Jurusan CPNS Polri yang Jarang Dilirik Ternyata Peluangnya Gede!

Jurusan CPNS Polri

Jurusan CPNS Polri – adalah salah satu topik paling krusial buat kamu yang lagi mantap mau jadi ASN di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia. Di tengah hype seleksi CPNS/CASN yang makin ketat, banyak pelamar cuma fokus ke “formasi mana yang sepi pelamar” tanpa sadar bahwa kunci utamanya justru ada di kecocokan jurusan, jenis formasi (CPNS Polri vs SIPSS), dan kelengkapan administrasi. Di sinilah banyak orang kecele: sudah belajar mati-matian buat SKD dan SKB, tapi gugur duluan cuma karena salah baca ketentuan jurusan cpns polri atau salah upload dokumen.

Sementara itu, Polri sendiri lagi serius banget memperkuat sisi digital, intelijen, forensik, dan manajemen modern. Artinya, kebutuhan jurusan-jurusan spesifik makin terbuka lebar, terutama lewat jalur SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana) dan formasi CPNS Polri untuk ASN sipil. Kalau kamu bisa baca pola jurusan cpns polri dengan benar, kamu bukan cuma ikut arus, tapi bisa “nyalip dari jalur dalam” dengan memilih formasi yang pas, peluang lebih besar, dan kompetisi yang relatif lebih rasional.

Di artikel ini, kita bedah tuntas jurusan cpns polri dari dua sisi:

  • Jalur SIPSS (jadi Perwira Pertama Polri dari lulusan sipil)
  • Jalur CPNS Polri (ASN sipil di lingkungan Polri)

Lalu, kita sambungkan dengan strategi milih formasi, jebakan administrasi, sampai cara nyusun taktik belajar biar kamu bukan cuma lolos administrasi, tapi juga aman di perangkingan akhir.

Memahami Dulu: Bedanya CPNS Polri, ASN Polri, dan SIPSS

Jurusan CPNS Polri

Sebelum ngomong jauh soal jurusan cpns polri, kamu wajib paham dulu “medan tempur”-nya. Banyak pelamar gagal bukan karena bodoh, tapi karena salah paham jalur.

1. CPNS Polri = ASN Sipil di Lingkungan Polri

Pertama, CPNS Polri itu bukan anggota polisi berseragam yang kamu lihat patroli di jalan. CPNS Polri adalah Calon Pegawai Negeri Sipil yang bekerja di instansi Polri sebagai ASN (sipil). Tugasnya lebih ke administratif, teknis, analis, keuangan, IT, SDM, dan sebagainya. Mereka tetap di bawah struktur Polri, tapi statusnya PNS/ASN, bukan anggota Polri yang dididik di SPN/AKPOL.

Mereka ikut seleksi nasional CPNS lewat portal BKN, bersaing dengan pelamar lain, dan formasinya dibuka sesuai kebutuhan unit-unit di Polri. Nah, di sinilah jurusan cpns polri berperan: setiap formasi punya syarat jurusan tertentu, misalnya S1 Akuntansi, S1 Hukum, S1 Sistem Informasi, dan lain-lain (bisa berubah tiap tahun).

Baca juga: Cara Agar Lolos CPNS 2026 Tanpa Ordal tapi Selevel Ordal!

2. SIPSS = Jalur Perwira Pertama Polri dari Lulusan Sipil

Berbeda dengan CPNS Polri, SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana) adalah jalur khusus untuk lulusan S1/D-IV/S2 tertentu yang ingin menjadi Perwira Pertama Polri (pangkat Inspektur Polisi Dua/IPDA). Ini bukan ASN sipil, tapi anggota Polri penuh, dengan pendidikan pembentukan di lembaga pendidikan Polri.

Nah, pengumuman SIPSS T.A. 2025 sangat penting buat kamu yang lagi riset jurusan cpns polri, karena dari situ kelihatan jurusan apa saja yang lagi “diincar” Polri untuk memperkuat organisasi. Jurusan-jurusan ini biasanya menggambarkan arah pengembangan Polri: digital, forensik, psikologi, hukum, komunikasi, dan sebagainya.

3. Kenapa Kamu Harus Paham Dua-duanya?

  • Kalau kamu masih kuliah atau baru lulus, kamu bisa memetakan peluang:

    “Jurusan aku lebih cocok ke SIPSS atau ke CPNS Polri (ASN)?”
  • Kalau kamu sudah kerja, kamu bisa merancang jalur karier:

    “Mending ngejar SIPSS (jadi perwira) atau CPNS Polri (ASN sipil) dulu?”
  • Dan yang paling penting, kamu bisa menghindari kesalahan fatal:

    Salah baca syarat jurusan cpns polri, daftar ke formasi yang nggak sesuai, lalu gugur di verifikasi berkas.

Bedah Jurusan SIPSS 2025: Pola Kebutuhan Polri yang Sering Diabaikan

Sekarang kita masuk ke “dapur” utama: daftar jurusan yang dibuka di SIPSS T.A. 2025. Walaupun ini jalur perwira, pola jurusan di sini bisa kamu pakai sebagai kompas untuk membaca tren jurusan cpns polri secara umum.

Jurusan S2: Polri Lagi Serius di Hukum, Psikologi, dan Siber

Berdasarkan pengumuman resmi SIPSS T.A. 2025, beberapa jurusan S2 yang dibuka antara lain:

  • Psikologi (Profesi)
  • Hukum Pidana
  • Hukum Tata Negara
  • Hukum Administrasi Negara
  • Kriminologi
  • Ilmu Komunikasi
  • Desain Komunikasi Visual
  • Rekayasa Kriptografi
  • Rekayasa Pertahanan Siber
  • Keamanan Siber
  • Forensik Digital

Kalau kamu perhatikan, ada tiga klaster besar:

  1. Klaster Hukum & Kriminologi
    Hukum Pidana, Hukum Tata Negara, Hukum Administrasi Negara, Kriminologi.
    Ini menunjukkan Polri butuh SDM yang kuat di aspek penegakan hukum, tata kelola negara, dan analisis kejahatan.
  2. Klaster Psikologi & Komunikasi
    Psikologi Profesi, Ilmu Komunikasi, Desain Komunikasi Visual.
    Ini penting untuk rekrutmen, asesmen SDM, negosiasi, komunikasi publik, hingga kontra-propaganda.
  3. Klaster Siber & Forensik Digital
    Rekayasa Kriptografi, Rekayasa Pertahanan Siber, Keamanan Siber, Forensik Digital.
    Ini sinyal keras bahwa Polri sedang menguatkan lini cyber crime, keamanan data, dan intelijen digital.

Buat kamu yang lagi mikir jurusan cpns polri, pola ini artinya apa?
Artinya, jurusan-jurusan yang punya irisan dengan hukum, psikologi, komunikasi, dan siber punya peluang lebih besar untuk dibutuhkan, baik di jalur SIPSS maupun formasi CPNS Polri (ASN) ke depan.

Jurusan S1: Dari Intelijen sampai Sains Data

Untuk jenjang S1, pengumuman SIPSS 2025 membuka formasi untuk:

  • Agen Inteligen (STIN)
  • Keamanan Siber
  • Kriptografi (Politeknik Siber dan Sandi Negara)
  • Kedokteran Umum (Profesi)
  • Psikologi (Profesi)
  • Akuntansi Keuangan dan Pajak (dengan Sertifikat Auditor)
  • Kimia (Murni)
  • Biologi (Murni)
  • Fisika (Murni)
  • Sains Data
  • Sistem Informasi
  • Teknik Informatika
  • Teknik Penerbangan
  • Ilmu Komunikasi
  • Desain Komunikasi Visual
  • Kriminologi

Plus jurusan lain yang setara:

  • D-IV/S-1 Teknik Elektro (Telekomunikasi)

Lagi-lagi, kalau kamu kelompokkan, kelihatan banget arah kebijakan:

  1. Intelijen & Keamanan Informasi
    Agen Inteligen (STIN), Keamanan Siber, Kriptografi, Teknik Elektro (Telekomunikasi).
    Ini cocok buat kamu yang tertarik dunia intel, enkripsi, jaringan, dan pengamanan informasi.
  2. Kesehatan & Psikologi
    Kedokteran Umum (Profesi), Psikologi (Profesi).
    Polri butuh dokter dan psikolog internal untuk anggota dan operasional.
  3. Sains Murni & Forensik
    Kimia, Biologi, Fisika.
    Sangat relevan untuk laboratorium forensik, analisis barang bukti, dan investigasi ilmiah.
  4. Data & Teknologi Informasi
    Sains Data, Sistem Informasi, Teknik Informatika.
    Ini sejalan dengan tren big data, analitik kejahatan, dan sistem informasi kepolisian.
  5. Komunikasi & Desain
    Ilmu Komunikasi, Desain Komunikasi Visual.
    Untuk humas, pengelolaan media, kampanye publik, dan perang narasi di ruang digital.
  6. Hukum & Kriminologi
    Kriminologi.
    Untuk analisis pola kejahatan, kebijakan kriminal, dan strategi penanggulangan.

Kalau kamu sekarang lagi bingung, “Jurusan aku bisa nggak sih ke jurusan cpns polri?”
Maka, lihat dulu: apakah jurusanmu punya irisan dengan klaster-klaster di atas? Kalau iya, peluangmu untuk menemukan formasi yang cocok di CPNS Polri atau SIPSS jauh lebih besar.

Jurusan CPNS Polri (ASN): Cara Baca Formasi Biar Nggak Salah Jalur

Sekarang kita geser ke jalur CPNS Polri sebagai ASN sipil. Di sini, jurusan cpns polri akan muncul dalam bentuk syarat kualifikasi pendidikan di portal SSCASN BKN.

1. Cara Kerja Sistem Jurusan di Portal BKN

Saat pendaftaran CPNS dibuka, kamu akan:

  1. Membuat akun di portal BKN.
  2. Memilih instansi (misalnya: Kepolisian Negara Republik Indonesia).
  3. Melihat daftar formasi yang tersedia.
  4. Setiap formasi akan mencantumkan:
    • Nama jabatan (misalnya: Analis SDM Aparatur, Pranata Komputer, Analis Keuangan, dll.).
    • Kualifikasi pendidikan (misalnya: S1 Hukum, S1 Akuntansi, S1 Sistem Informasi, D-III Administrasi, dll.).
    • Lokasi penempatan (pusat/daerah).

Nah, di sinilah jurusan cpns polri jadi penentu hidup-mati lamaranmu. Kalau jurusanmu tidak persis atau tidak ekuivalen dengan yang diminta, besar kemungkinan kamu gugur di seleksi administrasi.

2. Contoh Pola Jurusan di Formasi CPNS Polri

Berdasarkan pola umum seleksi CPNS (termasuk referensi lama CPNS Polri), formasi yang sering muncul biasanya terkait:

  • S1 Ekonomi/Akuntansi → untuk jabatan keuangan, perbendaharaan, auditor internal.
  • S1 Hukum → untuk jabatan analis hukum, peraturan, dan bantuan hukum.
  • S1/D-III Komputer/IT → untuk jabatan pranata komputer, pengelola sistem informasi.
  • S1 Administrasi Negara/Publik → untuk jabatan analis kebijakan, administrasi umum.

Penting: formasi dan jurusan cpns polri bisa berubah tiap tahun sesuai kebutuhan. Jadi, jangan cuma mengandalkan info tahun lalu; kamu harus cek pengumuman resmi saat seleksi dibuka.

3. Jebakan Administrasi yang Sering Menggugurkan Pelamar

Ini bagian “ordal” yang sering diabaikan:

  1. Nama jurusan di ijazah tidak persis sama dengan yang diminta
    Misalnya, formasi minta “S1 Akuntansi”, tapi di ijazah tertulis “S1 Akuntansi Syariah”.
    • Kadang diterima, kadang tidak, tergantung panitia dan aturan detail.
    • Kalau pengumuman menyebut “dan/atau yang setara”, kamu masih punya peluang.
    • Kalau pengumuman sangat spesifik, jangan nekat.
  2. IPK tidak memenuhi syarat minimal
    Untuk CPNS Polri, syarat umum IPK (mengacu pada ketentuan yang pernah diterapkan):

    • S2/S1 Profesi: minimal 2,30

    • S1/D-IV: minimal 2,50

    • D-III: minimal 2,75


    Banyak yang gugur karena IPK-nya pas-pasan tapi tetap maksa daftar.


  3. Ijazah belum dilegalisir sesuai ketentuan
    Pengumuman mensyaratkan ijazah dilegalisir dan merupakan bukti lulus Ujian Negara.
    • Legalitas ini bukan formalitas; kalau kamu upload ijazah tanpa legalisir yang sah, bisa langsung gugur.
  4. Salah alamat surat lamaran
    Untuk CPNS Polri, surat lamaran biasanya ditujukan ke:

    Kapolri u.p. Asisten Sumber Daya Manusia


    Bahkan warna amplop pun diatur:



    • Hijau untuk S2/S1 Profesi

    • Kuning untuk S1/D-IV


    Hal-hal sepele seperti ini sering jadi “filter awal” yang menggugurkan ribuan pelamar yang tidak teliti.


  5. Tidak membaca detail pengumuman sampai tuntas
    Banyak pelamar cuma baca bagian “formasi” dan “jurusan cpns polri” tanpa baca lampiran teknis. Padahal, di situlah sering ada syarat tambahan: sertifikat tertentu, pengalaman kerja, atau batas usia khusus.

Kalau kamu bisa lolos dari jebakan administrasi ini, kamu sudah mengeliminasi sebagian besar pesaing bahkan sebelum SKD dimulai.

Strategi Memilih Jurusan & Formasi: Pusat vs Daerah, SIPSS vs CPNS Polri

Sekarang kita masuk ke bagian yang paling “daging”: gimana cara memanfaatkan info jurusan cpns polri untuk menyusun strategi pendaftaran?

1. Pusat vs Daerah: Jangan Cuma Ikut Arus

Banyak pelamar CPNS Polri berebut formasi di pusat (Mabes Polri) karena dianggap lebih “prestise”. Padahal:

  • Formasi pusat biasanya lebih ketat karena peminatnya tinggi.
  • Formasi daerah (Polda/Polres tertentu) kadang punya rasio pelamar lebih rendah, tapi tetap jarang dilirik.

Kalau jurusanmu termasuk yang banyak saingan (misalnya S1 Hukum, S1 Akuntansi), kamu bisa:

  • Pertimbangkan formasi di daerah yang lokasinya tidak terlalu “populer”.
  • Jangan cuma lihat kota besar; cek juga Polda/Polres di wilayah yang jarang jadi incaran.

Dengan jurusan cpns polri yang tepat dan pilihan lokasi yang strategis, peluangmu bisa naik signifikan tanpa harus mengorbankan kualitas.

2. SIPSS vs CPNS Polri: Mana yang Lebih Cocok Buat Kamu?

Gunakan pertanyaan ini sebagai filter:

  • Kamu ingin jadi anggota Polri (perwira) dengan pendidikan pembentukan dan penugasan lapangan?

    → Fokus ke SIPSS, cek apakah jurusanmu termasuk dalam daftar S1/S2 yang dibuka.
  • Kamu ingin jadi ASN sipil dengan tugas administratif/teknis, tapi tetap di lingkungan Polri?

    → Fokus ke CPNS Polri (ASN), cek formasi di portal BKN dan sesuaikan dengan jurusanmu.

Keduanya sama-sama butuh ketelitian membaca jurusan cpns polri, tapi jalur karier dan gaya hidupnya berbeda. Jangan sampai kamu daftar SIPSS padahal kamu tidak siap dengan konsekuensi jadi anggota Polri penuh (disiplin, penugasan, dan sebagainya).

3. Manfaatkan Jurusan Spesifik yang Jarang Dilirik

Beberapa jurusan di daftar SIPSS 2025 sebenarnya “emas” kalau kamu bisa memanfaatkannya:

  • Sains Data
  • Rekayasa Kriptografi
  • Rekayasa Pertahanan Siber
  • Forensik Digital
  • Teknik Penerbangan
  • Kimia/Biologi/Fisika murni

Jurusan-jurusan ini tidak sebanyak Hukum atau Akuntansi dari sisi jumlah lulusan, tapi kebutuhan Polri terhadap keahlian ini sedang naik. Artinya, kalau kamu punya salah satu jurusan ini, kamu bisa:

  • Punya peluang lebih besar di SIPSS.
  • Punya posisi tawar yang kuat kalau nanti ada formasi CPNS Polri yang butuh spesialis IT, siber, atau forensik.

Di titik ini, kalau kamu merasa butuh bimbingan lebih terstruktur buat nyusun strategi dan belajar SKD/SKB, kamu bisa mulai mempertimbangkan ikut bimbingan belajar online dan tryout khusus CPNS/ASN yang fokus ke Polri, supaya persiapanmu lebih terarah dan nggak trial-and-error terus.

Persyaratan Umum & Alur Seleksi: Jangan Kalah Sebelum Bertanding

Selain jurusan cpns polri, kamu juga wajib paham persyaratan umum dan alur seleksi, supaya bisa mengukur kesiapanmu secara realistis.

1. Persyaratan Umum CPNS Polri

Mengacu pada ketentuan yang pernah diterapkan untuk CPNS Polri, syarat umum biasanya mencakup:

  • Warga Negara Indonesia.
  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Usia minimal 18 tahun pada saat melamar.
  • Sehat jasmani dan rohani.
  • IPK minimal:
    • S2/S1 Profesi: 2,30
    • S1/D-IV: 2,50
    • D-III: 2,75

Ijazah harus dilegalisir dan merupakan bukti lulus Ujian Negara. Surat lamaran ditujukan kepada Kapolri u.p. Asisten Sumber Daya Manusia, dengan ketentuan warna amplop sesuai jenjang pendidikan.

Untuk SIPSS, selain syarat umum di atas, ada tambahan:

  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.
  • Lulus pendidikan pembentukan SIPSS dan siap menjalani tugas sebagai Perwira Pertama Polri.

2. Tahapan Seleksi: SKD & SKB

Seleksi CPNS Polri mengikuti pola nasional:

  1. Seleksi Administrasi
    Verifikasi dokumen, termasuk kecocokan jurusan cpns polri dengan formasi.
    Di sinilah banyak pelamar gugur karena salah jurusan, salah upload, atau IPK tidak memenuhi.
  2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

    • Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

    • Tes Intelegensi Umum (TIU)

    • Tes Karakteristik Pribadi (TKP)


    SKD ini biasanya punya passing grade minimal per komponen. Walaupun angka spesifik tiap tahun bisa berubah, prinsipnya: kamu harus lolos ambang batas dan bersaing di perankingan.


  3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)

    • Bobot SKB biasanya lebih besar, sekitar 60% dari total nilai akhir.

    • Bentuknya bisa tes tertulis, wawancara, praktik, atau tes lain sesuai jabatan.

    Untuk CPNS Polri, SKB akan sangat terkait dengan jabatan dan jurusan cpns polri yang kamu pilih. Misalnya:

    • Kalau kamu daftar formasi pranata komputer, SKB bisa berisi soal-soal teknis IT.
    • Kalau kamu daftar analis hukum, SKB bisa berisi kasus-kasus hukum dan regulasi.

Taktik Belajar & Manajemen Risiko: Biar Nggak Cuma “Coba Peruntungan”

Jurusan CPNS Polri

Sekarang, setelah kamu paham medan (jurusan cpns polri, jalur SIPSS vs CPNS, pusat vs daerah, dan alur seleksi), saatnya ngomongin taktik belajar.

1. Jangan Asal Gas: Peta Dulu Kekuatan & Kelemahan

Sebelum kamu tenggelam di buku dan soal, lakukan ini:

  • Cek lagi: jurusanmu cocok untuk formasi apa saja di CPNS Polri dan/atau SIPSS?
  • Tentukan 1–2 jalur utama (misalnya: CPNS Polri ASN + SIPSS, atau CPNS Polri + instansi lain).
  • Lakukan tryout awal untuk mengukur:
    • Skor TWK, TIU, TKP.
    • Bagian mana yang paling lemah.

Dengan begitu, kamu bisa menyusun strategi belajar yang spesifik, bukan sekadar “belajar semua”.

2. Fokus ke SKD Dulu, Tapi Jangan Lupa SKB

Karena SKD adalah gerbang awal, kamu harus:

  • Pahami pola soal TWK, TIU, TKP.
  • Latihan rutin dengan simulasi CAT.
  • Targetkan skor di atas passing grade nasional, bukan sekadar “pas”.

Setelah kamu mulai stabil di SKD, baru kamu:

  • Pelajari materi teknis sesuai jurusan cpns polri dan jabatan yang kamu incar.
  • Misalnya:
    • S1 Hukum → KUHP, KUHAP, hukum administrasi, hukum tata negara.
    • S1 Akuntansi → laporan keuangan, audit, perpajakan dasar.
    • IT → jaringan, basis data, pemrograman dasar, keamanan informasi.

3. Manajemen Waktu & Mental

Seleksi CPNS/ASN, termasuk CPNS Polri, itu maraton, bukan sprint. Jadi:

  • Buat jadwal belajar yang realistis (misalnya 2–3 jam per hari, intensif di akhir pekan).
  • Sisipkan waktu istirahat dan aktivitas yang bikin kamu tetap waras.
  • Jangan bandingkan progresmu dengan orang lain; bandingkan dengan dirimu sendiri minggu lalu.
Baca juga: Tips Belajar CPNS 2026 untuk yang sudah gagal berkali-kali tapi belum mau menyerah!

Kalau kamu merasa sering kehabisan arah saat belajar, ikut bimbingan belajar online dan tryout berkala bisa jadi “GPS” yang bantu kamu tetap di jalur, apalagi kalau ada kelas khusus yang membahas formasi Polri dan jurusan cpns polri secara spesifik.

Pada akhirnya, jurusan cpns polri bukan cuma soal “nama jurusan di ijazah”, tapi soal bagaimana kamu membaca kebutuhan Polri, memilih jalur yang tepat (SIPSS vs CPNS ASN), menghindari jebakan administrasi, dan menyiapkan diri secara matang untuk SKD dan SKB. Jangan biarkan hal-hal teknis yang sebenarnya bisa kamu antisipasi justru jadi alasan kamu gagal lagi tahun ini.

Kalau kamu sudah baca sampai sini, itu artinya kamu jauh lebih siap dibanding banyak pelamar lain yang cuma ikut-ikutan daftar tanpa strategi. Tugasmu sekarang: petakan jurusanmu, cocokkan dengan formasi yang mungkin dibuka, susun rencana belajar, dan disiplin mengeksekusinya. Ingat, setiap tahun formasi berubah, tapi satu hal yang tetap: peluang selalu ada untuk mereka yang paling siap.

Jangan tunggu pengumuman resmi baru mulai panik belajar. Mulai dari sekarang, asah kemampuanmu, perkuat mentalmu, dan jadikan percobaan kali ini sebagai percobaan terakhir yang berujung manis: NIP di tangan, nama kamu resmi tercatat sebagai bagian dari Polri—entah sebagai ASN sipil atau Perwira lulusan SIPSS. Kamu tidak sendirian; selama kamu mau belajar dan bergerak, peluang itu nyata.

Sumber Referensi

  • PENERIMAAN.POLRI.GO.ID – PENGUMUMAN PENERIMAAN SIPSS T.A. 2025
  • POLRES.LAMONGANKAB.GO.ID – PENGUMUMAN CPNS POLRI
  • ID.SCRIBD.COM – pengumuman cpns polri
  • BEO.CO.ID – Mengenal CPNS: Pengertian, Proses Seleksi, dan Ketentuannya
  • JADIASN.ID – jurusan-cpns-polri
  • LPDP.KEMENKEU.GO.ID – Beasiswa PNS, TNI, dan POLRI 2025

Program Value Jadi ASN 2026

“Value Tanpa Batas, Kerjakan Sampai Tuntas, Dijamin Hasil Puas”

Salinan dari Slider_JadiASN
previous arrow
next arrow

📋 Cara Membeli dengan Mudah:

  1. Unduh Aplikasi JadiASN: Temukan aplikasi JadiASN di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui Website App.
  2. Masuk ke Akun Anda: Login ke akun JadiASN Anda melalui aplikasi atau situs web.
  3. Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
  4. Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BELAJARCPNS” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
  5. Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES128”, masukkan untuk diskon tambahan.
  6. Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
  7. Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.

Ayoo Download Aplikasi JadiAsn karena banyak sekali yang bisa kamu dapatkan agar kalian CEPAT TERLATIH dengan Soal CPNS 2026!!!

  • Dapatkan ribuan soal CPNS dengan pembahasan yang mudah dipahami, berupa video dan teks
  • Live Class Gratis (Berlajar Bareng lewat Zoom)
  • Materi-materi CPNS terupdate
  • Ratusan Latsol CPNS terupdate
  • Puluhan paket Simulasi CPNS terupdate
  • dan masih banyak lagi yang lainnya

Cocok banget untuk yang ingin jadi PNS, Berlatih dengan cepat hanya pakai buku-buku CPNS 2026 Terpercaya

BUKU CPNS 2026
BUKU CPNS 2026

📋 Keuntungan Buku CPNS 2026

  1. Tersedia ribuan soal Tes CPNS (sudah sesuai sistem terbaru)
  2. ✅Materi materi SKD sudah sesuai FR CPNS
  3. ✅Tersedia Video pembahasan tiap soalnya

Selain ini Kalian akan mendapatkan Keuntungan

1. Program Premium Gratis selama 7 Hari

Kamu bisa mengakses premium di Aplikasi JadiASN secara gratis selama 7 hari pastinya akan membantu kamu memaksimalkan sistem pembelajaran karena mengkolaborasikam online dan offline lewat buku.

2. 20x live class zoom materi dan bahas soal CPNS

Dilakukan setiap hari senin-jumat pukul 19.00 – 20.00 WIB dimana link zoom tersedia di aplikasi jadiasn menu live class

3. 5 Paket simulasi CPNS

Simulasi yang disesuaikan dengan ujian aslinya dari jumlah soalnya, waktu pengerjaannya, kisi-kisi materi sesuai dengan pemerintah dengan fitur sebagai berikut :
 ✅Terdapat Analisis peluang kelolosan dengan nilai ambang batas
 ✅Terdapat Analisis Kecepatan jawab soal
 ✅Terdapat Analisis salah dan benar
 ✅Bisa diakses via laptop/PC lewat web
 ✅Grafik perkembangan skor simulasi
 ✅Ranking nasional, provinsi, kabupaten
 ✅Pembahasan teks bisa didownload dan diprint
 ✅Simulasi berwaktu sesuai format Ujian Tesnya
 ✅Skor keluar real time
 ✅Soal bisa didownload dan diprint
 ✅Video pembahasan dan teks pembahasan
 ✅Zoom out/ in tampilan soal

4. 20 Paket Latihan soal CPNS

Fitur untuk berlatih soal-soal CPNS dengan sistem 10 soal 10 menit yang memiliki fitur yang sama dengan fitur simulasi CPNS

✅buku cpns 2023 2024
✅buku cpns terlengkap 2024
✅buku cpns 2022 recommended
✅buku cpns terupdate 2024
✅buku cpns bumn 2024
✅buku cpns kemenkumham
✅buku cpns perawat 2024
✅buku cpns kemenkumham 2024
✅buku cpns kejaksaan 2024

Pendapatmu sangat berarti bagi kami! Klik link berikut untuk memberikan feedback dan bantu kami menjadi lebih baik lagi https://bit.ly/FeedbackArtikelJadiASN

More To Explore