SKB CPNS Apa Saja? Ini Jenis Tes yang Bisa Muncul Setelah Lolos SKD

skb cpns apa saja

SKB CPNS apa saja? Seleksi Kompetensi Bidang atau SKB merupakan tahap lanjutan bagi peserta CPNS yang berhasil melewati Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan memenuhi ketentuan untuk melanjutkan seleksi. Berbeda dari SKD yang menguji TWK, TIU, dan TKP, materi SKB lebih diarahkan pada kompetensi yang berhubungan dengan jabatan yang dilamar.

Berdasarkan PermenPANRB Nomor 6 Tahun 2024 tentang Pengadaan Pegawai ASN, SKB CPNS dapat dilaksanakan menggunakan CAT BKN dan dapat dilengkapi dengan tes tambahan tertentu. Bentuknya dapat berupa psikotes, tes kemampuan bahasa asing, tes praktik kerja, kesamaptaan, wawancara, hingga tes lain yang sesuai dengan persyaratan jabatan.

SKB CPNS Adalah Tes Sesuai Bidang Jabatan

SKB digunakan untuk mengukur kemampuan dan karakteristik peserta yang diperlukan agar dapat menjalankan tugas suatu jabatan.

Materinya tidak dibuat sama untuk seluruh formasi. Dalam PermenPANRB Nomor 6 Tahun 2024, materi SKB untuk Jabatan Fungsional disusun oleh instansi pembina Jabatan Fungsional dan kemudian diintegrasikan ke bank soal CAT BKN.

Sementara untuk Jabatan Pelaksana, materi dapat disusun oleh instansi teknis atau menggunakan materi SKB dari Jabatan Fungsional yang masih satu rumpun.

Baca juga SKB CPNS Adalah Tahap Penentu Setelah SKD, Ini Tes yang Dihadapi dan Cara Nilainya Digabung

SKB CPNS Apa Saja? Ini Jenis Tes dalam Aturan Resmi

PermenPANRB Nomor 6 Tahun 2024 menyebut beberapa bentuk SKB yang dapat digunakan pemerintah.

Jenis SKBGambaran yang Dinilai
CAT BKNKompetensi bidang sesuai jabatan
PsikotesAspek psikologis yang relevan dengan pekerjaan
Tes Potensi AkademikKemampuan akademik dan penalaran
Tes Bahasa AsingKemampuan bahasa sesuai kebutuhan jabatan
Tes Kesehatan JiwaKondisi kesehatan kejiwaan sesuai persyaratan
Tes Kesegaran Jasmani/KesamaptaanKondisi fisik dan kemampuan jasmani
Tes Praktik KerjaKemampuan melakukan pekerjaan secara langsung
Sertifikat KompetensiKompetensi profesional yang dibuktikan dengan sertifikat
WawancaraPendalaman kompetensi dan kesesuaian dengan jabatan
Tes lainnyaTes khusus yang sesuai persyaratan jabatan

Daftar tersebut merupakan bentuk tes yang diperbolehkan berdasarkan regulasi, bukan berarti setiap peserta harus mengikuti semuanya.

Instansi akan mengumumkan jenis SKB yang digunakan untuk masing-masing jabatan.

SKB Menggunakan CAT BKN

Pada CPNS BKN Tahun Anggaran 2024, misalnya, peserta yang memenuhi syarat mengikuti SKB menggunakan metode CAT BKN. BKN menerbitkan jadwal peserta, lokasi, sesi, serta ketentuan pelaksanaan secara resmi.

Soal CAT SKB tidak lagi berfokus pada pengetahuan umum seperti SKD. Materinya berkaitan dengan kompetensi jabatan.

Sebagai gambaran, peserta yang melamar posisi terkait pengelolaan sumber daya manusia aparatur dapat diuji mengenai bidang tersebut. Pelamar pada jabatan teknis lain akan mendapatkan materi sesuai rumpun pekerjaannya.

Tes Potensi Akademik

PermenPANRB Nomor 6 Tahun 2024 juga memasukkan Tes Potensi Akademik atau TPA sebagai salah satu bentuk yang dapat digunakan dalam SKB.

TPA umumnya berkaitan dengan kemampuan memahami informasi, penalaran, numerik, verbal, serta kemampuan akademik lainnya.

Walaupun secara karakter dapat memiliki kemiripan dengan sebagian materi TIU, penggunaan TPA dalam SKB merupakan komponen tersendiri apabila ditetapkan instansi.

Peserta tidak sebaiknya berasumsi bahwa TPA pasti muncul. Periksa kembali pengumuman jabatan yang dilamar.

Tes Kemampuan Bahasa Asing

Tes kemampuan bahasa asing juga dapat menjadi salah satu jenis SKB.

Bahasa yang diuji dapat disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan. Jabatan yang memiliki hubungan dengan kerja sama internasional, komunikasi global, atau penggunaan dokumen asing bisa saja memerlukan kemampuan bahasa tertentu.

Tes dapat menilai kemampuan seperti:

  • Pemahaman bacaan
  • Kosakata
  • Struktur bahasa
  • Pemahaman informasi
  • Kemampuan komunikasi sesuai kebutuhan jabatan

Jenis bahasa serta format tes tetap mengikuti ketentuan instansi.

Baca juga Soal-Soal TIU CPNS untuk Latihan: 20 Contoh Verbal, Numerik, dan Logika Lengkap dengan Jawaban

Tes Kesehatan Jiwa

SKB juga dapat menggunakan tes kesehatan jiwa jika memang dibutuhkan untuk suatu jabatan.

Tes tersebut berbeda dari pemeriksaan kesehatan umum. Tujuannya berkaitan dengan pemenuhan persyaratan tertentu yang diperlukan agar peserta mampu menjalankan tanggung jawab pekerjaan.

Instansi dapat menentukan mekanisme pemeriksaan sesuai ketentuan seleksi.

Jika jenis tes ini diwajibkan, peserta biasanya akan mendapatkan petunjuk mengenai lokasi, jadwal, dokumen, serta prosedur pemeriksaan melalui pengumuman resmi.

Tes Kesamaptaan atau Kesegaran Jasmani

Untuk jabatan tertentu, peserta dapat menghadapi tes kesegaran jasmani atau kesamaptaan.

Tes ini lebih relevan pada pekerjaan yang membutuhkan kemampuan fisik tertentu.

Bentuk tes bisa berbeda sesuai kebutuhan instansi dan jabatan. Karena itu, jangan menggunakan standar kesamaptaan milik satu instansi sebagai patokan untuk instansi lain.

Ketentuan mengenai jenis gerakan, durasi, sistem penilaian, serta syarat kesehatan harus mengacu pada pengumuman instansi tempat peserta melamar.

Tes kesamaptaan juga tidak otomatis berlaku untuk seluruh peserta CPNS.

Tes Praktik Kerja

Tes praktik kerja menjadi salah satu bentuk SKB yang cukup mudah dipahami karena peserta diminta menunjukkan kemampuan melakukan pekerjaan tertentu.

Sebagai contoh, jabatan yang membutuhkan keterampilan teknis dapat menguji kemampuan kandidat menggunakan perangkat, menjalankan prosedur, menyelesaikan pekerjaan, atau menghasilkan produk tertentu.

Tes praktik lebih menitikberatkan kemampuan nyata daripada sekadar mengetahui teori.

Karena itu, peserta dapat mulai mempelajari:

  • Tugas pokok jabatan
  • Perangkat yang biasa digunakan
  • Prosedur kerja
  • Kompetensi teknis
  • Standar pekerjaan
  • Peraturan teknis sesuai bidang

SKB Instansi Pusat Bisa Memiliki Maksimal Tiga Tes Tambahan

Pada instansi pusat, SKB dilaksanakan menggunakan CAT BKN. Instansi pusat dapat menambahkan paling banyak tiga jenis atau bentuk tes tambahan pada masing-masing jabatan setelah memperoleh persetujuan Menteri.

Jika tes tambahan digunakan, bobot kumulatifnya paling tinggi 50% dari keseluruhan nilai SKB.

Dengan demikian, sebuah instansi pusat bisa saja menggunakan:

  1. SKB CAT BKN
  2. Psikotes
  3. Tes bahasa asing
  4. Wawancara

Namun susunan tersebut hanya contoh. Instansi lain mungkin hanya menggunakan CAT atau memilih kombinasi tes berbeda.

SKB Instansi Daerah Memiliki Ketentuan Berbeda

Pada instansi daerah, pelaksanaan SKB juga menggunakan CAT BKN.

Jika terdapat jabatan yang bersifat sangat teknis atau membutuhkan keahlian khusus, instansi daerah dapat menyelenggarakan maksimal satu tes tambahan. Tes tambahan tersebut tidak boleh berupa wawancara.

Dalam kondisi tersebut:

  • SKB CAT BKN memiliki bobot paling rendah 60%
  • SKB tambahan memiliki bobot paling tinggi 40%

Ini menunjukkan bahwa pelamar pemerintah daerah juga harus mengecek ketentuan setiap jabatan, terutama jika melamar pekerjaan dengan kompetensi teknis khusus.

Siapa yang Bisa Mengikuti SKB?

Pada CPNS 2024, peserta berhak melanjutkan ke SKB apabila memenuhi nilai ambang batas dan termasuk dalam peringkat terbaik sebanyak tiga kali jumlah kebutuhan jabatan.

Misalnya suatu jabatan memiliki:

10 kebutuhan

Maka secara umum peserta yang berpeluang mengikuti SKB adalah maksimal:

3 × 10 = 30 peserta

dengan memperhatikan nilai SKD dan ketentuan pemeringkatan yang berlaku.

Pada 2024, BKN juga menjelaskan bahwa peserta berkompetisi untuk berada dalam tiga kali jumlah formasi agar dapat melanjutkan dari SKD menuju SKB.

Ketentuan tersebut merupakan referensi seleksi 2024. Untuk penerimaan berikutnya, peserta tetap perlu melihat aturan terbaru.

Nilai SKB Memiliki Pengaruh Besar terhadap Hasil Akhir

Pada CPNS 2024, integrasi nilai akhir menggunakan bobot:

KomponenBobot
SKD40%
SKB60%

Dokumen hasil integrasi CPNS BKN 2024 memperlihatkan nilai SKD dikonversi dengan bobot 40%, sedangkan SKB memiliki bobot 60% terhadap nilai akhir.

SKB mempunyai pengaruh lebih besar terhadap hasil integrasi karena mengukur kompetensi kandidat secara lebih khusus berdasarkan posisi yang akan diisi.

Peserta yang sudah lolos SKD sebaiknya tidak menganggap tahap tersulit telah selesai.

Perbedaan SKD dan SKB CPNS

Perbedaan keduanya dapat dilihat lebih sederhana melalui tabel berikut.

SKDSKB
Menguji kompetensi dasarMenguji kompetensi sesuai jabatan
Materi utama TWK, TIU, TKPMateri tergantung jabatan
Relatif seragam secara nasionalDapat berbeda antarjabatan dan instansi
Menggunakan CAT BKNCAT BKN dan dapat memiliki tes tambahan
Tahap sebelum SKBDilaksanakan setelah peserta lolos SKD
Bobot 40% pada CPNS 2024Bobot 60% pada CPNS 2024

BKN menegaskan bahwa SKD menjadi tahapan sebelum SKB dalam pelaksanaan CPNS 2024.

Jadi, jika SKD lebih banyak menguji dasar kemampuan peserta sebagai calon ASN, SKB melihat apakah peserta memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk jabatan tertentu.

Baca juga Contoh Soal SKB CPNS Berdasarkan Formasi, Lengkap dengan Jawaban dan Pembahasan

SKB CPNS Berikutnya Belum Bisa Dipastikan Sama dengan 2024

PermenPANRB Nomor 6 Tahun 2024 masih menjadi kerangka penting pengadaan ASN. Namun detail seleksi pada suatu periode tetap ditetapkan melalui pengumuman pemerintah dan masing-masing instansi.

Karena itu, peserta yang mempersiapkan CPNS berikutnya dapat menggunakan pelaksanaan CPNS 2024 sebagai referensi, tetapi tidak boleh menganggap jadwal, jumlah peserta, bobot tambahan, ataupun bentuk tes suatu instansi pasti sama.

Periksa informasi terbaru melalui:

Informasi SKB yang paling penting biasanya diumumkan setelah hasil SKD dan mencantumkan peserta, jadwal, lokasi, jenis tes, serta tata tertib.

Mini FAQ

SKB CPNS apa saja?

SKB CPNS dapat berupa CAT BKN, psikotes, Tes Potensi Akademik, tes bahasa asing, tes kesehatan jiwa, kesamaptaan, tes praktik kerja, sertifikat kompetensi, wawancara, atau tes lain sesuai kebutuhan jabatan.

Apakah semua peserta CPNS mengikuti jenis SKB yang sama?

Tidak. Jenis SKB berbeda tergantung jabatan dan instansi yang dilamar. Ada peserta yang hanya mengikuti CAT BKN, sementara jabatan tertentu dapat memiliki tes tambahan.

Siapa yang bisa mengikuti SKB CPNS?

Mengacu pada CPNS 2024, peserta yang memenuhi ketentuan SKD dan masuk peringkat terbaik hingga tiga kali jumlah kebutuhan jabatan dapat melanjutkan ke SKB. Ketentuan seleksi berikutnya tetap perlu menunggu aturan terbaru.

Berapa bobot SKB dalam nilai akhir CPNS?

Pada CPNS 2024, nilai SKB memiliki bobot 60 persen dalam integrasi hasil akhir, sedangkan SKD berbobot 40 persen. Bobot seleksi berikutnya perlu mengikuti regulasi terbaru pemerintah.

Bagaimana mengetahui materi SKB sesuai jabatan?

Peserta perlu membaca pengumuman resmi instansi, uraian jabatan, kompetensi teknis, serta ketentuan dari instansi pembina Jabatan Fungsional jika relevan. Materi SKB sebaiknya disesuaikan dengan posisi yang dilamar.

Kesimpulan

Jadi, SKB CPNS apa saja? Berdasarkan PermenPANRB Nomor 6 Tahun 2024, SKB dapat berupa CAT BKN, psikotes, Tes Potensi Akademik, tes kemampuan bahasa asing, tes kesehatan jiwa, tes kesegaran jasmani atau kesamaptaan, tes praktik kerja, penambahan nilai sertifikat kompetensi, wawancara, dan tes lain sesuai persyaratan jabatan.

Peserta tidak otomatis mengikuti seluruh jenis tes tersebut. Bentuk SKB CPNS ditentukan berdasarkan jabatan serta kebijakan instansi. Instansi pusat dapat menggunakan CAT BKN dan maksimal tiga tes tambahan setelah memperoleh persetujuan, sementara instansi daerah dapat menggunakan maksimal satu tes tambahan untuk jabatan sangat teknis atau keahlian khusus dengan ketentuan yang berbeda.

Pada CPNS 2024, peserta yang berhak mengikuti SKB pada prinsipnya berasal dari mereka yang memenuhi ketentuan SKD dan masuk peringkat terbaik hingga tiga kali jumlah kebutuhan jabatan. Pada integrasi nilai akhir CPNS BKN 2024, SKD berbobot 40% dan SKB berbobot 60%

Bagikan :

Dapatkan Promo Program Intensif Lolos CPNS 2026 :

KODE PROMO JadiASN
KODE PROMO JadiASN 25 September 2026 (Artikel) (1)
previous arrow
next arrow

Artikel CPNS Lainnya :

Kategori Populer

Yuk, Susun Strategi Belajarmu

Dapatkan arahan belajar sesuai target CPNS yang ingin kamu tuju.

Coba Fitur JadiASN Gratis!

Kamu berkesempatan untuk mencoba latihan soal dan tryout secara gratis hanya di aplikasi JadiASN

Mulai Perjalanan Belajar CPNS-mu Sekarang