Cara daftar CPNS dilakukan melalui portal resmi SSCASN yang dikelola Badan Kepegawaian Negara. Pelamar perlu membuat akun, mengisi data sesuai KTP dan ijazah, memilih instansi serta formasi, mengunggah dokumen, kemudian menyelesaikan pendaftaran sesuai periode seleksi yang sedang dibuka.
Namun, calon peserta perlu memperhatikan status seleksi terbaru. Hingga 16 September 2026 , BKN belum mengumumkan pembukaan CPNS umum 2026. BKN juga telah membantah poster yang mengklaim pendaftaran CPNS 2026 sudah dibuka dan meminta masyarakat hanya menggunakan kanal pemerintah serta SSCASN sebagai sumber informasi CASN.
Pendaftaran CPNS Dilakukan Melalui SSCASN
SSCASN merupakan sistem nasional yang digunakan untuk penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara. Pada seleksi CPNS 2024, BKN pembukaan pendaftaran dilakukan melalui portal tersebut, sedangkan informasi formasi, jabatan, uraian pekerjaan, dan kisaran penghasilan tersedia pada menu pencarian informasi.
Portal resmi yang perlu disimpan calon pelamar adalah:

Pelamar sebaiknya tidak memasukkan NIK, nomor KK, email, atau dokumen pribadi melalui situs lain yang mengaku sebagai link pendaftaran CPNS. BKN menegaskan bahwa informasi seleksi CASN hanya diumumkan melalui kanal resmi pemerintah dan SSCASN.
Persyaratan Umum Daftar CPNS
Sebelum memahami cara daftar CPNS , calon peserta perlu memastikan dirinya memenuhi persyaratan dasar. Ketentuan pengadaan ASN saat ini mengacu pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2024 yang masih berstatus berlaku.
Secara umum, pelamar PNS harus memenuhi ketentuan berikut:
- Warga Negara Indonesia
- Berusia paling rendah 18 tahun dan paling tinggi 35 tahun saat melamar PNS, kecuali jabatan tertentu yang memiliki kewajiban berdasarkan peraturan
- Tidak pernah dihukum dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih berdasarkan hukuman berkekuatan hukum tetap
- Tidak pernah dihentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat dari status kepegawaian tertentu sebagaimana diatur
- Tidak sedang berstatus CPNS, PNS, anggota TNI, atau anggota Polri
- Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik maupun terlibat politik secara praktis
- Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai persyaratan jabatan
- Memiliki sertifikasi keahlian apabila jabatan mempersyaratkannya
- Sehat jasmani dan rohani sesuai persyaratan jabatan
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia atau negara lain yang ditentukan instansi
- Menuhi persyaratan tambahan sesuai jabatan
Baca juga Surat Pernyataan CPNS Contoh Format, dan Ketentuan yang Perlu Diperhatikan
Data untuk Membuat Akun SSCASN
Tahap awal pendaftaran adalah membuat akun SSCASN. Halaman registrasi BKN yang tersedia saat ini membagi proses pembuatan akun menjadi Cek Identitas, Lengkapi Data, Swafoto, Konfirmasi, dan Selesai.
Pada tahap awal, calon pelamar perlu menyiapkan:
| Data | Keterangan |
|---|---|
| NIK | 16 digit sesuai KTP |
| Nomor KK | Sesuai Kartu Keluarga |
| Nama lengkap | Harus sesuai KTP |
| Tempat dan tanggal lahir | berikut dokumen kependudukan |
| Kabupaten/kota penerbit KTP | Dipilih dari sistem |
| Nomor HP | Harus aktif |
| Gunakan email pribadi yang aktif | |
| Data ijazah | Nama, tempat lahir, dan tanggal lahir sesuai ijazah |
SSCASN juga meminta nama sesuai ijazah ditulis tanpa gelar. Data ini perlu diperiksa dengan teliti karena sistem memberikan peringatan bahwa sejumlah informasi tidak dapat diubah lagi setelah registrasi akun diproses.
Tahapan Pendaftaran CPNS di SSCASN
Setelah periode CPNS resmi dibuka, proses pendaftaran secara umum dimulai dari akun SSCASN dan dilanjutkan hingga pemilihan formasi serta unggah dokumen.
Berikut gambaran cara daftar CPNS berdasarkan mekanisme seleksi sebelumnya:
- Buka portal SSCASN BKN.
- Buat akun menggunakan NIK dan nomor KK.
- Lengkapi data kependudukan.
- Isi data sesuai ijazah.
- Unggah KTP sesuai ketentuan sistem.
- Buat kata sandi akun.
- Lakukan swafoto atau verifikasi wajah.
- Periksa kembali data dan selesaikan pembuatan akun.
- Login menggunakan NIK dan password.
- Lengkapi biodata pelamar.
- Pilih jenis seleksi CPNS.
- Pilih instan yang dituju.
- Tentukan formasi atau jabatan sesuai pendidikan.
- Data pendidikan lengkap.
- Unggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan.
- Periksa kembali data dan berkas.
- Akhiri pendaftaran setelah semuanya dipastikan benar.
- Simpan atau cetak kartu pendaftaran jika tersedia.
Baca juga Berkas Pendaftaran CPNS yang Harus Disiapkan, Cek Dokumen Wajib Sebelum Upload ke SSCASN
Pilih Formasi Sesuai Pendidikan
Memiliki akun SSCASN belum berarti pelamar bebas memilih semua jabatan yang tersedia. Setiap formasi mempunyai kualifikasi pendidikan yang harus cocok dengan ijazah.
Jika suatu jabatan hanya menerima S1 Akuntansi, misalnya lulusan S1 dari jurusan lain tentu belum memenuhi kualifikasi. Oleh karena itu, pelamar perlu memperhatikan nama program studi, jenjang pendidikan, jenis kebutuhan, lokasi penempatan, hingga persyaratan tambahan yang tercantum pada pengumuman.
Pada CPNS 2024, BKN menyediakan informasi formasi serta keterangan jabatan melalui SSCASN dan meminta calon peserta membaca pengumuman dari instansi tujuan.
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Daftar dokumen dapat berbeda antarinstansi. Namun berdasarkan penerimaan CPNS sebelumnya, beberapa berkas utama yang sering diminta antara lain KTP, pasfoto, ijazah, transkrip nilai, surat lamaran, surat pernyataan, dan dokumen tambahan berdasarkan jabatan.
Gambaran dokumennya:
| Dokumen | Fungsi |
|---|---|
| KTP | Verifikasi identitas |
| Pasfoto | Identitas pelamar |
| Ijazah | Membuktikan kualifikasi pendidikan |
| Transkrip nilai | Data akademik dan IPK |
| Surat lamaran | Permohonan mengikuti seleksi |
| Surat pernyataan | Pernyataan mengenai kondisi pelamar |
| Bukti akreditasi | Jika diminta keistimewaan |
| Sertifikat • | Jika menjadi syarat jabatan |
| Sertifikat bahasa | Jika dipersyaratkan |
| Dokumen Khusus | Sesuai kategori kebutuhan |
Pada CPNS BKN 2024, persyaratan tambahan memang dapat berbeda berdasarkan jabatan dan jenis kebutuhan. Sertifikasi tertentu hanya diwajibkan untuk jabatan yang memang mempersyaratkannya.
Jangan menggunakan template surat lama secara otomatis. Surat lamaran, surat pernyataan, meterai, jenis file, dan ukuran unggahan perlu mengikuti pengumuman instansi pada periode seleksi terbaru.
KTP dan Data Ijazah Harus Konsisten
Salah satu bagian yang perlu diperhatikan sejak pembuatan akun adalah perbedaan antara data KTP dan ijazah. SSCASN menyediakan kolom terpisah untuk nama sesuai KTP serta nama sesuai ijazah.
Nama sesuai ijazah harus dimasukkan gelar tanpa , sedangkan tempat lahir sesuai ijazah diisi pada tingkat kabupaten atau kota yang tercantum dalam dokumen. BKN juga meminta nomor handphone serta email tetap aktif selama proses seleksi.
Jika terdapat kesalahan data, jangan terburu-buru menyelesaikan registrasi akun. Periksa semuanya sebelum memilih tombol untuk memproses pendaftaran.
Unggah KTP dan Verifikasi Wajah
Pada halaman pendaftaran akun SSCASN yang tersedia saat ini, KTP diunggah dalam format JPG/JPEG dengan ukuran maksimal 200 KB . Sistem juga menyediakan tahapan verifikasi wajah setelah pelamar melengkapi data.
Pastikan dokumen:
- Tidak buram
- Tidak terpotong
- Data dapat dibaca
- Merupakan dokumen milik sendiri
Untuk ketentuan dokumen CPNS ketika memilih formasi, ukuran dan jenis file harus mengikuti informasi yang tampil pada seleksi yang sedang aktif. Jangan menggunakan ukuran file dari seleksi lama sebagai aturan final.
Setelah Akun Dibuat, Pendaftaran Belum Selesai
Berhasil membuat akun SSCASN baru menyelesaikan tahap registrasi akun. Peserta masih harus login dan mengikuti proses pendaftaran formasi ketika periode seleksi CPNS dibuka.
SSCASN saat ini memberikan Kartu Informasi Akun setelah proses registrasi berhasil dan meminta pengguna menyimpan NIK serta password yang telah didaftarkan. Satu NIK hanya dapat digunakan untuk satu kali registrasi akun pada mekanisme yang ditampilkan sistem.
Seleksi Administrasi Setelah Submit Berkas

Dokumen yang diunggah akan diperiksa pada tahap seleksi administrasi. Oleh karena itu, jangan hanya memastikan file berhasil masuk ke SSCASN, tetapi periksa pula apakah sudah sesuai dengan persyaratan formasi.
Sebelum mengakhiri pendaftaran, periksa:
- Jabatan sudah benar
- Kualifikasi pendidikan sesuai
- Ijazah dan transkrip terbaca
- Surat menggunakan template instansi yang benar
- Tanda tangan tersedia jika diwajibkan
- Meterai sesuai ketentuan
- Sertifikat tambahan sudah lengkap jika diminta
- Dokumen berada pada kolom yang tepat
BKN pada CPNS 2024 mengingatkan pelamar agar segera menyelesaikan pendaftaran setelah seluruh dokumen benar dan tidak menunggu hingga mendekati penutupan untuk mengurangi risiko kendala teknis.
Pendaftaran CPNS 2026 Belum Dibuka untuk CPNS Umum
Per 16 September 2026 , belum ada pengumuman resmi pembukaan CPNS umum 2026. BKN sebelumnya telah membantah informasi yang menyatakan pendaftaran CPNS 2026 sudah dibuka dan meminta melakukan verifikasi masyarakat melalui SSCASN serta website BKN.
Artinya, calon pelamar belum memiliki dasar resmi untuk menentukan:
- Tanggal Pendaftaran CPNS Umum 2026
- Daftar instan
- Jumlah •
- Jabatan yang tersedia
- Jurusan yang diterima
- Dokumen final
- Jadwal SKD
- Jadwal SKB
Baca juga Info Tes CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Status Resmi BKN dan Jadwal yang Perlu Dipantau
Mini FAQ
Di mana pendaftaran CPNS dilakukan?
Pendaftaran CPNS dilakukan melalui portal resmi SSCASN BKN di sscasn.bkn.go.id. Pelamar sebaiknya hanya menggunakan portal pemerintah dan menghindari tautan pendaftaran yang tidak dapat diverifikasi.
Apa saja tahapan pendaftaran CPNS di SSCASN?
Secara umum, pelamar membuat akun SSCASN, melengkapi data diri, memilih jenis seleksi CPNS, menentukan instansi dan formasi, mengisi data pendidikan, mengunggah dokumen, lalu memeriksa seluruh data sebelum mengakhiri pendaftaran.
Dokumen apa saja yang perlu disiapkan untuk daftar CPNS?
Dokumen yang umumnya diperlukan antara lain KTP, pasfoto, ijazah, transkrip nilai, surat lamaran, surat pernyataan, serta dokumen tambahan seperti sertifikat atau bukti akreditasi jika dipersyaratkan oleh instansi.
Apa saja persyaratan umum untuk mendaftar CPNS?
Pelamar secara umum harus berstatus WNI, memenuhi ketentuan usia, memiliki kualifikasi pendidikan yang sesuai, tidak sedang berstatus CPNS, PNS, TNI, atau Polri, tidak terlibat politik praktis, sehat sesuai kebutuhan jabatan, dan memenuhi persyaratan lain dari instansi.
CPNS umum 2026 sudah membuka pendaftaran?
Hingga 16 September 2026, pembukaan CPNS umum 2026 belum diumumkan secara resmi. Calon pelamar masih perlu memantau SSCASN, BKN, Kementerian PANRB, serta website resmi instansi tujuan.
Kesimpulan
Cara daftar CPNS dilakukan melalui SSCASN, dimulai dari membuat akun menggunakan NIK dan KK, melengkapi data KTP serta ijazah, memilih instansi dan formasi yang sesuai, mengunggah dokumen, kemudian menyelesaikan pendaftaran sebelum batas waktu.
Pelamar juga harus memenuhi persyaratan PNS, termasuk ketentuan usia, pendidikan, status kepegawaian, kesehatan, dan kesehatan penempatan. Detail dokumen serta syarat tambahan dapat berbeda menurut jabatan dan instansi.
Untuk CPNS umum 2026, pendaftaran belum diumumkan dibuka hingga 16 September 2026. Gunakan SSCASN, BKN, Kementerian PANRB, serta website instansi tujuan sebagai sumber resmi dan jangan mendaftar melalui tautan yang tidak dapat berfungsi




