Syarat CPNS Kejaksaan 2026 trik lolos yang jarang dibongkar!

Syarat CPNS Kejaksaan 2026

Syarat CPNS Kejaksaan 2026 – adalah salah satu topik paling panas buat kamu yang bercita-cita jadi jaksa atau bekerja di lingkungan Kejaksaan RI. Bukan cuma karena formasinya bergengsi, tapi juga karena persaingannya superketat dan banyak pelamar gugur di hal-hal “sepele” yang sebenarnya bisa diantisipasi sejak jauh hari. Di tengah euforia seleksi CPNS/CASN yang rencananya kembali dibuka pada 2026 (2025-12-28T00:00:00.000+07:00), memahami syarat cpns kejaksaan 2026 secara detail adalah “modal ordal” yang membedakan kamu dari pelamar lain yang hanya baca sekilas pengumuman.

Di artikel ini, kita akan bedah tuntas syarat cpns kejaksaan 2026 dari dua sisi: persyaratan umum CPNS yang berlaku nasional, dan persyaratan khusus Kejaksaan—terutama formasi jaksa yang sering jadi sumber kegagalan massal. Bukan cuma itu, kamu juga akan dapat “bocoran” jebakan administrasi, celah strategi memilih formasi, sampai langkah konkret yang bisa kamu mulai dari sekarang, bahkan sebelum pengumuman resmi keluar.

Memahami “Peta Medan”: Apa Itu syarat cpns kejaksaan 2026 dan Kenapa Berbeda dari Instansi Lain?

Syarat CPNS Kejaksaan 2026

Sebelum ngomong strategi, kamu perlu paham dulu: syarat cpns kejaksaan 2026 itu bukan satu dokumen tunggal, melainkan kombinasi antara:

  • Persyaratan umum CPNS nasional (yang diatur BKN dan berlaku untuk semua instansi pusat/daerah).
  • Persyaratan khusus instansi Kejaksaan RI, terutama untuk jabatan jaksa dan jabatan teknis lain di lingkungan Kejaksaan.

Artinya, kalau kamu melamar ke Kejaksaan, kamu harus lulus “dua gerbang” sekaligus: gerbang nasional (aturan CPNS umum) dan gerbang instansi (aturan spesifik Kejaksaan). Banyak pelamar hanya fokus ke satu sisi, misalnya sudah yakin memenuhi IPK dan usia, tapi lupa cek akreditasi prodi, atau tidak sadar ada syarat tidak bertato, tidak buta warna, atau ketentuan status pernikahan untuk formasi jaksa muda.

Di sisi lain, karena syarat cpns kejaksaan 2026 mengacu pada pola rekrutmen tahun-tahun sebelumnya, ada beberapa angka yang sering muncul (misalnya IPK minimal 3,00, usia maksimal jaksa 27 tahun, TOEFL minimal 450), tapi ini semua baru final kalau sudah tertulis di pengumuman resmi Kejaksaan RI dan SSCASN BKN. Tugas kamu sekarang adalah: gunakan info ini sebagai “target latihan”, supaya ketika pengumuman resmi keluar, kamu sudah siap, bukan baru mulai panik.

Syarat Umum CPNS yang Wajib Dipenuhi Semua Pelamar Kejaksaan

Mari kita mulai dari fondasi: persyaratan umum CPNS yang hampir pasti akan muncul lagi di pengumuman 2026, termasuk untuk Kejaksaan. Ini adalah bagian dari syarat cpns kejaksaan 2026 yang sering dianggap “standar”, tapi justru di sinilah banyak pelamar gugur karena kurang teliti.

1. Kewarganegaraan dan Status Kepegawaian

Kejaksaan adalah instansi pusat, jadi mengikuti aturan nasional:

  • Kamu wajib Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Tidak sedang berstatus:
    • CPNS
    • PNS
    • Prajurit TNI
    • Anggota Polri

Banyak yang menganggap poin ini sepele, tapi setiap tahun selalu ada yang gugur karena:

  • Masih tercatat sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) atau status lain yang bertentangan dengan pengumuman.
  • Tidak jujur mengisi riwayat pekerjaan, lalu ketahuan saat verifikasi.

Kalau kamu sekarang sudah bekerja di instansi pemerintah, dari sekarang pelajari dulu aturan pengunduran diri jika ingin ikut CPNS Kejaksaan 2026, supaya tidak mepet saat pendaftaran.

Baca juga: Formasi CPNS 2026 Lulusan SMA Jangan Sampai Telat Siap-siap!

2. Batas Usia: Umum vs Khusus Jaksa

Dalam konteks syarat cpns kejaksaan 2026, usia adalah filter besar pertama.

  • Batas umum CPNS 2026 (berdasarkan rangkuman berbagai sumber):
    • Minimal: 18 tahun saat mendaftar.
    • Maksimal: 35 tahun untuk sebagian besar formasi.
    • Beberapa jabatan tertentu (misalnya dokter spesialis) bisa punya batas lebih tinggi (misalnya sampai 40 tahun), tapi ini jarang relevan untuk Kejaksaan kecuali ada formasi kesehatan khusus.
  • Batas usia khusus jaksa (berdasarkan pola rekrutmen sebelumnya):
    • Sering disebut: maksimal 27 tahun untuk formasi jaksa (tergantung kebijakan tahun berjalan).

Artinya, kalau kamu menargetkan formasi jaksa di Kejaksaan 2026, kamu harus menganggap angka 27 tahun ini sebagai “alarm merah”. Kalau sekarang kamu sudah mendekati usia tersebut, kamu perlu:

  • Menghitung dengan jujur: pada saat pendaftaran 2026 (cek lagi jadwal resmi nanti), usiamu berapa?
  • Menyiapkan juga opsi formasi lain di Kejaksaan yang mungkin punya batas usia lebih longgar (misalnya analis hukum, pranata, atau jabatan administrasi lain), jika ternyata kamu lewat dari batas usia jaksa.

3. Catatan Hukum dan Integritas

Sebagai instansi penegak hukum, Kejaksaan sangat ketat soal integritas. Dalam syarat cpns kejaksaan 2026, kamu hampir pasti akan menemukan ketentuan:

  • Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap 2 tahun atau lebih.
  • Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai PNS, anggota TNI/Polri, atau pegawai swasta.
  • Tidak terlibat dalam organisasi terlarang (biasanya dirinci di pengumuman resmi).

Ini bukan sekadar formalitas. Di tahap pemberkasan dan seleksi lanjutan, akan ada:

  • Pengecekan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian).
  • Kadang juga klarifikasi tambahan jika ada catatan tertentu.

Kalau kamu punya riwayat hukum, jangan menunggu sampai pendaftaran. Dari sekarang, pahami dulu konsekuensinya dan siapkan dokumen pendukung yang sah jika memang masih memungkinkan.

4. Kesehatan Jasmani, Rohani, dan Bebas Narkoba

Syarat cpns kejaksaan 2026 juga akan menekankan:

  • Sehat jasmani dan rohani sesuai tuntutan jabatan.
  • Tidak terlibat penyalahgunaan narkotika.

Biasanya ini dibuktikan dengan:

  • Surat keterangan sehat dari rumah sakit/puskesmas pemerintah.
  • Tes narkoba di tahap akhir atau saat pemberkasan.

Untuk Kejaksaan, terutama jaksa, kesehatan fisik dan mental sangat krusial karena:

  • Tugas lapangan bisa berat.
  • Tekanan psikologis tinggi (menangani perkara, sidang, dsb.).

Kalau kamu punya kondisi kesehatan tertentu, dari sekarang konsultasikan dengan dokter apakah kondisimu memungkinkan untuk menjalani tugas-tugas tersebut, dan siapkan rekam medis yang rapi.

5. Dokumen Dasar yang Wajib Disiapkan dari Sekarang

Ini bagian yang kelihatannya administratif, tapi justru paling banyak menjatuhkan pelamar. Dalam syarat cpns kejaksaan 2026, kamu hampir pasti diminta menyiapkan:

  • KTP yang masih berlaku.
  • Ijazah dan transkrip nilai yang sudah dilegalisasi.
  • Pas foto terbaru dengan ketentuan warna background tertentu (biasanya merah/biru, cek pengumuman).
  • Surat lamaran sesuai format instansi (seringkali ditulis tangan atau diketik dengan format baku).
  • Sertifikat pendukung, misalnya:
    • Sertifikat TOEFL/IELTS (jika disyaratkan).
    • Sertifikat kompetensi lain sesuai formasi.
  • Bukti akreditasi perguruan tinggi/program studi saat kamu lulus (bisa berupa:
    • Tangkapan layar dari laman BAN-PT/LAM yang dilegalisasi kampus, atau
    • Surat keterangan resmi kampus).
  • Untuk lulusan luar negeri: surat penyetaraan ijazah dari kementerian terkait.

Jebakan klasik:

  • Nama di ijazah dan KTP berbeda (beda satu huruf, beda gelar, atau beda urutan nama).
  • Tanggal lahir tidak konsisten.
  • Ijazah belum dilegalisasi, dan kampus lama prosesnya.

Mulai dari sekarang, cek satu per satu. Kalau ada perbedaan nama, segera urus surat keterangan dari kampus atau catatan sipil, jangan tunggu pengumuman keluar.

Syarat Khusus Jaksa & Jabatan di Kejaksaan: Filter Utama yang Menyisakan “Sedikit tapi Serius”

Di sinilah syarat cpns kejaksaan 2026 mulai terasa “beda level”. Untuk formasi jaksa dan jabatan teknis di Kejaksaan, ada persyaratan khusus yang jauh lebih ketat dibanding instansi lain.

1. Latar Belakang Pendidikan: Wajib S1 Hukum untuk Jaksa

Untuk formasi jaksa, pola yang konsisten dari tahun-tahun sebelumnya:

  • Ijazah minimal S1 Hukum / Ilmu Hukum.
  • Program studi dan perguruan tinggi harus terakreditasi minimal B pada saat kamu lulus (berdasarkan sumber panduan syarat CPNS Kejaksaan).

Kalau kamu:

  • S1 Hukum dari kampus dengan akreditasi B atau lebih: ini jalur utama kamu.
  • Lulusan luar negeri: kamu wajib punya penyetaraan ijazah dari kementerian terkait.

Jebakan yang sering terjadi:

  • Pelamar tidak menyadari bahwa yang dicek bukan hanya akreditasi kampus, tapi juga akreditasi program studi.
  • Ada yang lulus saat prodi masih C, tapi kampus sudah B, lalu mengira aman. Padahal pengumuman biasanya menyebut “akreditasi prodi minimal B pada saat kelulusan”.

Jadi, dari sekarang:

  • Cek di laman BAN-PT/LAM: akreditasi prodi Hukum kamu pada tahun kelulusan berapa.
  • Simpan bukti (screenshot, surat keterangan kampus) untuk diunggah jika diminta.

2. IPK Minimal: Bukan Sekadar “Lulus”

Dalam syarat cpns kejaksaan 2026, IPK hampir pasti jadi filter awal. Dari berbagai panduan:

  • Sering disebut IPK minimal 3,00 (skala 4,00) untuk formasi jaksa.
  • Angka ini bisa berubah, tapi aman kalau kamu menargetkan IPK ≥ 3,00 sebagai standar minimal.

Kalau IPK kamu:

  • ≥ 3,50: kamu punya nilai jual kuat, terutama jika dikombinasikan dengan sertifikat pendukung.
  • 3,00 – 3,49: masih sangat mungkin, tapi kamu harus mengimbangi dengan performa SKD/SKB yang tinggi.
  • < 3,00: kemungkinan besar tidak lolos syarat administrasi untuk jaksa, tapi masih bisa cek formasi lain di Kejaksaan yang mungkin mensyaratkan IPK lebih rendah (tunggu pengumuman resmi).

Strategi praktis:

  • Kalau kamu masih kuliah atau belum wisuda: maksimalkan semester tersisa untuk mengangkat IPK.
  • Kalau sudah lulus: fokus ke penguatan nilai di SKD dan SKB, karena IPK sudah tidak bisa diubah.

3. Usia Khusus Jaksa dan Ketentuan Status Pernikahan

Ini bagian yang sering bikin kaget pelamar yang tidak membaca pengumuman sampai tuntas. Dalam beberapa rekrutmen jaksa sebelumnya, muncul ketentuan:

  • Usia maksimal 27 tahun untuk pelamar jaksa.
  • Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah sampai diangkat sebagai PNS (terutama untuk jaksa muda).

Walaupun syarat cpns kejaksaan 2026 belum resmi diumumkan, kamu harus mengantisipasi bahwa pola ini bisa muncul lagi.

Artinya:

  • Kalau kamu sudah menikah, mungkin:
    • Masih bisa melamar formasi lain di Kejaksaan yang tidak mensyaratkan lajang.
    • Tapi bisa tertutup untuk formasi jaksa muda jika syarat “belum menikah” kembali diberlakukan.
  • Kalau kamu belum menikah dan menargetkan jaksa:
    • Pertimbangkan rencana pribadi (menikah, dll.) dengan realistis, karena bisa berbenturan dengan syarat ini.

Ini bukan soal “pilih karier atau menikah”, tapi soal perencanaan. Dengan tahu syarat cpns kejaksaan 2026 dari sekarang, kamu bisa mengatur prioritas hidup dengan lebih sadar.

4. Syarat Fisik dan Penampilan: Tidak Bertato, Tidak Bertindik (Laki-Laki), dan Postur

Sebagai penegak hukum yang tampil di depan publik, Kejaksaan punya standar penampilan tertentu. Dalam panduan syarat CPNS Kejaksaan sebelumnya, sering muncul ketentuan:

  • Tidak cacat fisik/mental yang mengganggu pelaksanaan tugas.
  • Tidak bertato.
  • Tidak bertindik untuk laki-laki (kecuali alasan medis).
  • Postur tubuh proporsional (tinggi dan berat badan ideal, detail biasanya ada di pengumuman resmi).

Selain itu, ada juga syarat:

  • Tidak buta warna (total maupun parsial) untuk jabatan tertentu, terutama jaksa.

Jebakan:

  • Ada pelamar yang merasa “tato kecil di tempat tertutup” tidak masalah, padahal saat pemeriksaan fisik bisa ketahuan dan berpotensi menggugurkan.
  • Buta warna parsial sering tidak disadari sampai tes kesehatan.

Kalau kamu ragu:

  • Lakukan tes buta warna sederhana di rumah sakit/optik dari sekarang.
  • Kalau punya tato atau tindik, pahami risikonya terhadap kelolosanmu di syarat cpns kejaksaan 2026.

5. Kemampuan Bahasa Inggris: TOEFL/IELTS sebagai Pembeda

Dalam beberapa panduan syarat CPNS Kejaksaan, disebutkan:

  • TOEFL minimal 450 atau IELTS minimal 5 untuk formasi tertentu (terutama jaksa).

Ini bukan selalu wajib untuk semua formasi, tapi:

  • Kalau kamu punya sertifikat TOEFL/IELTS dengan skor bagus, itu bisa jadi nilai plus besar.
  • Kalau pengumuman 2026 mensyaratkan skor minimal, kamu sudah siap.

Strategi:

  • Mulai dari sekarang, ambil kursus singkat atau latihan mandiri TOEFL.
  • Targetkan skor minimal 450 sebagai baseline aman.
  • Simpan sertifikat resmi yang diakui (bukan sekadar tryout online).

Proses Seleksi & Strategi: Dari Daftar sampai Jebakan Administrasi

Syarat CPNS Kejaksaan 2026

Setelah lolos syarat cpns kejaksaan 2026 di tahap administrasi, kamu baru masuk ke “medan tempur” sebenarnya: SKD dan SKB. Banyak pelamar mengira yang penting lulus syarat, padahal permainan sesungguhnya ada di manajemen skor dan strategi formasi.

1. Pendaftaran via SSCASN: Satu Kesalahan Kecil, Gugur Massal

Semua pendaftaran CPNS, termasuk Kejaksaan, dilakukan melalui portal SSCASN BKN. Alurnya:

  1. Buat akun SSCASN (NIK, KK, data pribadi).
  2. Pilih instansi: Kejaksaan RI.
  3. Pilih formasi/jabatan yang sesuai dengan:
    • Pendidikan.
    • Usia.
    • Syarat khusus (IPK, akreditasi, dsb.).
  4. Unggah dokumen sesuai ketentuan ukuran, format, dan jenis file.

Jebakan administrasi yang sering menggugurkan ribuan pelamar:

  • Salah memilih formasi (misalnya prodi tidak sesuai dengan yang disyaratkan).
  • Mengunggah dokumen yang:
    • Buram/tidak terbaca.
    • Terpotong (scan tidak penuh).
    • Salah file (misalnya upload transkrip di kolom ijazah).
  • Tidak membaca detail pengumuman instansi (misalnya Kejaksaan minta surat lamaran dengan format tertentu, tapi kamu pakai format umum).

Di sinilah pentingnya memahami syarat cpns kejaksaan 2026 secara rinci. Bukan cuma tahu “saya memenuhi”, tapi juga tahu bagaimana membuktikannya dengan dokumen yang benar.

2. SKD (Seleksi Kompetensi Dasar): TWK, TIU, TKP sebagai Filter Nasional

Setelah lulus administrasi, kamu ikut SKD dengan sistem CAT BKN, yang terdiri dari:

  • TWK (Tes Wawasan Kebangsaan)
  • TIU (Tes Intelegensia Umum)
  • TKP (Tes Karakteristik Pribadi)

Meskipun fokus bahasan kita adalah syarat cpns kejaksaan 2026, kamu perlu paham bahwa:

  • SKD adalah filter nasional: semua instansi pakai.
  • Ada passing grade minimal per komponen (TWK, TIU, TKP) yang ditetapkan pemerintah.
  • Setelah lulus passing grade, kamu akan diperingkatkan dan diambil maksimal 3 kali jumlah formasi untuk lanjut ke SKB.

Artinya:

  • Kalau formasi jaksa Kejaksaan hanya 100 kursi, maka maksimal 300 orang dengan skor SKD tertinggi yang lanjut ke SKB.
  • Strategi manajemen skor penting: jangan cuma mengejar lulus passing grade, tapi targetkan skor setinggi mungkin, terutama di TIU dan TKP yang sering jadi pembeda.

Contoh ilustratif: misal passing grade (bukan angka resmi 2026):

  • TWK: 65
  • TIU: 80
  • TKP: 166

Kalau kamu hanya mengejar “pas-pasan”, kamu akan kalah dari pelamar yang bisa tembus jauh di atas angka itu. Di perankingan, yang skor total lebih tinggi yang menang.

3. SKB (Seleksi Kompetensi Bidang) Kejaksaan: Uji Hukum, Wawancara, Psikotes, dan Kesehatan

Untuk formasi jaksa dan jabatan teknis di Kejaksaan, SKB biasanya jauh lebih kompleks dibanding instansi lain. Berdasarkan pola sebelumnya, SKB bisa meliputi:

  • Tes kompetensi bidang hukum:
    • Hukum pidana, perdata, acara pidana/perdata.
    • Hukum acara, KUHP, KUHAP.
    • Bisa berupa tes tertulis, studi kasus, atau wawancara teknis.
  • Wawancara:
    • Menggali motivasi, integritas, dan kesiapan mental.
    • Pertanyaan seputar kasus-kasus aktual, etika jaksa, dan pemahaman tugas Kejaksaan.
  • Psikotes:
    • Mengukur stabilitas emosi, kemampuan kerja di bawah tekanan, dan kecocokan kepribadian.
  • Pemeriksaan kesehatan mendalam:
    • Fisik umum.
    • Mata (termasuk buta warna).
    • Tes narkoba.
    • Kadang juga pemeriksaan postur dan kebugaran.
  • Penilaian penampilan/fisik:
    • Tato, tindik, postur, dan kerapian.

Di sinilah banyak pelamar yang awalnya kuat di SKD akhirnya gugur, karena:

  • Tidak punya fondasi hukum yang kuat (untuk jaksa).
  • Tidak siap mental menghadapi wawancara dan psikotes.
  • Mengabaikan syarat fisik yang sudah disebut di awal.

Kalau kamu ingin menyiapkan diri lebih matang menghadapi SKD dan SKB Kejaksaan, ikut bimbingan belajar online dan tryout khusus CPNS/ASN bisa jadi semacam “jalan pintas legal” untuk memahami pola soal dan strategi skor tanpa harus belajar sendirian dari nol.

4. Celah Strategi: Pusat vs Daerah & Formasi Favorit

Kejaksaan RI adalah instansi pusat, dan formasi jaksa biasanya ditempatkan di berbagai Kejaksaan Tinggi/Negeri di daerah. Banyak pelamar:

  • Hanya fokus ke “nama besar Kejaksaan Agung”.
  • Tidak memperhatikan lokasi penempatan dan keketatan formasi.

Strategi yang bisa kamu gunakan ketika pengumuman resmi keluar nanti:

  • Pelajari berapa formasi per wilayah dan bandingkan dengan tren peminat (biasanya kota besar lebih diminati).
  • Pertimbangkan memilih penempatan di daerah yang relatif jauh dari kota besar, yang umumnya memiliki rasio saingan per kursi lebih rendah.

Selain itu, jangan terjebak di “formasi favorit” tanpa hitung peluang. Bila satu formasi hanya menyediakan sedikit kursi tapi peminatnya membludak, kamu bisa mengalihkan fokus ke formasi lain di Kejaksaan yang masih linier dengan latar pendidikanmu namun punya keketatan lebih rendah. Intinya, kamu tetap bekerja di lingkungan Kejaksaan, tapi dengan peluang lolos yang lebih rasional.

5. Tiga Jebakan Administrasi Paling Fatal

  • Akreditasi prodi/kampus:
    • Yang dipakai adalah akreditasi saat tahun kelulusan, bukan akreditasi terbaru.
    • Solusi: cek dan simpan bukti akreditasi sesuai tahun lulus.
  • Perbedaan nama dan data pribadi:
    • Perbedaan ejaan kecil antara KTP dan ijazah bisa jadi masalah saat verifikasi.
    • Solusi: urus surat keterangan perbedaan nama dari kampus atau catatan sipil.
  • Format surat lamaran dan dokumen khusus instansi:
    • Kejaksaan sering memberi format spesifik (misalnya harus ditulis tangan, tinta hitam, dengan susunan kalimat tertentu).
    • Solusi: baca pengumuman Kejaksaan sampai tuntas, jangan hanya bagian ringkasan.

“Ordal” terbaik di seleksi CPNS Kejaksaan bukan kenalan orang dalam, tapi persiapan yang dimulai jauh sebelum orang lain bahkan mencari informasi.

Baca juga: Tes Kesehatan CPNS Apa Saja Biar Nggak Gugur di Ujung Seleksi?!

Pada akhirnya, syarat cpns kejaksaan 2026 bukan dibuat untuk menakut-nakuti, tapi untuk menyaring orang-orang yang benar-benar siap secara akademis, mental, fisik, dan administratif. Kalau kamu membaca sampai bagian ini, itu sudah tanda bahwa kamu lebih serius dibanding mayoritas pelamar lain yang hanya cari info sekilas.

Tugasmu sekarang adalah mengubah pengetahuan ini jadi aksi nyata: cek dokumen, pastikan memenuhi syarat umum dan khusus, susun strategi formasi, dan mulai latihan SKD/SKB secara konsisten. Jangan tunggu pengumuman baru bergerak—jadikan 2026 sebagai tahun di mana kamu bukan cuma “coba daftar”, tapi benar-benar siap bertarung untuk kursi di Kejaksaan.

Sumber Referensi

  • DEALLS.COM – Syarat CPNS Kejaksaan: Lengkap dengan Formasi dan Tips Lolos
  • RAMBAY.ID – CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Jadwal dan Informasi Terbarunya
  • JADIASN.ID – CPNS Jaksa 2026
  • BLOG.AMIKOM.AC.ID – Pendaftaran CPNS 2026: Info Terbaru Formasi dan Persyaratan Resmi
  • IUWASHTANGGUH.OR.ID – CPNS 2026 Kapan Dibuka? Jadwal Resmi, Formasi Fresh Graduate, dan Syarat Lengkap dari BKN
  • MUSIANAPEDIA.PIKIRAN-RAKYAT.COM – Kesempatan Langka Jadi PNS Kejaksaan Agung 2026 Tanpa Kuliah, Ini Caranya

Program Value Jadi ASN 2026

“Value Tanpa Batas, Kerjakan Sampai Tuntas, Dijamin Hasil Puas”

Salinan dari Slider_JadiASN
previous arrow
next arrow

📋 Cara Membeli dengan Mudah:

  1. Unduh Aplikasi JadiASN: Temukan aplikasi JadiASN di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui Website App.
  2. Masuk ke Akun Anda: Login ke akun JadiASN Anda melalui aplikasi atau situs web.
  3. Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
  4. Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BELAJARCPNS” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
  5. Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES128”, masukkan untuk diskon tambahan.
  6. Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
  7. Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.

Ayoo Download Aplikasi JadiAsn karena banyak sekali yang bisa kamu dapatkan agar kalian CEPAT TERLATIH dengan Soal CPNS 2026!!!

  • Dapatkan ribuan soal CPNS dengan pembahasan yang mudah dipahami, berupa video dan teks
  • Live Class Gratis (Berlajar Bareng lewat Zoom)
  • Materi-materi CPNS terupdate
  • Ratusan Latsol CPNS terupdate
  • Puluhan paket Simulasi CPNS terupdate
  • dan masih banyak lagi yang lainnya

Cocok banget untuk yang ingin jadi PNS, Berlatih dengan cepat hanya pakai buku-buku CPNS 2026 Terpercaya

BUKU CPNS 2026
BUKU CPNS 2026

📋 Keuntungan Buku CPNS 2026

  1. Tersedia ribuan soal Tes CPNS (sudah sesuai sistem terbaru)
  2. ✅Materi materi SKD sudah sesuai FR CPNS
  3. ✅Tersedia Video pembahasan tiap soalnya

Selain ini Kalian akan mendapatkan Keuntungan

1. Program Premium Gratis selama 7 Hari

Kamu bisa mengakses premium di Aplikasi JadiASN secara gratis selama 7 hari pastinya akan membantu kamu memaksimalkan sistem pembelajaran karena mengkolaborasikam online dan offline lewat buku.

2. 20x live class zoom materi dan bahas soal CPNS

Dilakukan setiap hari senin-jumat pukul 19.00 – 20.00 WIB dimana link zoom tersedia di aplikasi jadiasn menu live class

3. 5 Paket simulasi CPNS

Simulasi yang disesuaikan dengan ujian aslinya dari jumlah soalnya, waktu pengerjaannya, kisi-kisi materi sesuai dengan pemerintah dengan fitur sebagai berikut :
 ✅Terdapat Analisis peluang kelolosan dengan nilai ambang batas
 ✅Terdapat Analisis Kecepatan jawab soal
 ✅Terdapat Analisis salah dan benar
 ✅Bisa diakses via laptop/PC lewat web
 ✅Grafik perkembangan skor simulasi
 ✅Ranking nasional, provinsi, kabupaten
 ✅Pembahasan teks bisa didownload dan diprint
 ✅Simulasi berwaktu sesuai format Ujian Tesnya
 ✅Skor keluar real time
 ✅Soal bisa didownload dan diprint
 ✅Video pembahasan dan teks pembahasan
 ✅Zoom out/ in tampilan soal

4. 20 Paket Latihan soal CPNS

Fitur untuk berlatih soal-soal CPNS dengan sistem 10 soal 10 menit yang memiliki fitur yang sama dengan fitur simulasi CPNS

✅buku cpns 2023 2024
✅buku cpns terlengkap 2024
✅buku cpns 2022 recommended
✅buku cpns terupdate 2024
✅buku cpns bumn 2024
✅buku cpns kemenkumham
✅buku cpns perawat 2024
✅buku cpns kemenkumham 2024
✅buku cpns kejaksaan 2024

Pendapatmu sangat berarti bagi kami! Klik link berikut untuk memberikan feedback dan bantu kami menjadi lebih baik lagi https://bit.ly/FeedbackArtikelJadiASN

More To Explore