Formasi CPNS Polri – sering disangka cuma soal jadi polisi berseragam di lapangan. Padahal, di balik seragam cokelat itu, ada dunia besar ASN dan jalur rekrutmen yang jauh lebih beragam: mulai dari Bintara, Tamtama, Taruna Akpol, SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana), sampai formasi CPNS dan PPPK (P3K) di lingkungan Polri. Di tengah persaingan seleksi CPNS/CASN yang makin ketat, banyak pelamar hanya fokus ke instansi “favorit” seperti Kemenkeu atau BPK, sementara peluang di Polri justru sering luput dari radar padahal kebutuhan formasinya terus ada dan mekanisme seleksinya jelas lewat portal resmi Penerimaan Polri dan SSCASN.
Di artikel ini, kita akan bedah tuntas formasi cpns polri dan jalur penerimaan lain di Polri dengan gaya “orang dalam”: apa saja jenis formasi yang ada, bagaimana pola seleksinya, di mana biasanya banyak pelamar gugur karena hal sepele, sampai strategi memilih jalur dan instansi yang lebih realistis tapi tetap prestisius. Kalau kamu serius jadi ASN/anggota Polri, ini tipe informasi yang biasanya cuma dibahas di grup-grup kecil, bukan di pengumuman resmi yang bahasanya kaku.
Memahami Peta Besar formasi cpns polri: Bukan Cuma Soal CPNS Murni

Sebelum ngomong strategi, kamu harus paham dulu peta besarnya. Ketika orang mencari info formasi cpns polri, yang sering kebayang cuma “lowongan CPNS di Mabes Polri”. Padahal, struktur rekrutmen di Polri itu terbagi menjadi dua dunia besar:
1. Dunia Kepolisian (Anggota Polri)
Ini jalur untuk menjadi anggota Polri berseragam, dengan pangkat dan pendidikan kepolisian:
- Taruna Akpol (Akademi Kepolisian) – jalur perwira dari lulusan SMA/sederajat.
- SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana) – jalur perwira dari lulusan sarjana.
- Bintara Polri – jalur paling populer untuk lulusan SMA/SMK/D-III (tergantung tahun).
- Tamtama Polri – jalur tamtama, juga umumnya dari SMA/sederajat.
Jalur-jalur ini dikelola langsung oleh Penerimaan Polri melalui portal resmi penerimaan.polri.go.id, dengan pengumuman, kuota, dan persyaratan yang sangat spesifik.
Baca juga: Gaji CPNS Kejaksaan 2026 bikin kaget gaji bisa tembus 17 juta?!
2. Dunia ASN di Lingkungan Polri (CPNS/PPPK/P3K)
Ini jalur untuk menjadi ASN/pegawai sipil yang bekerja di lingkungan Polri: staf administrasi, analis, tenaga kesehatan, tenaga teknis IT, dan lain-lain.
- Rekrutmen lewat SSCASN/BKN (portal nasional CPNS/PPPK).
- Formasi cpns polri untuk jalur ini biasanya muncul di daftar instansi “Kepolisian Negara Republik Indonesia” atau sejenisnya.
- Selain CPNS, ada juga PPPK (P3K) Polri untuk jabatan tertentu, terutama tenaga profesional/khusus.
Kebanyakan pelamar hanya fokus ke CPNS pusat, padahal jalur anggota Polri (Akpol, SIPSS, Bintara, Tamtama) juga sama-sama status aparatur negara, dengan sistem pendidikan dan karier yang jelas. Kalau kamu fleksibel, peluangmu jauh lebih besar karena tidak hanya mengandalkan satu pintu.
Jenis-Jenis formasi cpns polri dan Jalur Rekrutmen Polri: Mana yang Cocok Buat Kamu?
Di bagian ini, kita bedah satu per satu jalur yang sering muncul dalam pembahasan formasi cpns polri, plus “bocoran” karakter tiap jalur supaya kamu bisa pilih yang paling realistis.
1. SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana): Jalur “Fast Track” Perwira dari Sarjana
SIPSS adalah salah satu jalur paling strategis buat kamu yang sudah punya ijazah sarjana dan ingin langsung masuk ke level Perwira Pertama (Inspektur Polisi Dua). Pengumuman resmi SIPSS 2025 yang dirilis di portal Penerimaan Polri menyebutkan:
- Kuota peserta didik SIPSS 2025: 140 orang
Angka ini tercantum dalam dokumen resmi berdasarkan DIPA Polri TA 2025. Artinya, formasi ini bukan “katanya” tapi sudah dianggarkan. - Persyaratan umum yang muncul di pengumuman SIPSS 2025, antara lain:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Usia minimal 18 tahun saat dilantik (ketentuan detail usia maksimal mengacu pada pengumuman resmi tiap tahun).
- Sehat jasmani dan rohani.
- Bebas narkoba.
- Tidak sedang atau pernah dipidana.
- Lulusan perguruan tinggi dengan IPK minimal tertentu (misalnya sekitar 2,50 ke atas, tergantung kebijakan dan program studi).
- Kualifikasi pendidikan:
SIPSS biasanya membuka formasi untuk berbagai program studi (hukum, kedokteran, psikologi, teknik, dan lain-lain). Rinciannya selalu tercantum di lampiran pengumuman resmi.
Kenapa SIPSS penting dalam konteks formasi cpns polri?
Karena banyak sarjana yang hanya mengejar CPNS umum, padahal lewat SIPSS kamu bisa:
- Masuk jalur perwira dengan pendidikan kepolisian terstruktur.
- Mendapatkan status anggota Polri dengan jenjang karier yang jelas.
- Bersaing di “kolam” yang lebih spesifik (sesuai jurusan), bukan di lautan pelamar CPNS umum yang ratusan ribu.
Celah strategi:
Banyak pelamar sarjana tidak mengecek pengumuman SIPSS di penerimaan.polri.go.id dan hanya fokus ke SSCASN. Padahal, kalau jurusanmu termasuk dalam daftar SIPSS, peluangmu bisa lebih besar karena:
– Kuota jelas (contoh: 140 peserta didik untuk 2025).
– Kompetitor lebih tersegmentasi (sesama jurusan tertentu).
– Seleksi tidak hanya mengandalkan tes CAT, tapi juga aspek fisik, psikologi, dan kesehatan—yang artinya bukan cuma “anak bimbel CAT” yang berjaya.
2. Akpol (Taruna Akademi Kepolisian): Jalur Perwira dari SMA/Sederajat
Akpol adalah jalur klasik untuk menjadi perwira Polri dari lulusan SMA/sederajat. Dalam konteks formasi cpns polri, Akpol sering tidak disadari sebagai “pintu awal karier aparatur negara” karena orang mengira CPNS = hanya jalur sipil.
Karakter umum jalur Akpol:
- Sasaran: Lulusan SMA/sederajat (umumnya IPA, tapi cek pengumuman resmi tiap tahun).
- Seleksi: Sangat ketat, multi-tahap (administrasi, akademik, psikologi, kesehatan, jasmani, dan lain-lain).
- Output: Taruna yang akan dididik menjadi perwira Polri.
Buat kamu yang masih SMA atau baru lulus, jangan cuma menunggu formasi cpns polri jalur CPNS di usia 23–25 tahun. Kalau fisik dan akademikmu bagus, Akpol bisa jadi jalur emas yang justru lebih “pasti” karena pola seleksinya jelas dan kuotanya rutin dibuka.
3. Bintara dan Tamtama Polri: Jalur Paling Ramai, Tapi Banyak yang Gugur di Hal Sepele
Bintara dan Tamtama adalah jalur yang paling sering dibicarakan di daerah. Dalam banyak pengumuman, termasuk yang dirangkum oleh beberapa situs pendidikan dan Polres, disebutkan bahwa:
- Bintara Polri:
- Umumnya untuk lulusan SMA/SMK.
- Ada juga Bintara khusus (misalnya TI, kesehatan, dan lain-lain) yang bisa mensyaratkan D-III atau S1.
- Persyaratan umum: WNI, batas usia tertentu (misalnya sekitar 18–22/23 tahun, tergantung tahun), sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, tidak pernah dipidana.
- Tamtama Polri:
- Juga untuk lulusan SMA/sederajat.
- Persyaratan mirip Bintara, tapi level jabatan dan tugas berbeda.
Kaitannya dengan formasi cpns polri, banyak lulusan SMA yang sebenarnya punya peluang besar di jalur Bintara/Tamtama, tapi:
- Terlalu fokus mengejar CPNS instansi lain yang baru bisa diikuti di usia 21–22 tahun.
- Tidak mempersiapkan fisik dan administrasi sejak awal.
- Gugur di hal-hal sepele seperti:
- Salah unggah dokumen.
- Foto tidak sesuai ketentuan.
- Tidak teliti membaca persyaratan tinggi badan, usia, atau nilai rapor/ijazah.
Jebakan administrasi yang sering menggugurkan ribuan pelamar Bintara/Tamtama:
- Nama di ijazah dan KTP tidak konsisten (beda huruf, beda gelar, beda tanda baca).
- Tanggal lahir di dokumen tidak sama (KTP vs ijazah vs akta).
- Surat keterangan bebas narkoba tidak sesuai format atau kedaluwarsa.
- Tidak memperhatikan batas waktu unggah berkas di portal Penerimaan Polri.
Padahal, kalau kamu dari awal sudah niat masuk Polri, menyiapkan dokumen-dokumen ini jauh sebelum pengumuman formasi cpns polri dan rekrutmen Polri dibuka akan membuatmu selangkah di depan.
formasi cpns polri Jalur ASN/CPNS/PPPK: Peluang Besar Buat yang “Kurang Minat” Jadi Polisi Lapangan
Sekarang kita masuk ke yang paling sering dicari: formasi cpns polri jalur ASN/CPNS/PPPK. Ini jalur buat kamu yang ingin bekerja di lingkungan Polri, tapi sebagai pegawai sipil (ASN/PPPK), bukan sebagai anggota Polri berseragam.
1. CPNS Polri: Staf Administrasi, Teknis, dan Kesehatan
Dalam beberapa tahun terakhir, Polri ikut serta dalam seleksi nasional CPNS. Informasi umumnya:
- Pengumuman formasi:
- Muncul di portal SSCASN/BKN ketika seleksi nasional dibuka.
- Dirangkum juga oleh berbagai situs pendidikan dan blog, tapi sumber utama tetap pengumuman resmi instansi dan SSCASN.
- Jenis formasi yang biasanya muncul:
- Tenaga administrasi (analis kepegawaian, pranata komputer, arsiparis, dan lain-lain).
- Tenaga teknis (IT, teknik jaringan, sistem informasi, dan lain-lain).
- Tenaga kesehatan (dokter, perawat, bidan, tenaga laboratorium, dan lain-lain).
- Persyaratan umum (mengacu pola umum CPNS nasional dan ringkasan beberapa pengumuman Polri):
- WNI.
- Usia umumnya 18–35 tahun (cek pengumuman resmi tiap tahun).
- Pendidikan minimal sesuai formasi (SMA/SMK, D-III, D-IV, S1, S2).
- IPK minimal (sering sekitar 2,50 untuk PTN/PTS, tapi angka pastinya tergantung pengumuman).
- Tidak pernah dipidana.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Bebas narkoba.
Celah strategi di formasi cpns polri jalur CPNS:
1. Instansi pusat vs daerah
Banyak pelamar hanya mengejar instansi pusat “bergengsi” dan lupa bahwa:
– Formasi Polri bisa tersebar di Mabes Polri maupun Polda/Polres.
– Formasi di daerah tertentu sering sepi peminat karena lokasinya dianggap “kurang menarik” dan kurang terekspos di media.
– Padahal, secara status ASN dan jenjang karier, kamu tetap di bawah payung Polri.Kalau kamu mau main “cerdik”, jangan cuma cari formasi cpns polri di kota besar. Cek juga Polda di provinsi yang jarang dilirik. Rasio pelamar per formasi bisa jauh lebih rendah.
2. Formasi teknis dan kesehatan
Formasi umum seperti “Analis Kepegawaian” biasanya diserbu. Tapi formasi teknis (IT, sistem informasi, teknik jaringan) dan kesehatan (perawat, bidan, analis lab) sering:
- Lebih spesifik kualifikasi pendidikannya.
- Membutuhkan sertifikat/kompetensi tertentu.
- Akibatnya, jumlah pelamar yang benar-benar memenuhi syarat lebih sedikit.
Kalau latar belakangmu sesuai, formasi cpns polri di jalur teknis/kesehatan bisa jadi “jalur belakang” yang lebih longgar dibanding formasi umum di instansi lain.
3. Jadwal dan tahapan seleksi
Dari beberapa ringkasan jadwal yang beredar, pola umumnya:
- Pendaftaran online (misalnya sekitar Februari–Maret).
- Verifikasi berkas (sekitar Maret).
- Tes Kompetensi Dasar (TKD/SKD) (sekitar Maret).
- Tes Kompetensi Bidang (TKB/SKB) (sekitar April).
- Pengumuman akhir (sekitar April).
Namun, tanggal pasti selalu harus dicek di pengumuman resmi karena jadwal bisa berubah. Banyak pelamar gugur bukan karena nilai jelek, tapi:
- Terlambat unggah dokumen.
- Tidak hadir saat verifikasi berkas.
- Salah membaca jadwal lokasi ujian.
2. PPPK/P3K Polri: Peluang untuk Profesional dan Tenaga Khusus
Selain CPNS, formasi cpns polri juga sering dikaitkan dengan PPPK (P3K) Polri. Jalur ini:
- Ditujukan untuk jabatan tertentu (sering tenaga profesional, teknis, atau fungsional).
- Mekanisme seleksinya mirip CPNS (pendaftaran via SSCASN, SKD/SKB atau seleksi kompetensi PPPK).
- Statusnya pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja, bukan PNS, tapi tetap bagian dari ASN.
Situs-situs seperti jadipppk.id sering merangkum informasi PPPK Polri, tapi sekali lagi, keputusan resmi tetap mengacu pada pengumuman instansi dan SSCASN.
Celah strategi PPPK Polri:
Banyak pelamar “alergi” dengan status PPPK karena menganggap lebih rendah dari PNS. Padahal:
– Untuk beberapa jabatan, PPPK justru lebih fokus ke kompetensi profesional.
– Persaingan bisa lebih longgar karena sebagian pelamar hanya mau CPNS.
– Kalau tujuan utamamu adalah masuk dulu ke lingkungan Polri, PPPK bisa jadi batu loncatan karier yang sangat realistis.
Proses Seleksi formasi cpns polri dan Rekrutmen Polri: Di Mana Biasanya Orang Tumbang?

Sekarang kita gabungkan semua jalur tadi dan lihat pola seleksinya. Baik untuk formasi cpns polri jalur CPNS/PPPK maupun jalur anggota Polri (Akpol, SIPSS, Bintara, Tamtama), ada beberapa tahapan umum:
1. Pengumuman dan Pendaftaran Online
- CPNS/PPPK Polri: lewat portal SSCASN/BKN.
- Akpol, SIPSS, Bintara, Tamtama: lewat portal penerimaan.polri.go.id.
Di tahap ini, jebakan klasik:
- Tidak membaca pengumuman sampai tuntas (hanya baca headline).
- Salah memilih formasi (jurusan tidak sesuai).
- Mengisi data tidak konsisten dengan dokumen.
2. Verifikasi Berkas Administrasi
- Mengunggah dokumen: KTP, ijazah, transkrip, pas foto, surat keterangan sehat, SKCK, dan lain-lain (tergantung jalur).
- Pencetakan kartu ujian atau nomor peserta.
Di sinilah ribuan pelamar formasi cpns polri gugur karena:
- File buram/tidak terbaca.
- Ukuran file tidak sesuai ketentuan.
- Dokumen kurang lengkap (misalnya tidak melampirkan surat bebas narkoba padahal diwajibkan).
3. Tes Kompetensi Dasar (SKD/TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (SKB/TKB) – untuk CPNS/PPPK
- SKD biasanya meliputi:
- TWK (Tes Wawasan Kebangsaan).
- TIU (Tes Intelegensi Umum).
- TKP (Tes Karakteristik Pribadi).
- SKB/seleksi kompetensi bidang: sesuai jabatan (bisa CAT lagi, wawancara, praktek, atau kombinasi).
Untuk formasi cpns polri, banyak pelamar lupa bahwa:
- Lulus passing grade SKD saja tidak cukup; kamu harus bersaing di peringkat 3 kali formasi untuk lanjut ke SKB.
- Instansi dengan formasi sedikit tapi pelamar banyak (misalnya di kota besar) akan sangat ketat.
4. Tes Fisik, Psikologi, dan Kesehatan – untuk Jalur Polri (Akpol, SIPSS, Bintara, Tamtama)
- Tes jasmani (lari, push up, sit up, dan lain-lain).
- Pemeriksaan kesehatan (rikkes).
- Tes psikologi.
- Wawancara dan penelusuran mental kepribadian.
Di sini, pelamar yang hanya mengandalkan nilai akademik tanpa persiapan fisik dan mental biasanya tumbang.
5. Integrasi Nilai dan Pengumuman Kelulusan Akhir
- Nilai SKD + SKB (untuk CPNS/PPPK).
- Nilai gabungan tes akademik, fisik, psikologi, dan kesehatan (untuk jalur Polri).
- Pengumuman kelulusan akhir, lalu pemberkasan dan pelantikan/pendidikan.
Kalau kamu merasa tahap-tahap ini rumit, sebenarnya kamu tidak harus menjalaninya sendirian. Mengikuti bimbingan belajar online dan tryout khusus CPNS/Polri bisa jadi cara paling efisien untuk memetakan kelemahanmu, mengukur skor, dan menyusun strategi lulus di formasi cpns polri yang kamu incar.
Strategi “Ordal” (Tapi Legal) Menghadapi formasi cpns polri: Bukan Titipan, Tapi Informasi
Istilah “ordal” sering dikaitkan dengan titipan. Di sini, kita pakai versi sehatnya: orang dalam = orang yang punya informasi lebih dulu dan lebih lengkap. Kamu bisa jadi “ordal” buat dirimu sendiri kalau menerapkan beberapa strategi ini.
1. Jangan Hanya Mengincar Satu Jalur
Banyak pelamar hanya menunggu formasi cpns polri jalur CPNS, padahal:
- Kalau kamu masih SMA/sederajat dan fisik bagus:
- Pertimbangkan Akpol/Bintara/Tamtama.
- Kalau kamu sarjana:
- Cek apakah jurusanmu masuk dalam SIPSS.
- Siapkan juga untuk CPNS/PPPK Polri.
Dengan begitu, dalam rentang beberapa tahun, kamu tidak hanya mengandalkan satu kali seleksi CPNS nasional, tapi beberapa siklus rekrutmen Polri yang berbeda.
Baca juga: Syarat CPNS Kejaksaan 2026 trik lolos yang jarang dibongkar!
2. Main di “Kolam” yang Lebih Sepi
Saat formasi cpns polri diumumkan:
- Jangan langsung pilih kota besar atau jabatan yang “keren namanya”.
- Cek:
- Lokasi penempatan yang jauh dari kota besar.
- Jabatan teknis/kesehatan yang spesifik.
- Bandingkan:
- Jumlah formasi vs potensi jumlah pelamar (bisa diperkirakan dari tren tahun-tahun sebelumnya dan minat umum).
Semakin spesifik kualifikasi formasi, semakin kecil “kolam” pesaingmu.
3. Kuasai Administrasi Seperti Menguasai Soal SKD
Banyak orang menghabiskan waktu berbulan-bulan belajar soal SKD/SKB, tapi:
- Baru mengurus SKCK, surat sehat, dan dokumen lain ketika pengumuman formasi cpns polri keluar.
- Panik karena antrian panjang, dokumen salah, atau waktu mepet.
Padahal, sebagian besar dokumen:
- Bisa disiapkan jauh-jauh hari (minimal kerangka utamanya).
- Tinggal disesuaikan formatnya ketika pengumuman resmi keluar.
“Ordal” sejati bukan yang punya orang dalam, tapi yang sudah siap berkas ketika orang lain baru mulai fotokopi.
4. Pahami Pola Tes dan Latihan Terarah
Untuk CPNS/PPPK Polri, fokus pada:
- TKP: sering jadi penentu karena bobotnya besar.
- TIU: butuh latihan intensif (logika, numerik, verbal).
- TWK: bisa dipelajari sistematis (UUD, Pancasila, NKRI, sejarah).
Untuk jalur Polri (Akpol, SIPSS, Bintara, Tamtama), jangan cuma latihan akademik, tapi:
- Latihan fisik rutin (lari, push up, sit up).
- Jaga pola makan dan tidur.
- Latihan psikotes (logika, kepribadian, konsentrasi).
Banyak pelamar pintar secara akademik, tapi mengabaikan fisik dan kesehatan. Kalau kamu bisa seimbang, peluangmu otomatis naik.
Pada akhirnya, formasi cpns polri bukan sekadar daftar lowongan di pengumuman resmi. Di balik setiap baris formasi, ada strategi memilih jalur, instansi, lokasi, dan jenis jabatan yang paling cocok dengan profilmu. Semakin kamu paham peta besar Polri mulai dari Akpol, SIPSS, Bintara, Tamtama, sampai CPNS dan PPPK semakin besar peluangmu menemukan “pintu” yang paling realistis dan paling mungkin kamu menangkan. Jangan hanya jadi penonton yang menunggu pengumuman; jadilah “ordal” versi sehat: orang yang selalu satu langkah lebih siap, lebih tahu, dan lebih taktis dalam mengambil keputusan.
Sumber Referensi
- PENERIMAAN.POLRI.GO.ID – PENGUMUMAN PENERIMAAN SIPSS T.A. 2025
- PENERIMAAN.POLRI.GO.ID – Penerimaan Anggota Polri
- JADIASN.ID – Formasi CPNS Polri 2025 Dibuka, Simak Detail Informasinya!
- JADIPPPK.ID – P3K Polri 2025
- IDEZIA.COM – CPNS Kepolisian Negara Republik Indonesia
- POLRES.LAMONGANKAB.GO.ID – Penerimaan Anggota Polri
- SCRIBD.COM – pengumuman cpns polri
Program Value Jadi ASN 2026
“Value Tanpa Batas, Kerjakan Sampai Tuntas, Dijamin Hasil Puas”





📋 Cara Membeli dengan Mudah:
- Unduh Aplikasi JadiASN: Temukan aplikasi JadiASN di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui Website App.
- Masuk ke Akun Anda: Login ke akun JadiASN Anda melalui aplikasi atau situs web.
- Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
- Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BELAJARCPNS” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
- Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES128”, masukkan untuk diskon tambahan.
- Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
- Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.
Ayoo Download Aplikasi JadiAsn karena banyak sekali yang bisa kamu dapatkan agar kalian CEPAT TERLATIH dengan Soal CPNS 2026!!!
- Dapatkan ribuan soal CPNS dengan pembahasan yang mudah dipahami, berupa video dan teks
- Live Class Gratis (Berlajar Bareng lewat Zoom)
- Materi-materi CPNS terupdate
- Ratusan Latsol CPNS terupdate
- Puluhan paket Simulasi CPNS terupdate
- dan masih banyak lagi yang lainnya
Cocok banget untuk yang ingin jadi PNS, Berlatih dengan cepat hanya pakai buku-buku CPNS 2026 Terpercaya

📋 Keuntungan Buku CPNS 2026
- ✅Tersedia ribuan soal Tes CPNS (sudah sesuai sistem terbaru)
- ✅Materi materi SKD sudah sesuai FR CPNS
- ✅Tersedia Video pembahasan tiap soalnya
Selain ini Kalian akan mendapatkan Keuntungan
1. Program Premium Gratis selama 7 Hari
Kamu bisa mengakses premium di Aplikasi JadiASN secara gratis selama 7 hari pastinya akan membantu kamu memaksimalkan sistem pembelajaran karena mengkolaborasikam online dan offline lewat buku.
2. 20x live class zoom materi dan bahas soal CPNS
Dilakukan setiap hari senin-jumat pukul 19.00 – 20.00 WIB dimana link zoom tersedia di aplikasi jadiasn menu live class
3. 5 Paket simulasi CPNS
Simulasi yang disesuaikan dengan ujian aslinya dari jumlah soalnya, waktu pengerjaannya, kisi-kisi materi sesuai dengan pemerintah dengan fitur sebagai berikut :
✅Terdapat Analisis peluang kelolosan dengan nilai ambang batas
✅Terdapat Analisis Kecepatan jawab soal
✅Terdapat Analisis salah dan benar
✅Bisa diakses via laptop/PC lewat web
✅Grafik perkembangan skor simulasi
✅Ranking nasional, provinsi, kabupaten
✅Pembahasan teks bisa didownload dan diprint
✅Simulasi berwaktu sesuai format Ujian Tesnya
✅Skor keluar real time
✅Soal bisa didownload dan diprint
✅Video pembahasan dan teks pembahasan
✅Zoom out/ in tampilan soal
4. 20 Paket Latihan soal CPNS
Fitur untuk berlatih soal-soal CPNS dengan sistem 10 soal 10 menit yang memiliki fitur yang sama dengan fitur simulasi CPNS
✅buku cpns 2023 2024
✅buku cpns terlengkap 2024
✅buku cpns 2022 recommended
✅buku cpns terupdate 2024
✅buku cpns bumn 2024
✅buku cpns kemenkumham
✅buku cpns perawat 2024
✅buku cpns kemenkumham 2024
✅buku cpns kejaksaan 2024
Pendapatmu sangat berarti bagi kami! Klik link berikut untuk memberikan feedback dan bantu kami menjadi lebih baik lagi https://bit.ly/FeedbackArtikelJadiASN

