedang terikat perjanjian kerja dengan instansi lain.
    Format biasanya disediakan di pengumuman instansi, tetapi kamu bisa menyiapkan draf umum untuk memudahkan nanti.

Semakin rapi dokumenmu dari awal, semakin kecil kemungkinan gugur di seleksi administrasi hanya karena kesalahan teknis. Banyak peserta harus merelakan satu tahun kesempatan CPNS hanya karena hal-hal seperti foto buram, salah unggah dokumen, atau ketidaksesuaian format file.

Persyaratan Umum dan Dokumen: Kesalahan Teknis Jangan Sampai Menggugurkan

Strategi Taktis: Apa yang Harus Mulai Kamu Lakukan dari Sekarang?

Dengan kondisi formasi cpns 2026 yang masih dalam tahap pembahasan, langkah paling rasional bukan menunggu, tapi melakukan persiapan berbasis hal-hal yang sudah bisa dipastikan.

1. Kunci Dulu “Fondasi Pasti”: Dokumen, Akreditasi, dan Validitas Data

– Cek ulang nama di KTP, ijazah, dan dokumen lain. Jika berbeda ejaan, pertimbangkan mengurus penyesuaian atau menyiapkan surat keterangan.

– Pastikan kamu memiliki scan dokumen dalam resolusi baik, ukuran file sesuai batas maksimal umum (biasanya 200 sampai 500 KB per file), dan format yang disarankan (JPG/PDF).

– Untuk lulusan S1, cek status akreditasi program studi dan universitas saat kamu lulus. Simpan bukti jika diperlukan.

2. Mulai Latihan SKD Secara Serius

SKD adalah filter terbesar. Walau passing grade 2026 belum dirilis, pola soal TWK, TIU, dan TKP tidak berubah drastis dalam waktu singkat. Strategi konkret:

  • Jadikan latihan soal TWK, TIU, dan TKP sebagai rutinitas mingguan.
  • Ukur waktu pengerjaan agar terbiasa dengan tekanan durasi tes CAT.
  • Analisis hasil latihan: di mana kelemahan paling besar, apakah di logika numerik, sinonim, atau penalaran logis. Koreksi dengan belajar terarah, bukan sekadar menambah jumlah soal.
3. Petakan Instansi dan Jabatan Sesuai Background

Alih-alih menunggu daftar formasi turun, kamu sudah bisa:

  • Menyusun daftar instansi yang relevan dengan jurusanmu, misalnya:
    • S1 Hukum: Kejaksaan Agung, Kemenkumham, BPK, KPK ketika membuka rekrutmen ASN.
    • S1 Pendidikan: Kemendikbudristek, pemerintah daerah.
    • S1 TI: Kominfo, BSSN, Kemenkeu, Kementerian lain dengan kebutuhan pranata komputer.
  • Cari pengumuman CPNS tahun-tahun sebelumnya dari instansi tersebut. Dari sana, kamu bisa mempelajari pola:
    • Nama jabatan
    • Kualifikasi jurusan
    • Bobot SKB (jika ada)

Peta ini akan menjadi dasar saat memilih formasi ketika portal SSCASN sudah dibuka.

4. Jaga Kesiapan Fisik dan Mental

Terutama jika kamu mengincar instansi yang mensyaratkan tes fisik atau kesamaptaan, seperti:

  • Petugas pemasyarakatan
  • Penjaga tahanan
  • Beberapa jabatan teknis lapangan

Latihan fisik yang konsisten akan sangat menentukan. Selain itu, jaga pola tidur dan manajemen stres, karena proses seleksi CPNS sering memakan waktu panjang dan menguras energi psikologis.

Arah kebijakan formasi cpns 2026 memang masih dalam proses finalisasi, tetapi pola besarnya sudah dapat kamu baca: rekrutmen yang lebih efisien, fokus di sektor pendidikan, kesehatan, teknis pelayanan publik, administrasi, dan transformasi digital, dengan peluang signifikan bagi lulusan S1 semua jurusan serta SMA/SMK pada posisi teknis tertentu.

Jumlah formasi nasional mungkin berada di kisaran 300.000 sampai 400.000, tetapi kuota yang besar tidak otomatis berarti peluang mudah. Kompetisi tetap ketat, apalagi di instansi favorit.

Di tengah ketidakpastian detail, selalu ada hal yang pasti bisa kamu kuasai: dokumen yang rapi, pemahaman sistem SSCASN, kesiapan menghadapi SKD berbasis CAT, serta pemetaan instansi dan jabatan yang sesuai dengan latar belakangmu.

Jika kamu memulai semua itu sekarang, ketika pengumuman resmi nanti dirilis, kamu tidak lagi berada di posisi reaktif, melainkan sudah siap mengeksekusi strategi yang matang.

Menjadi ASN bukan hanya soal lulus tes, tetapi tentang menunjukkan bahwa kamu layak dipercaya mengemban tugas pelayanan publik.

Mulailah membangun kelayakan itu dari hari ini, lewat disiplin belajar, ketelitian administrasi, dan komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas diri. Ketika formasi CPNS 2026 akhirnya diumumkan, biarkan semua persiapan yang kamu lakukan sejak dini menjelma menjadi keunggulan nyata di ruang tes.

Sumber Referensi
  • PAPUAPEGUNUNGAN.KPU.GO.ID – Informasi Lengkap Seleksi CPNS 2026: Jadwal, Formasi, dan Persyaratan Resmi
  • BUKITMAKMUR.ID – CPNS S1 Semua Jurusan 2026: 5 Instansi Buka Formasi Terbanyak
  • LIMBANGANTENGAH.ID – Jadwal Pendaftaran CPNS 2026 Resmi & Formasi Lengkap
  • DEALLS.COM – Pendaftaran CPNS 2026: Syarat, Jadwal, dan Tips Lolos Seleksi
  • SEKOLAHINOVASIPANGAN.ID – Bocoran Formasi CPNS 2026: Ini Daftar Instansi dan Jabatan yang Dibuka Paling Banyak

Program Value Jadi ASN 2026

“Value Tanpa Batas, Kerjakan Sampai Tuntas, Dijamin Hasil Puas”

Cover Slider
previous arrow
next arrow

📋 Cara Membeli dengan Mudah:

  1. Unduh Aplikasi JadiASN: Temukan aplikasi JadiASN di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui Website App.
  2. Masuk ke Akun Anda: Login ke akun JadiASN Anda melalui aplikasi atau situs web.
  3. Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
  4. Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BELAJARCPNS” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
  5. Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES128”, masukkan untuk diskon tambahan.
  6. Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
  7. Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.

Ayoo Download Aplikasi JadiAsn karena banyak sekali yang bisa kamu dapatkan agar kalian CEPAT TERLATIH dengan Soal CPNS 2026

  • Dapatkan ribuan soal CPNS dengan pembahasan yang mudah dipahami, berupa video dan teks
  • Live Class Gratis (Berlajar Bareng lewat Zoom)
  • Materi-materi CPNS terupdate
  • Ratusan Latsol CPNS terupdate
  • Puluhan paket Simulasi CPNS terupdate
  • dan masih banyak lagi yang lainnya

Cocok banget untuk yang ingin jadi PNS, Berlatih dengan cepat hanya pakai buku-buku CPNS 2026 Terpercaya

BUKU CPNS 2026
BUKU CPNS 2026

📋 Keuntungan Buku CPNS 2026

  1. Tersedia ribuan soal Tes CPNS (sudah sesuai sistem terbaru)
  2. ✅Materi materi SKD sudah sesuai FR CPNS
  3. ✅Tersedia Video pembahasan tiap soalnya

Selain ini Kalian akan mendapatkan Keuntungan

1. Program Premium Gratis selama 7 Hari

Kamu bisa mengakses premium di Aplikasi JadiASN secara gratis selama 7 hari pastinya akan membantu kamu memaksimalkan sistem pembelajaran karena mengkolaborasikam online dan offline lewat buku.

2. 20x live class zoom materi dan bahas soal CPNS

Dilakukan setiap hari senin-jumat pukul 19.00 – 20.00 WIB dimana link zoom tersedia di aplikasi jadiasn menu live class

3. 5 Paket simulasi CPNS

Simulasi yang disesuaikan dengan ujian aslinya dari jumlah soalnya, waktu pengerjaannya, kisi-kisi materi sesuai dengan pemerintah dengan fitur sebagai berikut :
 ✅Terdapat Analisis peluang kelolosan dengan nilai ambang batas
 ✅Terdapat Analisis Kecepatan jawab soal
 ✅Terdapat Analisis salah dan benar
 ✅Bisa diakses via laptop/PC lewat web
 ✅Grafik perkembangan skor simulasi
 ✅Ranking nasional, provinsi, kabupaten
 ✅Pembahasan teks bisa didownload dan diprint
 ✅Simulasi berwaktu sesuai format Ujian Tesnya
 ✅Skor keluar real time
 ✅Soal bisa didownload dan diprint
 ✅Video pembahasan dan teks pembahasan
 ✅Zoom out/ in tampilan soal

4. 20 Paket Latihan soal CPNS

Fitur untuk berlatih soal-soal CPNS dengan sistem 10 soal 10 menit yang memiliki fitur yang sama dengan fitur simulasi CPNS

✅buku cpns 2023 2024
✅buku cpns terlengkap 2024
✅buku cpns 2022 recommended
✅buku cpns terupdate 2024
✅buku cpns bumn 2024
✅buku cpns kemenkumham
✅buku cpns perawat 2024
✅buku cpns kemenkumham 2024
✅buku cpns kejaksaan 2024

Pendapatmu sangat berarti bagi kami! Klik link berikut untuk memberikan feedback dan bantu kami menjadi lebih baik lagi https://bit.ly/FeedbackArtikelJadiASN

>

Bagikan :

Artikel CPNS Lainnya :

Yuk, Susun Strategi Belajarmu

Dapatkan arahan belajar sesuai target CPNS yang ingin kamu tuju.

Journey JadiASN - Gratis!

Coba gratis Journey JadiASN untuk strategi lolos SKD CPNS 2026 yang telah disesuaikan dengan kebutuhan pejuang CPNS

Mulai Perjalanan Belajar CPNS-mu Sekarang